30 C
Padang
Senin, April 19, 2021
Beritasumbar.com

BPNB Sumbar dan HWK Sumbar bersama DPD RI Gelar Orasi Pemajuan Kebudayaan Saniangbaka
B

Kategori -

SOLOK (BeritaSumbar.com) – Saniangbaka memiliki kekayaan dalam seni dan budaya. Nagari yang berada di X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat tersebut menonjol dengan kesenian tarinya yang sering ditampilkan pada panggung nasional dan internasional.

Sebagai upaya dalam pemajuan kebudayaan di Saniangbaka, Drs Suarman (mewakili Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Sumatera Barat / BPNB Sumbar) bersama Dra. Zusneli Zubir, M.Hum. (Peneliti Sejarah di BPNB Sumbar yang juga Ketua DPD Himpunan Wanita Karya Provinsi Sumatera Barat), dan Hj. Emma Yohanna (Anggota DPD RI) melakukan Kunjungan dan Orasi Kebudayaan di Aula Kantor Wali Nagari Saniangbaka, pada Selasa 23 Februari 2021.

BPNB Sumbar dan HWK Sumbar bersama Hj. Emma Yohanna (Anggota DPD RI) saat Kunjungan dan Orasi Kebudayaan ke Saniangbaka, Selasa 23 Februari 2021. (Dok. Istimewa)

Acara Kunjungan dan Orasi Kebudayaan tersebut dipandu oleh Viva Ria (Ketua DPC Himpunan Wanita Karya Kabupaten Solok), selaku Ketua Panitia, juga diikuti oleh ibu-ibu dari HWK Sumbar: Zahara Yunus, Mardanis, dan Dian Anggraini. Kunjungan mereka disambut oleh Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Kanagarian, Ormas Adat, Bundo Kanduang, kaum perempuan, dan stakeholder terkait lainnya yang terdapat di Kanagarian Saniangbaka, dengan Tari Galombang dan Makan Bajamba dengan sajian kuliner tradisional Nagari Saniangbaka; Rinuak, Bilih, dan Samba Pucuak Ubi Ambu-Ambu.

BPNB Sumbar dan HWK Sumbar bersama Hj. Emma Yohanna saat makan bajamba, dijamu oleh Bundo Kanduang Saniangbaka, Selasa 23 Februari 2021 di Saniangbaka. (Dok. Istimewa)

Dalam orasinya pada acara tersebut, Drs. Suarman yang juga Pamong Kebudayaan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, mensosialisasikan Undang-Undang No. 5 Tahun 2017 Tentang Pemajuan Kebudayaan. Ia memaparkan 10 objek kebudayaan dan kebijakan strategis pelestarian dan pemajuannya. Untuk mencapai hal tersebut, upaya yang efektif perlu dilakukan, dengan mendirikan Desa / Kenagarian pemajuan kebudayaan.

Menurut Suarman, hal-hal penting yang perlu direalisasikan berkenaan dengan hal tersebut yaitu dengan melakukan inventarisasi data kekayaan budaya, didukung Ormas Adat / Komunitas pelaku budaya, Perdakab / Perkot, dan Peraturan Desa/ Nagari Tentang Pemajuan Kebudayaan. Selanjutnya mutlak diperlukan program kegiatan mengimplementasikan gerakan Desa / Nagari pemajuan kebudayaan oleh Ormas atau Komunitas, dan masyarakat.

Drs. Suarman (Pamong Kebudayaan Kemdikbud RI) saat menyampaikan orasi kebudayaan dalam kunjungan ke Nagari Saniangbaka, Selasa 23 Februari 2021. (Dok. Istimewa)

Lebih lanjut Suarman mengatakan, Pemerintah Daerah melalui lintas OPD perlu mengadakan program dan kegiatan mendukung Desa / Nagari dalam pemajuan kebudayaan. Gerakan Desa / Kanagarian untuk Pemajuan Kebudayaan merupakan salah satu kegiatan prioritas Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud pada saat ini. Hal ini ditindaklanjuti oleh Unit Pelaksana Teknis Ditjenbud tersebut seperti yang dilakukan oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Sumatera Barat di wilayah kerjanya, meliputi Provinsi Sumatera Barat, Bengkulu, dan Sumatera Selatan.

Sementata itu, Zusneli Zubir, yang juga Peneliti Ahli Madya di Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat mengimbau bundo kanduang, kaum perempuan, dan masyarakat Saniangbaka, agar mempunyai kepedulian terhadap kesejarahan dan kebudayaannya. Kedua hal tersebut berkelindan, yang dapat memartabatkan, guna memajukan dan mensejahterakan kehidupan mereka.

