Dua gelar bergengsi di tingkat nasional, diperoleh Kota Payakumbuh di penghujung tahun 2015 ini. Keduanya, kado terakhir dari pemerintah pusat untuk Payakumbuh yang baru saja merayakan hari jadinya ke-45. Kedua gelar tersebut dalam bidang Penilaian Ketertiban Lalulintas dan dalam Lomba Adhikarya Pangan Nasional (APN) 2015.
Penghargaan APN diterima Kelompok Wanita Tani (KWT) Bunga Melati Kelurahan Padang Alai, Kecamatan Payakumbuh Timur, Senin (21/12). Sedangkan, Piala Wahana Tata Nugraha (WTN), kategori tertib lalulintas diterima Payakumbuh, dua hari kemudian, Rabu (23/12).
Kedua penghargaan dan piala itu diterima dalam acara berbeda di Istana Negara Jakarta, langsung diserahkan Presiden RI Joko Widodo kepada Ketua KWT Bunga Melati Desi Marlina dan Walikota Payakumbuh Riza Falepi. Ikut serta mendampingi kepala daerah saat penerimaan penghargaan, Sekdako Benni Warlis, Kapolresta AKBP Yuliani, Kadishubkominfo Adrian, M.Si, Kepala Ketahanan Pangan Antoni Jaya serta sejumlah pejabat Dishubkominfo lainnya.
Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi ketika dihubungi Minggu (27/12), mengaku sangat senang dengan diterimanya dua penghargaan APN dan WTN 2015 tersebut. Sebelumnya, awal Desember lalu, Payakumbuh juga sudah menerima Piala Adipura dan Piala Kota Sehat Swastisaba Wistara 2015. “Lengkap sudah, prestasi yang diukir Payakumbuh sepanjang 2015 ini,” sebut walikota.
Masih dalam tahun ini juga, Payakumbuh juga menerima opini WTP dari BPK dan Kemenkeu RI, atas Laporan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Tahun 2014. Kemudian penghargaan Kota Layak Anak, Perpamsi dan Indonesia Green Award. Sementara itu, TP-PKK Payakumbuh juga meraih juara nasional dibidang lomba makanan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman).
Kemudian Payakumbuh juga juara Lomba Pasar Sehat dan memperoleh Invesment Award dan Inovasi Managemen Perkotaan, dalam tata kelola pedagang kaki lima. Kedua penghargaan ini, sangat menyentuh bagi masyarakat, terutama dalam sektor ekonomi.
Dibidang tertib lalulintas, kata walikota, pemko sangat terbantu oleh Kapolresta Payakumbuh Yuliani dan jajarannya. Sinergisitas Dishubkominfo dan Polresta berjalan cukup baik. Dalam meningkatkan fasilitas di jalan raya, kedua institusi selalu melakukan koordinasi. “Kita sangat senang, ibuk kapolresta sangan care buat pemko,” sebut walikota.
Tidak sebatas koordinasi di dalam daerah. Namun, pemko juga melakukan studi banding bersama Kapolresta dan Kasatlantas ke Kota Denpasar, Bali, dalam meningkatkan tertib lalulintas di Payakumbuh. Tukar informasi dalam usaha mempertahankan Piala WTN itu, sangat direspon Polresta dan DPRD, agar Payakumbuh dalam tata kelola lalulintas dan angkutan kota semakin baik ke depan.
Kapolresta Yuliani, mengatakan, Piala WTN itu menjadi tantangan bagi stakeholder untuk meningkatkan sarana dan prasarana jalan, mendorong meningkatkan sistem transportasi menjadi lebih baik. Harapan kapolresta, mudah-mudahan akan lebih menggairahkan aparatur pemerintahan untuk lebih meningkatkan kinerja, guna menciptakan rasa nyaman, aman, dan selamat bagi pengguna jalan ke depan.
Menurutnya, menciptakan budaya tertib lalu lintas tak luput dari peran dan dukungan dari masyarakat. “Kami mengajak masyarakat selalu menciptakan budaya tertib lalu lintas, dengan mematuhi rambu-rambu dan aturan di jalan raya,” simpul Yuliani didampingi Kadishubkominfo Adrian.
