Beritasumbar.com-Lubuak Bigau Pangkalan kapeh yang masuk wilayah Kampar kiri Provinsi Riau memiliki air terjun yang indah dan menarik. Air terjun ini konon tertinggi di pulau Sumatera. Lokasi yang asri di belantara bukit barisan menanti para petualang menikmati pesonanya.

Air terjun yang terletak ditengah hutan belantara, diapit oleh pepohonan hutan yang lebat dan dikenal masyarakat dengan nama Air Terjun Lubuk Bigau atau Air Terjun Pangkalan Kapeh. Namun dalam situs resmi Dinas Priwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Riau, air terjun tersebut dinamakan Air Terjun Lubuak Bigau.

Air Terjun Lubuak Bigau ini diperkirakan masih paling tertinggi di Pulau Sumatera, karena ukurannya mencapai sekitar 150 meter, jauh lebih tinggi dari Air Terjun Lembah Anai yang hanya bekisar 60 meter atau Air Terjun Sipiso-piso yang tingginya hanya 120 meter. Tumpahan airnya menghujam langsung kebawah tanpa menyentuh dinding tebing yang menjulang tinggi ke ‘awan’.

air terjun tertinggi di sumatera

Air terjun ini memang sangat menarik untuk dijelajahi terutama bagi wisatawan atau  traveler yang berjiwa petualang. Pemandangannya sungguh menakjubkan, karena air yang jatuh tanpa menyentuh dinding bebatuan, ditambah lagi dinding tebing yang menjulang tinggi terlihat seperti Lembah Harau yang ada di Sumatera Barat.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kadis Parekraf ) Riau Fahmizal Usman seperti dilansir Go Riau beberapa waktu lalu, para wisatawan juga bisa langsung melihat keindahan dari dasar air terjun yang sangat jelas nampak landscape yang luar biasa, dan ketika melihat ke bukit diantara air terjun itu akan terlihat pahatan batu pada bukit yang sangat indah. “Ini merupakan kekuasaan yang maha pencipta, karena ukiran alam dari lapisan bukit batu tersebut, membentuk relif-relif yang sangat indah.

Pada puncak air terjun tersebut seperti terlihat air yang keluar dari dalam batu dengan pohon dan semak yang menjuntai disampingnya. “Setelah ditelusuri oleh beberapa tim dari Disparekraf Riau, ternyata sungai diatas bukit tersebut dasar sungainya memang didominasi batu. Sungai itu mengalir diantara bukit berbatu dari arah Limapuluh Kota Sumatera Barat. tepatnya dari Jorong Buluah Kasok Nagari Sarilamak Limapuluh Kota.

Keindahan luar biasa, nampak dari berbagai sudut di air terjun ini, dasar air terjun yang dipenuhi batu-batu berukuran super besar yang ditumbuhi lumut dan tumbuhan membuat pemandangan sejuk dan segar. Dari dasar hingga aliran sungai dipenuhi batu besar dengan suara air mengalir mengikuti rongga-rongga diantara tumpukan batu.

Disekeliling dasar air terjun dan sungai ditumbuhi pohon besar seperti Meranti, Tempayang, Kulim dan lain-lain. Tanaman perdu dan semak belukar juga mewarnai rimbun hijau disela-sela pohon besar.

Pesona Lubuak Bigau pangkalan kapeh Kampar Riau. Tetangganya Buluah Kasok Sarilamak Limapuluh Kota
Pesona Lubuak Bigau pangkalan kapeh Kampar Riau. Tetangganya Buluah Kasok Sarilamak Limapuluh Kota

Untuk menuju air terjun ini, dari Kota Bangkinang diperlukan waktu sekitar 5 jam perjalanan melewati Jorong Buluah Kasok Nagari Sarilamak Kecamatan Harau  Sumatera Barat.Jalan menuju Pangkalan Kapeh dari Buluah Kasok cukup menarik bagi para pencinta alam. Apalagi yang hobby Trail atau adventure Offroad. Kalau kendaraan roda empat yang akan menuju air terjun Lubuak Bigau melalui Buluah kasok harus yang 4 WD. mengingat jalan tanah licin dan tanjakan yang cukup tinggi. Kalau kendaraan masih 2 WD di khawatirkan tidak mampu najak karena licinnya jalan tanah.

Jalur ini bisa memangkas waktu perjalanan menuju lokasi,mengingat lokasi berada di tapal batas Sumbar Riau. Dan Jorong Buluah Kasok ini salah satu titik batas provinsi Sumbar-Riau.

Bisa juga melalui kota kecil di Kecamatan Kampar Kiri Hulu atau yang sering dikenal dengan nama Lipat Kain. Bila dari Pekanbaru menuju Lipat Kain maka waktu yang dibutuhkan waktu sekitar 2 jam perjalanan, namun untuk mencapai ke lokasi air terjun tersebut bisa sampai memakan waktu satu harian penuh. Karena medan jalan yang sangat berat.

Sensasi sejuk akan segera menjalari tubuh anda, sebab perlahan-perlahan tempiasan air terjun mulai membasahi pori-pori kulit anda. Prosesnya nyaris sebagaimana embun menyentuh dedaunan yang kerap kita temui di pagi hari. Puas dari sana beranjaklah menuju kesisi depan, silahkan berdiri tegak diatas permukaan batu yang berada persis di pusat tumpahan air dan biarkan tubuh anda di hujani air.

Air terjun ini benar-benar masih alami dan terbilang masih jarang dijamah, tidak terdapat satupun bangunan seperti gazebo atau rumah-rumahan. Dan terlihat disekitar air terjun adalah hutan tropis yang lebat lagi tinggi, nyanyian burung murai, semilirnya angin dan bunyian percikan air serta tumpukan bebatuan berwarna hitam kecoklatan yang terhampar di sepanjang sisi aliran air yang telah membentuk layaknya anak sungai yang eksotis.

“Bagi wisatawan yang melakukan petualangannya ke Air Terjun Lubuk Bigau ini, disarankan membawa bekal yang cukup, seperti gula dan kopi untuk mengusir rasa dingin yang menusuk sampai ke tulang, disamping itu juga disarankan membawa lotion anti nyamuk dan peralatan kamping lainya, pokoknya dijamin wisatawan bakal ketagihan dan rasanya tak mau pulang kalau sudah kesana.

loading...