Dra. Zusneli Zubir, M.Hum. (Ketua DPD HWK Sumbar) saat menyampaikan orasi kebudayaan dalam kunjungan ke Nagari Saniangbaka, Selasa 23 Februari 2021. (Dok. Istimewa)

Selain itu Zusneli Zubir mengatakan, banyak hal yang dapat dipetik dari kesejarahan, di antaranya untuk mengetahui kehidupan masa lalu yang mempengaruhi kehidupan masa kini dan mendatang. Begitu pula halnya dengan kebudayaan, agar tidak dipandang kekunaan, justru harus dipahami dalam batasan tertentu, dengan melihat eksistensi dan potensinya sebagai investasi masa depan. Kebudayaan itu haluan pembangunan di segala bidang.

Zusneli Zubir mengharapkan Bundo Kanduang dan kaum perempuan Nagari Saniangbaka agar berperan aktif dan bersinergi dalam melestarikan dan memajukan 10 objek kebudayaan yang dimiliki. Sesungguhnya kebudayaan itu mewarnai seluruh dimensi kehidupan. Di sisi lain, kebudayaan yang diasas dan diwariskan leluhur berkontribusi menggerakkan perekonomian dalam mensejahterakan kehidupan masyarakatnya. Kebudayaan juga berperan menjadi magnet industri pariwisata. Semua itu dapat direalisasikan dengan cara sinergitas, dalam dukungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan stakeholder vertikal yang terkait.

Pada kesempatan yang sama, Emma Yohanna dalam orasinya menyatakan bahwa kaum perempuan Nagari Saniangbaka mempunyai peranan penting untuk melestarikan dan memajukan kebudayaan warisan leluhurnya. Capaian hal ini di samping untuk ketahanan budaya, tapi juga untuk pemanfaatkan potensi budaya itu sendiri agar berdayaguna buat kehidupan masa kini dan mendatang.

Hj. Emma Yohanna (Anggota DPD RI) saat menyampaikan orasi kebudayaan dalam kunjungan ke Nagari Saniangbaka, Selasa 23 Februari 2021. (Dok. Istimewa)

Emma Yohanna juga menyampaikan, Sumber Daya Manusia Kebudayaan dari kalangan perempuan adalah kekuatan penting menentukan maju mundurnya kebudayaan. Mereka adalah pelaku bersama ninik mamak dan semua elemen terkait membangkit batang tarandam, yaitu merevitalisasi, melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkan kebudayaan yang diwarisi untuk memiliki identitas dan jati diri, bercitra keluhuran, kemajuan, dan mampu beradaptasi dengan tuntutan zaman, ditandai serba modern. Hal ini diperlukan dalam rangka menanggapi permasahan yang terjadi, antara lain: krisis budi pekerti, perekonomian, dan perubahan orientasi nilai-nilai kehidupan masyarakat, terutama pada kalangan generasi muda yang sangat memprihatinkan. Hal ini dikeluhkesahkan oleh ninik namak, bundo kanduang, dan kaum perempuan Nagari Saniangbaka.

Menanggapi hal tersebut, Emma Yohanna mengimbau masyarakat setempat agar memiliki kesadaran budaya. Sesungguhnya kehidupan berbudaya adalah haluan yang tepat dalam mengatasi permasalahan yang dikemukan oleh peserta dalam rembuk budaya yang juga digelar dalam Kunjungan dan Orasi Kebudayaan tersebut.

BPNB Sumbar dan HWK Sumbar bersama Hj. Emma Yohanna didampingi Bundo Kanduang Saniangbaka saat menyaksikan proses produksi Sulaman Benang Emas Nagari Saniangbaka. (Dok. Istimewa)

Kegiatan Kunjugan dan Orasi Kebudayaan tersebut juga diisi dengan rembuk budaya, yang direspon positif oleh para peserta acara. Mereka berkomitmen untuk menjadikan Saniangbaka sebagai Nagari Pemajuan Kebudayaan, dan optimis untuk mewujudkannya, karena Nagari Saniangbaka kaya dengan budaya, baik tak benda maupun kebendaan, juga didukung dengan potensi dari aset wisata yang mempesona.

(Muhammad Fadhli)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Luncurkan Program Lumbung Air Wakaf, Wako Payakumbuh Apresiasi ACT

Payakumbuh, beritasumbar.com - Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan program Lumbung Air Wakaf di Halaman PT. Multi Rezeki Selaras, di Kelurahan Padang Data Tanah Mati, Kecamatan...
- Advertisement -

Polres Pessel tangkap 5 orang Penyalahgunaan Narkoba

Pesisir Selatan,BeritaSumbar.com,-Selama operasi antik 2021 digelar, tim dari satreskrim Polres Pesisir Selatan ungkap 5 kasus narkoba. Hasil ini disampaikan Kapolres Pesisir Selatan AKBP. Sri Wibowo. S.IK.MM melalui Kasat Narkoba Polres Pessel AKP. Hidup Mulia, SH.

