spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

BPS Rilis Data Kemiskinan, Walikota  Payakumbuh Minta Warga Miskin Diberi Pelatihan Kewirausahaan
B

Kategori -
- Advertisement -

Payakumbuh,BeritaSumbar.com- Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Payakumbuh, Yon Andri, SE merilis data kemiskinan di Kota Payakumbuh. Data tersebut  berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2017. Dari data yang dirilis, terlihat penurunan persentase dan jumlah penduduk miskin di Kota Payakumbuh selama lima tahun terakhir.
“Diawal periode pertama Walikota Riza Falepi, persentase kemiskinan di Kota Payakumbuh tercatat sebesar 7,81% atau sebanyak 9,7 ribu jiwa. Sedangkan diawal periode kedua saat ini, persentase berkurang ke angka 5,88% atau sebanyak 7,72 ribu jiwa. Terjadi penurunan sebesar 1,98 ribu jiwa selama lima tahun ini,” ujar Yon Andri saat dihubungi Kamis (22/3).
Dikatakan, untuk mengukur kemiskinan, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach).
“Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran,” ujar Kepala BPS Kota Payakumbuh Yon Andri saat menyampaikan hasil rilis ke Dinas Kominfo Kota Payakumbuh beberapa waktu lalu.
Dikatakan Kepala BPS, permasalahan kemiskinan bukan saja hanya sekedar berapa jumlah dan persentase penduduk miskin. Dimensi lain yang perlu diperhatikan adalah tingkat kedalaman dan keparahan dari kemiskinan.
“Selain harus mampu memperkecil jumlah penduduk miskin, kebijakan kemiskinan juga harus dapat mengurangi tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan,” ungkap Yon Andri saat membeberkan datanya.
Dijelaskan, pada periode 2016-2017, indeks kedalaman kemiskinan dan indeks keparahan kemiskinan mengalami penurunan. Indeks keparahan kemiskinan turun dari 0,19 tahun 2016 menjadi 0,12 tahun 2017. Demikian pula indeks kedalaman kemiskinan juga mengalami penurunan dari 0,87 tahun 2016 menjadi 0,75 tahun 2017.
“Penurunan nilai dua indeks ini mengindikasikan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin di Kota Payakumbuh cenderung semakin mendekati garis kemiskinan dan ketimpangan pengeluaran diantara penduduk miskin juga semakin menyempit,” jelas Yon Andri.
Menanggapi data yang dirilis BPS tersebut, Walikota Payakumbuh, Riza Falepi menyatakan bersyukur dengan adanya penurunan jumlah penduduk miskin di Kota Payakumbuh.
“Kita patut bersyukur angka kemiskinan kita terus berkurang, hal itu turut diikuti dengan laju pertumbuhan ekonomi Payakumbuh yang melampaui rata-rata propinsi dan nasional, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Payakumbuh juga jauh melampaui IPM provinsi,” ujar Walikota Riza Falepi saat di konfirmasi Via Whatsapp Kamis (22/3).
Walikota Riza Falepi menyatakan bahwa pihaknya memang fokus meningkatkan kesejahteraan warga Kota melalui berbagai program kegiatan yang akan berimbas pada turunnya angka kemiskinan.
“Kita mau angka kemiskinan terus turun, kalau bisa sampai keangka di bawah 1 persen, cuma tentu tidak bisa instan. Kami terus berupaya mendidik dan menyiapkan program agar mereka yang miskin segera keluar dari jerat kemiskinan, diantaranya memperbanyak peluang kerja, memberikan kesempatan pendidikan yang baik, melakukan program bantuan sosial seperti bedah rumah, bantuan usaha, dan lain sebagainya,” ulas Walikota Riza Falepi.
Dijelaskan, pihaknya terus membenahi sistem pelayanan bagi orang miskin, mulai dari pendataan, jenis layanan dan program apa yang cocok bagi kebutuhan warga miskin. Jika sistem sudah berjalan berbagai pengaduan masyarakat yang selama ini langsung ke saya bisa diminimalisir.
“Kan tidak mungkin setiap distribusi Raskin, Walikota harus langsung turun membagikan ke kelurahan-kelurahan untuk memastikan penyalurannya tepat sasaran, tidak begitu juga kan?,” ujar Riza setengah bertanya.
Ditambahkan, “Kedepan kita akan prioritaskan pelatihan-pelatihan kewirausahaan bagi warga miskin kita, sehingga mereka mampu menciptakan lapangan kerja baru dan keluar dari jerat kemiskinan,” pungkas Riza Falepi. (un)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img