27 C
Padang
Sabtu, April 17, 2021
Beritasumbar.com

Beredar Cerita 15 Ramadhan 1441 H Akan Tejadi Dhukan, Ini Tanggapan Ketua MUI Payakumbuh Selatan
B

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Viralnya desas-desus akan terjadi Ad-Dukhan pada tanggal 15 Ramadhan 1441H tahun ini dinilai sudah menimbulkan keresahan di Masyarakat. Informasi tersebut berawal dari kajian beberapa muballigh yang menyebut bahwa di Hari Jumat pertengan Ramadhan akan terjadi musibah besar bernama Ad-Dukhan. Publik jadi bertanya-tanya, apakah esok, Jum’at (8/5/2020) benar akan terjadi peristiwa tersebut?
Dalam pengajian yang viral tersebut, Ad-Dukhan diartikan dengan hantaman benda langit yang jatuh ke bumi. Dari hantaman tersebut terdengar suara yang sangat keras dan menimbulkan Ad-Dukhan (kabut asap). Dalam satu riwayat hadist konon disebutkan peristiwa itu terjadi di hari Jum’at pertengahan Ramadhan. Hal ini selaras dengan rilis berita dari Nasa, bahwa ada meteor yang diisukan akan menabrak bumi.
Menjawab persoalan ini, Ketua MUI Kec Payakumbuh Selatan, Ustadz H Hannan Putra Lc MA memesankan agar masyarakat tidak perlu panik. Beliau memesankan, tindakan represif seperti panic buying, rush money, dan sebagainya justru bisa mengacaukan ekonomi yang memang sudah anjlok pasca Wabah Covid-19.
“Satu hal saja cukup untuk kita kritisi. Secara periwayatan, hadis yang dikutip adalah hadis palsu dan bermasalah. Sedangkan untuk ber-istidlal (berdalil) butuh hadis yang shahih,” jelas beliau.
Dalam keterangan persnya, Ustadz Hannan memaparkan uraian hadis yang dijadikan hujjah tersebut sebagai berikut;
Diriwayatkan oleh Nu’aim bin Hammad (w 288 H) dalam Kitab al-Fitan halaman 228 atau hadis nomor 638;
٦٣٨ – حدثنا أبو عمر عن ابن لهيعة قال حدثني عبد الوهاب ابن حسين عن محمد بن ثابت البناني عن أبيه عن الحارث الهمداني عن ابن مسعود رضى الله عنه عن النبي صلى الله عليه و سلم قال إذا كانت صيحة في رمضان فإن يكون معمعة في شوال وتميز القبائل في ذي القعدة وتسفك الدماء في ذي الحجة والمحرم وما المحرم يقولها ثلاثا هيهات هيهات يقتل الناس فيها هرجا هرجا قال قلنا وما الصيحة يا رسول الله قال هذه في النصف من رمضان ليلة جمعة فتكون هذه توقظ النائم وتقعد القائم وتخرج العواتق من خدورهن في ليلة جمعة في سنة كثيرة الزلازل فإذا صليتم الفجر من يوم الجمعة فادخلوا بيوتكم واغلقوا أبوابكم وسدوا كواكم ودثروا أنفسك وسدوا آذانكم فإذا حسستم بالصيحة فخروا لله سجدا وقولوا سبحان القدوس سبحان القدوس ربنا القدوس فإن من فعل ذلك نجا ومن لم يفعل ذلك هلك
“Telah menceritakan kepada kami Abu Umar, dari Ibnu Luhai’ah. Ia berkata, telah menceritakan kepada kami Abdul Wahhab bin Husain, dari Muhammad bin Tsabit al-Bunani, dari ayahnya, dari al-Haris al-Hamdani dari Ibnu Mas’ud ra, dari Nabi SAW bersabda, Apabila ada suara keras di bulan Ramadhan maka akan terjadi huru-hara di bulan Syawal. Kabilah-kabilah akan berselisih di bulan Dzulqa’dah, dan akan terjadi pertumpahan darah di bulan Dzulhijjah dan Muharram. Tahukah kalian apa yang akan terjadi di bulan Muharram? (Nabi SAW mengulanginya hingga tiga kali). Jauh dari pikiran kalian. Manusia akan saling bunuh dengan hiruk pikuk. Ibnu mas’ud melanjutkan ceritanya, Kami bertanya, “Duhai Rasulullah apakah teriakan keras tersebut? Nabi SAW menerangkan, hal tersebut terjadi pada pertengahan Ramadhan malam Jumat. Suara keras yang membangunkan orang tidur, yang berdiri akan duduk, gadis-gadis pingitan berhamburan keluar dari biliknya, pada hari jumat pada tahun terjadi gempa di mana-mana. Apabila kalian selesai tunaikan shalat Subuh pada hari jumat maka segeralah masuk ke dalam rumah. Tutup pintu pintu rumah kalian. Sumbat lubang-lubangnya. Tenangkan diri kalian, sumbat telinga-telinga kalian. Jika kalian merasa mendengarkan suara keras, maka sujudlah dan ucapkanlah: subhaana al-Quddus, subhaana al-Quddus, rabbuna al-qudduus. Siapa saja yang melakukannya niscaya selamat. Siapa saja yang tidak melakukannya niscaya binasa.”
Secara periwayatan, hadis ini disimpulkan sebagai hadis palsu. Kesimpulan tersebut diambil setelah meneliti hadis ini dan didapati ketidak-ontentikan dari sanad-sanadnya sebagai berikut;