LAZIS Caturbakti Sumatera Barat Luncurkan Launching Event di Ramadhan 1442 H

Gn.Pangilun-Padang, LAZIS Caturbakti Sumatera Barat mengadakan program Sebarkan Barokah Ramadhan (SABAR) perdana pada Jumat pertama Ramadhan 1442 H hari ini (16/4/2021), kegiatan berlangsung...
- Advertisement -

LAZIS Caturbakti Sumatera Barat Luncurkan Launching Event di Ramadhan 1442 H

Gn.Pangilun-Padang, LAZIS Caturbakti Sumatera Barat mengadakan program Sebarkan Barokah Ramadhan (SABAR) perdana pada Jumat pertama Ramadhan 1442 H hari ini (16/4/2021), kegiatan berlangsung...

Bukannya Tobat, Malah Minta Dikirim Sabu

Pesisir Selatan,BeritaSumbar.com,- Bulan Ramadhan bulan penuh ampunan dan berkah ternyata bukan dimanfaatkan bertobat. Namun tidak bagi Risky (21) tahanan narkoba Polres Pessel ini malah memesan kiriman narkotika dari temannya
- Advertisement -

Tulisan Terkait

LAZIS Caturbakti Sumatera Barat Luncurkan Launching Event di Ramadhan 1442 H

Gn.Pangilun-Padang, LAZIS Caturbakti Sumatera Barat mengadakan program Sebarkan Barokah Ramadhan (SABAR) perdana pada Jumat pertama Ramadhan 1442 H hari ini (16/4/2021), kegiatan berlangsung...

Luncurkan Program Lumbung Air Wakaf, Wako Payakumbuh Apresiasi ACT

Payakumbuh, beritasumbar.com - Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan program Lumbung Air Wakaf di Halaman PT. Multi Rezeki Selaras, di Kelurahan Padang Data Tanah Mati, Kecamatan...

Untuk Tingkatkan Pelayanan, RSUD Sijunjung Tampung Kritik Dan Saran Masyarakat

Sijunjung, beritasumbar.com - Pada usia yang relatif muda keberadaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sijunjung memerlukan perbaikan dan peningkatan dari semua sisi,  guna memberikan...

Polres Sijunjung Beri Penghargaan Untuk Personil-Masyarakat Yang Penanganan Tindak Kejahatan

Sijunjung, beritasumbar.com - Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan SIK.M.Hum memberikan apresiasi berupa reward/penghargaan berupa sertifikat kepada enam orang masyarakat dan 29 personel polres setempat atas...

Mengintip Pemilihan Legislatif Tingkat Nagari Di Simpang Kapuak Dalam Kabupaten Lima Puluh Kota

Lima Puluh Kota, beritasumbar.com - Pada Rabu (7/4) puluhan warga Jorong Lobuah Tunggang Nagari Simpang Kapuak berbondong-bondong menuju bangunan Taman Kanak-kanak (TK) yang terletak...

Saat Rampungkam RPJMD, Bupati Minta OPD Sijunjung Himpun Data Ril Ke Lapangan

Sijunjung, beritasumbar.com - Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sijunjung diberi waktu selama dua minggu untuk turun ke lapangan dan menyusun langkah strategis untuk...

Polres Payakumbuh Amankan Tiga Tersangka Terduga Penggelapan Dana Koperasi

Payakumbuh, beritasumbar.com - Polres Payakumbuh, Sumatera Barat mengamankan tiga orang tersangka terduga penggelapan dana Koperasi Serba Usaha (KSU) Sutra Ketinggian Sarilamak, Kabupaten Limapuluh Kota. Kasat...

Polres Sinjunjung Bekuk Dua Orang Pengedar Narkoba

Sijunjung, beritasumbar.com - Kepolisian Resos Sijunjung mengamankan dua orang pengedar dan pemakai nakorba jenis yang selama ini beroperasi di wilayah hukum polres tersebut. “Yang bersangkutan berhasil...

Mahyeldi Dukung Pemajuan Kebudayaan Koto Gadang Koto Anau untuk Jadi Destinasi Wisata Dunia

Peninggalan sejarah memiliki potensi besar bagi kemakmuran masyarakatnya. Jika tidak dijadikan cagar budaya, keberadaannya akan mengalami kepunahan. Menyikapi hal tersebut, Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Peneliti di Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) memprakarsai Penyusunan Grand Design Pemajuan Kebudayaan Nagari Koto Gadang Koto Anau yang digelar pada 3 - 4 April 2021 di Depan Balai Adat Nagari Koto Gadang Koto Anau, Kabupaten Solok, Kecamatan Lembang Jaya, Provinsi Sumatera Barat.

Tak Sampai 24 Jam Polres Sinjujung Bekuk Sindikat Pencuri Antar Provinsi, Korban Rugi Puluhan Juta

Sijunjung, beritasumbar.com - Sekitar 12 jam setelah kejadian jajaran Polres Sijunjung berhasil membekuk enam orang pelaku pencurian dengan modus gembos ban dan pecah kaca mobil. “Pelaku...
- Advertisement -