Padang – Sejumlah warga pelanggan listrik di kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) mengharapkan agar pada perayaan malam pergantian tahun 2015 ke 2016 PLN menjamin listrik terus menyala dan tidak ada pemadaman bergilir.
“Kami berharap pada malam tahun baru listrik menyala, bila harus mati sebaiknya ditangguhkan hingga lewat detik pergantian tahun,” kata salah seorang pelanggan yang merupakan mahasiswa Hendrizal di Padang, Senin.
Menurutnya pada malam pergantian tahun tersebut sebagian besar masyarakat telah memiliki acara penyambutan, bila listrik mati hal ini akan merugikan dan membahayakan.
Kerugian bagi masyarakat bila listrik mati kata dia yakni batalnya kegiatan di luar atau di dalam rumah seperti berkumpul bersama keluarga atau beberapa kegiatan festival.
Selain itu dari sisi bahaya bila terjadi mati lampu mendadak akan membahayakan pengendara atau masyarakat yang sedang melaksanakan perayaan pada tempat tertentu misal restoran atau tempat hiburan lain.
“Listrik hidup akan menambah semarak malam pergantian tahun,” ujarnya.
Berbeda dengan Hendrizal, pelanggan lain Rozawati mengatakan bila terjadi padam listrik secara khusus tidak merugikan warga dalam hal perayaan tahun baru.
Namun hal ini mengindikasikan ketidaksiapan PLN dalam menjamin kenyamanan masyarakat untuk menyambut perayaan hari tertentu.
Selain itu hal ini juga membuktikan bahwa janji yang mengatakan bahwa tidak ada lagi pemadaman listrik tidak ditepati, ucapnya.
“PLN perlu juga menjamin kenyamanan pelanggan terutama saat merayakan hari besar,” katanya.
Sementara itu perwakilan PLN cabang Kuranji, Junaidi mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa menjamin menyala atau tidaknya listrik pada saat malam tahun baru mendatang.
Menurutnya hal ini bergantung pada kondisi pembangkit listrik dan kebijakan dari PLN pusat. (Ant/Oleh M R Denya Utama)
