Padang Aro – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, memperkirakan kerugian akibat banjir yang melanda tiga kecamatan di daerah itu mencapai Rp6,1 miliar.
“Banjir tersebut tidak ada korban jiwa hanya kerugian lahan pertanian warga yang banyak terkena dampaknya, sehingga kerugiannya cukup besar karena banyak yang hampir panen,” kata Kepala BPBD Solok Selatan, Editorial di Padang Aro, Rabu.
Dia menjelaskan, kerugian terbesar terjadi pada areal persawahan warga dimana 259 hektare rusak akibat banjir tersebut.
“Kerugian area persawahan warga diperkirakan sebesar Rp4.662 miliar rupiah yang tersebar di dua kecamatan,” katanya.
Selain itu akibat derasnya sungai Batang Sangir membuat empat unit irigasi di Padang Air Dingin, Batikan, Sawah Padang dan Padang Limau Sundai rusak dengan kerugian ditaksir Rp1,2 miliar.
Selanjutnya kerugian karena tanaman palawija warga yang terendam dan rusak seluas empat hektare dengan kerugian Rp120 juta.
Selanjutnya sebanyak 19 ekor ternak warga yang terdiri dari kambing tujuh ekor dan kerbau 12 ekor hanyut dibawa derasnya arus Batang Sangir.
“Kebiasaan warga yang menggembalakan kerbaunya di pinggir aliran sungai yang membuat ternak mereka hanyut,” katanya.
Selain itu juga masih ada kerugian lainnya seperti dua buah jembatan gantung yang putus dan kolam ikan warga yang terendam.
Banjir tersebut terjadi karena hujan dalam curah tinggi terjadi sejak Selasa malam sampai Rabu pagi yang membuat aliran Sungai Batang Sangir meluap.
Camat Sangir Jujuan, Alwis mengatakan berdasarkan laporan wali nagari kepadanya selain kerbau dan kambing, lima ekor sapi warga juga hanyut terbawa derasnya arus sungai.
“Lahan pertanian yang terkena banjir di Sangir Jujuan sekitar 55 hektare ditambah ternak,” katanya.
Salah seorang pengendara, Susriati mengatakan di Jorong Liki Nagari Lubuak Gadang Selatan Kecamatan Sangir banjir juga merusak bahu jalan serta lahan persawahan warga yang akan dipanen.
“Sepanjang aliran sungai Batang Liki sawah warga yang akan dipanen rusak karena luapan aliran sungai serta bahu jalan sekitar 50 meter runtuh,” katanya. (Ant/Oleh Junisman)