Sijunjung, BeritaSumbar.com,-Asisten Deputi Bidang Pelayanan BPJS Wilayah SumbarRiau Oky Olivia memberikan apresiasi atas aksi nyata Bupati Sijunjung memberikan perlindungan kepada warganya.
Pemberian jaminan sosial tenagakerjaan kepada masyarakat yang bekerja informal seperti pedagang kaki lima, guru TPQ/TPSQ, Khatib, Imam dan pekerja rentan lainnya, merupakan satu-satunya di Sumbar saat ini, kata Oky Olivia pada saat penyerahan 1.333 kartu BPJS ketenagakerjaan di Balairung kantor Bupati Muaro Sijunjung, Senen (28/3).
Terobosan yang dilakukan Pemkab Sijunjung memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat yang rentan ini, bisa menjadi percontohan dan aspirasi dari Pemerintah Daerah yang lain di Sumatera Barat, harap Oky Olivia.
Pekerjaan yang rentan ini, bisa mendapat musibah disaat akan pergi atau pulang dari tempat kerja. Kemudian BP Jamsostek juga memberikan jaminan berobat dengan nilai pengobatan tanpa batas. Kita kasihan bagi masyarakat yang rentan ini, bila mendapat musibah atau sampai meninggal, ahli waris yang mereka tinggalkan menghadapi kehidupan yang semakin susah, karena kepala keluarga sebagai sumber keuangan tidak ada lagi.
Kalau mereka yang masuk dengan BP Jamsostek, akan menerima uang santunan 42 juta dan ada lagi yang mendapat beasiswa untuk anaknya sampai Keperguruan Tinggi. Untuk itu, kita mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Sijunjung atas langkah maju dan kepedulian memberikan perlindungan BP Jamsostek ketenaga kerjaan kepada 1.333 orang warga kabupaten Sijunjung.
Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir pada kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih atas kerjasama ini, melalui kerjasama ini, diharapkan kesejahteraan dan kenyamanan masyarakat Ranah Lansek Manih yang rentan ini semakin bersemangat dalam mengarungi kehidupan ini.
Kita komit untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat, kemudian, apa yang diberikan Pemkab saat ini, kita berharap menjadi motivasi bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat Sijunjung. Kedepannya, kalau program ini bermanfaat untuk masyarakat, maka kita tidak akan mengalokadikan anggaran lebih besar lagi, janji bupati.
Sebagai wujud nyata kepedulian penghargaan dan aspirasi Pemkab Sijunjung melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi telah mengalokasikan dana untuk 1.333 orang pekerja mandiri. Dengan adanya BP Jamsostek ketenagakerjaan ini, bisa membuat masyarakat, nyaman, tentram dalam melaksanakan aktifitas rutinnya, harap Bupati.
Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan danTranmigrasi kabupaten Sijunjung Sugeng Pamular menyatakan, peserta penerima kartu BPJS ketenagakerjaan adalah petani, pedagang kaki lima, Guru TPQ/TPSQ, imam, Khatib dan pekerja rentan lainnya.
Dana yang tersedia untuk tahun ini sebesar Rp.201.549.600 untuk 1.333 orang. Adapun uraian penerima perkecamatan diantaranya kecamatan kamang Baru 233 orang, kecamatan Sijunjung 222 orang, kecamatan Sumpur Kudus 224 orang, kecamatan Tanjung Gadang 175 orang, Kecamatan Koto Vll 175 orang, kecamatan Lubuk Tarok 97 orang, kecamatan lV Nagari 100 orang, kecamatan Kupitan 107 orang, jelas Sugeng.( Alim)