spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Jambore Tingkat Ranting Payakumbuh Barat Tahun 2014 Ditutup
J

Kategori -
- Advertisement -

Meskipun kurikulum 2013 telah ditangguhkan, dimana dalam kurikulum tersebut terdapat ekstrakurikuler wajib pendidikan kepramukaan kepada para siswa tidak dapat dilaksanakan lagi. Namun Gerakan Pramuka Kota Payakumbuh tetap bergeliat dan menunjukkan eksistensinya dalam dunia pendidikan.

Hal tersebut dibuktikan dengan diadakannya Jambore Tingkat Ranting Kecamatan Payakumbuh Barat, yang berlangsung selama 3 (tiga) hari. Kegiatan yang dimulai pada Jumat hingga Minggu (26-28/12) dibuka oleh Ka.KWarcab H.Irwandi dan ditutup secara resmi oleh Ka.Mabiran yang sekaligus Camat Payakumbuh Barat Nurdal di lokasi yang sama SMKN 2 Payakumbuh.

Kegiatan pramuka tidak harus terhenti walaupun kurikulum 2013 ditangguhkan, sebelum adanya kurikulum tersebut gerakan pramuka sudah eksis dan berkiprah bagi bangsa dan negara. Menciptakan pramuka yang berkarakter luhur dan mulia telah berulang kali terlahir dari gerakan kepramukaan. Hal tersebut disampaikan Ka. Kwarcab Irwandi saat membuka jambore tahun ini di depan ratusan anggota pramuka.

Menurut informasi dari Sekretaris Kwarcab 0314 Payakumbuh, Iwan S.E, dalam jambore kali ini sejumlah kegiatan dan lomba dipertandingkan. Para peserta yang berasal dari sejumlah Gugus Depan (gudep) se Payakumbuh Barat sangat antusias dan bersemangat dalam mengikuti setiap lomba dan kegiatan dalam jambore ini.

Di antara lomba dan kegiatan tersebut adalah Lomba azan,pionering, MTQ, Tapak Perkemahan, Nasional Games, pentas seni, akademik tes, dan kegiatan keagamaan dan Nasional Games. Dimana Tsanawiyah Koto Nan Ampek berhasil meraih gelar juara umum, kemudian diikuti SD Negeri 26 sebaai juara umum kedua dan SMP Negeri 6 Payakumbuh sebagai juara umum ketiga.

Dalam pidato penutupannya Ka.Mabiran Nurdal berharap, anggota pramuka untuk terus berbuat yang terbaik untuk dirinya, keluarga masyarakat, agama, bangsa dan negara. Sesuai dengan visi dan misi gerakan pramuka di tahun 2015, yaitu Rebranding, mengembalikan jati diri pramuka untuk melahirkan pemuda yang berbudi luhur dan berkarakter mulia dan memiliki keahlian dan ilmu, supaya dapat memberi perubahan yang bermanfaat bagi lingkungannya.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img