Sanad pertama, Abu Umar. Adalah seorang perawi yang majhul al-hal atau tidak terlacak identitasnya. Dari sekian banyak murid Abdullah bin Luhai’ah tidak satu pun yang bernama Abu Umar. (Tahdzib at-Tahdzib, IV/135).
Sanad kedua, Abdullah bin Luhai’ah al-Hadhrami. Menurut Ibn Hajar al-Asqalani, ia pernah menjabat sebagai qadhi di Mesir, faqih, hafalannya kacau setelah kitab-kitabnya terbakar. Periwayatan Ibnu al-Mubarak dan Ibnu Wahb darinya dianggap paling kuat dibanding dari yang lainnya. Menurut al-Jurjani; haditsnya sebelum ia pikun memadai untuk ditulis.
Selanjutnya, Yahya bin Ma’in menyampaikan beberapa komentar yang berbeda-beda. Hadits yang disampaikan sebelum rumahnya terbakar memadai untuk ditulis. Pernah juga mengatakan hadisnya lemah tidak patut dijadikan hujjah. Juga pernah mengatakan ia tsiqah tidak pernah pikun sepanjang hayatnya (Tahdzib at-Tahdzib, IV/135).
Sanad ketiga Abdul Wahab bin Husain, adalah seorang perawi yang majhul al-hal atau tidak terlacak identitasnya. Dari sekian banyak guru Abdullah bin luhai’ah tidak ada yang bernama Abdul Wahab bin Husain, (Tahdzib at-Tahdzib, IV/134).
Sanad keempat Muhammad bin Tsabit al-Bunani. Nama lengkapnya adalah Muhammad bin Tsabit bin Aslam al-Bunani. Menurut Abu Hatim ar-razi. Ia suka meriwayatkan hadits-hadits mungkar. Hadits-haditsnya boleh dikoleksi tetapi tidak boleh dipergunakan sebagi hujjah.
Menurut Abu Dawud as-Sijistani; ia sebagai periwayat yang lemah. Menurut an-Nasa’i, ad-daruqutni, dan Ibn Hajar al-Asqalani; ia adalah seorang periwayat yang lemah. Menurut imam al-Bukhari; ia memiliki koleksi hadis yang aneh-aneh yang patut ditolak, (Tahdzib at-Tahdzib, VI/170).
Sanad kelima Abu Muhammad Tsabit bin Aslam al-Bunani, menurut al-Jurjani, ia adalah seorang periwayat yang tsiqah dan terpercaya, generasi tabiin dari basrah, ahli ibadah, zahid, dan penghafal hadits. Ini mengkoleksi sabda Nabi dari para pemuka hadis yang terpercaya, di antaranya dari Hammad bin Salamah. Bu Hatim ar-Razi, Ibnu Hibban, Abu Dawud, al-Hakim an-Naisaburi, Ahmad bin Hanbal, an-Nasa’i dan Ibnu Hajar al-Asqalani. Semuanya menilainya sebagai sosok yang terpercaya, tsiqah, serta ahli ibadah yang zahid. (Tahdzib at-Tahdzib, I/512).
Sanad keenam adalah al-Haris al-Hamdani. Nama lengkapnya adalah Abu Zuhari al-Haris bin Abdillah al-A’war al-Kufi al-Hamdani. Menurut Abu Ishaq as-Sabi’i, Abu Bakar bin Iyasy, Zuhair bin Harb an-Nasa’i, Zuhair bin Muawiyah al-Ju’fiy, dan Ali al-Madini, bahwa al-Haris al-Hamdani adalah seorang perawi tukang dusta.
Amir bin Surahbil berkata, “Demi Allah ia adalah salah seorang pendusta.” Adz-Dzahabi dan Ibn Hajar al-Asqalani mengatakan, bahwa al-Haris al-Hamdani tertuduh sebagai rafidhiy dan hadisnya lemah. Yahya bin Ma’in mengatakan bahwa al-Haris al-Hamdani hadisnya lemah, namun tsiqah untuk hadis yang ia riwayatkan dari Ali bin Abi Thalib. Selain Nu’aim bin Hammad, ath-Thabrani juga meriwayatkan hadis yang serupa, melewati jalur Abdul Wahab adh-Dhahhak Ismail bin Iyasr al-Auza’iy Abdah bin Lubabah Fairuz ad-Dailami. (Mu’jam al-Kabir, XVIII/332, 853).
Menurut al-Albani, ini adalah riwayat palsu karena Abdul Wahab adh-Dhahhak adalah seorang pendusta dan Abdah bin Lubabah tidak pernah bertemu dengan Fairuz ad-Dailami, dari sisi kritik sanad riwayt yang demikian ini mursal, sehingga tidak tentik, (as-Silsilah adh-Dha’ifah, nomor 6178).
Dalam ad-Dhu’afa al-Kabir karya al-Uqaili disebutlan adanya riwayat serupa yang melewati jalur Ali bin Sa’id bin Dawud al-Azadiy, Ali bin Husain al-Mushili, Ubaisah bin Abi Shaghirah al-hamdani, al-Auza’i, Abdul Wahid bin Qais, Abi Hurairah. Ini adalah hadis palsu yang tidak memiliki pijakan orang tsiqah. Dengan demikian disimpulkan bahwa soal hadits huru-hara di pertengahan Ramadhan adalah hadis palsu yang tidak bisa dijadikan sebagai hujjah agama.(rel)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Wako Riza Harapkan ASN Jadi Contoh Bagi Masyarakat, Jaga Kinerja Demi Pelayanan Prima

