Untuk kedua kalinya Kota Payakumbuh memperoleh penghargaan Kota Layak Anak (KLA) Nasional tingkat Pratama. Penghargaan plus piala itu, diterima Walikota Payakumbuh Riza Falepi dari Presiden RI Joko Widodo, dalam acara peringatan Hari Anak Nasional 2015, di Istana Negara Bogor, Selasa (11/8). Penghargaan itu, sebagai bukti kepedulian pemko dalam menjaga dan melindungi anak dan perempuan di Kota Batiah ini.
Walikota Riza Falepi yang dihubungi, Rabu (12/8), mengatakan, penghargaan yang diterima Payakumbuh itu, bukan tidak berproses, namun dilakukan melalui perjuangan dan kerja keras seluruh komponen di pemerintahan, dukungan DPRD serta partisipasi masyarakat. Pemerintah pusat menetapkan daerah ini sebagai daerah yang layak untuk anak-anak, setelah menurunkan tim penilai dan melihat dari dekat komitmen pemko dalam penyediaan fasilitas dan program ke depan.
Dikatakan, komitmen dan kerja keras itu, telah berujung kepada pembentukan sejumlah lembaga yang ramah anak, kemudian mendorong seluruh kelurahan menjadi kelurahan yang ramah anak. Pembangunan infrastruktur yang tersebar di seluruh kelurahan, harus berwawasan lingkungan dan ramah anak.
“Sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, harus dilakukan terintegrasi dan bersinergi, terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan. Setiap program dan kegiatan itu, bertujuan untuk menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak,” tegas Walikota.
Menurut Riza, sebagai kota sedang yang terus membangun, pemko selalu mendorong pihak swasta menyediakan fasilitas areal permainan buat anak. Kemudian, di setiap sekolah, mulai dari PAUD dan SD, dilengkapi dengan sejumlah kebutuhan bermain bagi anak.
Tahun ini hingga tiga tahun ke depan, pemko dipercaya pemerintah pusat membangun ruang terbuka hijau, dengan total kawasan seluas lima hektar. “Pembangunan ini sudah dijanjikan pemerintah pusat bernilai milyaran rupiah,” tegas walikota.
Saat menerima penghargaan dan Piaa Kota Layak Anak 2015 itu, Walikota Riza Falepi didampingi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP-KB) Drs. Yummardius dan Kasi Pemberdayaan Perempuan, Ermayunita, S.Sos.