PADANG | BeritaSumbar.com – Sebuah gebrakan membanggakan kembali lahir dari jantung Luhak Nan Tuo. Komando Distrik Militer (Kodim) 0307/Tanah Datar secara resmi dinobatkan sebagai
Satuan Terbaik Tingkat Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol dalam Implementasi Doktrin TNI AD Tahun Anggaran 2026.
Bukan penghargaan sembarangan, pengakuan tertinggi ini diserahkan langsung oleh Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) melalui Tim Peninjau yang dikomandoi oleh Brigjen TNI Fajar Thahjono, S.I.P., dalam lawatan evaluasi khususnya di Makodim 0307/TD beberapa waktu lalu.
Keberhasilan satuan kewilayahan di bawah payung Korem 032/Wirabraja ini membuktikan satu hal: Doktrin Kartika Eka Paksi di Tanah Datar tidak hanya menjadi deretan teori di atas meja komando, melainkan hidup, bernapas, dan membumi dalam setiap jengkal pembinaan teritorial masyarakat.
Penilaian komprehensif dari Mabesad mencakup banyak instrumen tajam, mulai dari kemampuan prajurit beradaptasi terhadap ancaman non-tradisional, manuver ketahanan pangan, hingga sinergitas tanpa batas dengan pemerintah daerah yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Mewakili Komandan Kodim (Dandim) 0307/Tanah Datar Letkol Arm Hendriyana, S.Sos., M.M., Kepala Staf Kodim (Kasdim) Mayor Czi Al Sheprizal menegaskan bahwa mahkota penghargaan ini adalah keringat bersama seluruh prajurit.
“Penghargaan ini bukan sekadar plakat kebanggaan, melainkan manifestasi dari keringat seluruh personel, mulai dari jajaran staf hingga ujung tombak kami, para Babinsa di lapangan. Ini adalah bukti bahwa TNI AD selalu hadir menjadi solusi, bertindak nyata melayani rakyat,” tegas Mayor Czi Al Sheprizal.
Sinergi Kearifan Lokal dan Pertahanan Semesta
Ketua Tim Peninjau Mabesad, Brigjen TNI Fajar Thahjono, S.I.P., memberikan apresiasi luar biasa terhadap konsistensi Kodim 0307/TD. Laporan emas ini bahkan langsung diteruskan kepada Pangdam XX/TIB dan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD).
Brigjen Fajar menyoroti kepiawaian Kodim 0307/TD yang sukses melebur doktrin pertahanan semesta dengan kearifan lokal kebanggaan masyarakat Minangkabau, yakni Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah.
Peleburan ini mewujud dalam program-program konkret yang langsung menyentuh urat nadi masyarakat, seperti mitigasi bencana tanggap darurat dan pemberdayaan ekonomi nagari.
“Kodim 0307/TD tidak hanya menjalankan tugas pokok, tapi menjadikan doktrin sebagai instrumen kinerja yang hidup. Responsivitas mereka terhadap isu sosial kemasyarakatan adalah model implementasi paling paripurna yang patut diduplikasi oleh satuan kewilayahan lain di seluruh jajaran Kodam XX/TIB,” puji sang Jenderal.
Pencapaian gemilang ini turut menuai tepuk tangan dari pimpinan daerah. Bupati Tanah Datar, Eka Putra, S.E., M.M., menyebut bahwa stabilitas dan pesatnya kemajuan daerah saat ini tidak lepas dari campur tangan dingin prajurit TNI di lapangan.
“Kami sangat bangga. Tanah Datar memiliki mitra TNI yang bukan hanya tangguh menjaga kedaulatan dan keamanan, tapi juga cerdas membaca dinamika pembangunan daerah. Kolaborasi ini adalah kunci,” ungkap Bupati Eka Putra.
Menatap ke depan, Kodim 0307/Tanah Datar menolak berpuas diri. Penghargaan dari Mabesad ini justru menjadi bahan bakar baru untuk terus meningkatkan standar profesionalisme prajurit. Komitmennya jelas: memperkokoh kemanunggalan TNI dan Rakyat, memastikan bahwa di setiap tarikan napas pembangunan Luhak Nan Tuo, TNI akan selalu hadir di garis terdepan. (McD)