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Wali Kota Riza Falepi mengatakan ASN harus menjadi pionir dan contoh bagi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan saat menjalankan ibadah shalat berjemaah di mesjid selama bulan Ramadhan.
- Advertisement -

Diusia 180 Tahun Usung Perwujudan Limapuluh Kota Yang Madani,Beradar dan Berbudaya Dengan Mematuhi Protokol Kesehatan

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,-Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan satu dari sembilan belas Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sumatera Barat yang memiliki luas wilayah 3.354,30 Km² . Kabupaten Lima Puluh kota terdiri dari 13 Kecamatan, 79 Nagari, dan 401 Jorong.

LAZIS Caturbakti Sumatera Barat Luncurkan Launching Event di Ramadhan 1442 H

Gn.Pangilun-Padang, LAZIS Caturbakti Sumatera Barat mengadakan program Sebarkan Barokah Ramadhan (SABAR) perdana pada Jumat pertama Ramadhan 1442 H hari ini (16/4/2021), kegiatan berlangsung...
- Advertisement -

Wako Erman Safar Ditunjuk Sebagai Ketua Alumni SMALBI 2020 – 2023

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar ditunjuk sebagai Ketua Alumni SMA Negeri 5 Kota Bukittinggi, atau yang lebih akrab disebut alumni SMALBI...

Wako Riza Harapkan ASN Jadi Contoh Bagi Masyarakat, Jaga Kinerja Demi Pelayanan Prima

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Wali Kota Riza Falepi mengatakan ASN harus menjadi pionir dan contoh bagi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan saat menjalankan ibadah shalat berjemaah di mesjid selama bulan Ramadhan.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

LAZIS Caturbakti Sumatera Barat Luncurkan Launching Event di Ramadhan 1442 H

Gn.Pangilun-Padang, LAZIS Caturbakti Sumatera Barat mengadakan program Sebarkan Barokah Ramadhan (SABAR) perdana pada Jumat pertama Ramadhan 1442 H hari ini (16/4/2021), kegiatan berlangsung...

Luncurkan Program Lumbung Air Wakaf, Wako Payakumbuh Apresiasi ACT

Payakumbuh, beritasumbar.com - Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan program Lumbung Air Wakaf di Halaman PT. Multi Rezeki Selaras, di Kelurahan Padang Data Tanah Mati, Kecamatan...

Untuk Tingkatkan Pelayanan, RSUD Sijunjung Tampung Kritik Dan Saran Masyarakat

Sijunjung, beritasumbar.com - Pada usia yang relatif muda keberadaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sijunjung memerlukan perbaikan dan peningkatan dari semua sisi,  guna memberikan...

Sarang Tawon Di Depan SPBU Ngalau Dibasmi Damkar Payakumbuh

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Keberadaan sarang tawon di pohon pelindung tepatnya di depan SPBU Ngalau, Jalan Soekarno Hatta sangat meresahkan warga. Hal itu diketahui berawal dari postingan di grup facebook Informasi Payakumbuh dan Limapuluh Kota, ada warga yang mengingatkan pengendara untuk hati-hati dengan adanya keberadaan sarang tawon tersebut pada Sabtu, 10 April 2021 sore.

Untuk Pertama Kali, School Of Randang Digelar di Kota Payakumbuh

Payakumbuh ,BeritaSumbar.com,— Agar dapat mengenalkan dan melestarikan kearifan lokal masakan tradisional ranah Minang dalam memasak Randang, Dinas Tenaga Kerja dan Industri melalui UPTD Sentra Randang kota Payakumbuh laksanakan kegiatan School of Randang yang berlangsung di dapur utama sentra rendang IKM kota Payakumbuh, Senin (12/4/2021).

Wako Riza Harapkan ASN Jadi Contoh Bagi Masyarakat, Jaga Kinerja Demi Pelayanan Prima

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Wali Kota Riza Falepi mengatakan ASN harus menjadi pionir dan contoh bagi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan saat menjalankan ibadah shalat berjemaah di mesjid selama bulan Ramadhan.

Pemko Payakumbuh Terima Penghargaan Dari BI Sumatera Barat

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, – Pemerintah Kota Payakumbuh menerima penghargaan dari Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat sebagai Kota yang telah melaksanakan pembentukan dan penandatanganan SK Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Sumatera Barat yang diserahkan secara langsung oleh Gubernur Sumatera Barat yang dalam hal ini diwakilkan oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Benni Warlis di Kantor Bank Indonesia (BI) Sumatera Barat, Jumat (9/4).

Himbau Warga Untuk Urus BPJS. Riza Falepi : Jangan Pas Masuk Rumah Sakit Baru Diurus

Payakumbuh ,BeritaSumbar.com,- Wali Kota Riza Falepi sangat memperhatikan bagaimana setiap warganya bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik. Namun, masih ada beberapa warga yang terkadang tidak memperdulikan kesehatannya dan keluarga, padahal edukasi kesehatan sudah sering dilakukan petugas kesehatan dari puskesmas ke kelurahan-kelurahan.

Wali Kota Riza Falepi Tutup Objek Wisata Selama Balimau Dan Libur Lebaran

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Menyambut bulan Suci Ramadhan setiap tahunannya, ada adat istiadat dan budaya yang berkembang ditengah-tengah masyarakat, namanya ”Potang Balimau” yang dilaksanakan di lokasi-lokasi objek wisata sebagai bentuk mensucikan diri sebelum menjalankan ibadah puasa. Ada juga tradisi pulang basamo untuk merayakan hari lebaran bersama saudara dan kerabat.

Pemko Payakumbuh Kembali Sukses Gelar Lomba Karya Inovasi dan Teknologi Tepat Guna

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Untuk kedua kalinya, Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) kembali menggelar Lomba Karya Inovasi dan Teknologi Tepat Guna Tingkat Kota Tahun 2021.
- Advertisement -