Tanah Datar,BeritaSumbar.com,– Pesatnya perkembangan teknologi terkadang tidak dapat diimbangi dengan tersedianya sumber daya manusia (SDM) yang mencukupi, baik dari segi jumlah maupun kualitasnya. Terkhususnya di dalam kantor Nagari. Tanpa SDM yang memadai, mustahil lembaga-lembaga tersebut dapat menjalankan peran dan fungsinya dengan baik. Oleh karena itu diperlukan pelatihan teknologi informasi yang mampu memuat peran tersebut.
Maka, di sinilah peran strategis yang ditangkap oleh mahasiswa -mahasiswa program pertukaran UNAND dalam kegiatan kontribusi sosial Modul Nusantaranya yang mengambil lokasi di Nagari Tuo Pariangan untuk mengambil peran penting dalam penyiapan sumber daya manusia SDM) kantor nagari pariangan dalam bidang teknologi informasi. Kegiatan ini berlangsung dari 8-11 desember 2022 lalu di Aula Kantor Nagari Tuo Pariangan kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar dengan pembukanya dihadiri oleh Seketaris Desa, Uni Zel dan Ketua Pokdarwis Pariangan , yaitu Pak Depi.
Kontribusi sosial di Nagari Pariangan ini terdiri dua kelompok yaitu kelompok Tali Tigo dan kelompok Cadiak Pandai. Selain di Kantor Nagari Tuo Pariangan, dosen Modul Nusantara, yaitu Bobby dan Yunarti membagi kegiatan juga di di sekolah, UMKM, dan Masyarakat.
Isti, salah satu mahasasiswa yang memilih untuk melakukan kegiatan di kantor Nagari Tuo pariangan, mengatakan 2 minggu sebelumnya kelompoknya telah melakukan survey untuk mengetahui apa saja kebutuhan dari kantor Nagari Tuo Pariangan
Survey kebutuhan kantor Nagari Tuo Pariangan dilakukan dengan mewawancarai sekretaris Wali Nagari Tuo Pariangan. Dari hasil survey bersama ibu Zelmawati, kebutuhan kantor Wali Nagari saat ini adalah pelatihan Microsoft yang merupakan kebutuhan urgen di kantor wali nagari tuo Pariangan.
Satu minggu merupakan waktu yang diberikan kepada mahasiswa untuk menyiapkan kebutuhan kontribusi sosial di kantor nagari. Mahasiswa yang melakukan kontribusi sosial di Kantor nagari Pariangan antara lain Salsa sebagai Ketua, Ferdion sebagai Perlengkapan, Isti dan Digan sebagai Konsumsi, Melda, Alam, Salman, Rizky, dan Nuh sebagai orang yang menyiapkan bahan materi yang akan diajari kepada Kantor Wali Nagari Tuo Pariangan.
Kegiatan semuanya berjalan dengan lancar dan sesuai harapan dan tujuan kita menyusun kontribusi sosial ini. Para aparat juga melakukannya dengan baik dan tidak neko-neko serta sangat memperhatikan kita walaupun kita hanya berasal dari kalangan mahasiswa.
Boby, salah satu dosen modul nusantara menyampaikan bahwa bagi mahasiswa , kontribusi sosial ini adalah pengalaman yang sangat bermakna, dengan terus belajar dari berbagai pengalaman membantu saya untuk dapat lebih berdaya dan berdampak bagi masyarakat luas. Jumlah staf kantor Nagari Pariangan yang mendapat pelatihan ini adalah 8 orang , mereka mendapat pelatihan mengoperasikan Microsoft. Dimana mahasiswa tersebut akan dibagi menjadi 3 kelas untuk setiap keahlian dalam mengoperasikan Microsoft Excel, Word, dan Power Point.
Salah satu upaya yang saya lakukan sebagai bentuk kontribusi saya sebagai dosen adalah dengan membimbing mahasiswa agar dapat berdampak di tengah masyarakat dengan berbagai ilmu yang mereka miliki dengan hati yang tulus. Mahasiswa juga berupaya mengembangkan sebuah situs untuk menampung informasi tentang Nagari Tuo Pariangan dan pariwisatanya dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal-hal tersebut yang membuat saya merasa bersyukur menjadi dosen, ungkap Bobby.
Maka seyogyannya kita sebagai insan pendidik mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di Indonesia, dengan memberikan kematian pikiran, tenaga demi keberlangsungan pendidikan yang paripurna dan mampu menghasilkan peserta didik yang mampu memiliki karakter yang luhur dan siap menjadi pemimpin bagi bangsa dan negara dalam upaya kemajuan bangsa hingga bangsa kita mampu menjadi bangsa yang hebat dan terdepan serta pemimpin dunia.
Karena sejatinya para pendidik, seperti dosen, adalah ujung tombak pendidikan yang senantiasa membekali dirinya dengan semangat belajar dan berkontribusi dengan keilmuannya di tengah masyarakat. Besar harapan kami program Kontribusi Sosial Modul Nusantara ini, ini mampu memberikan bekal pada mahasiswa program pertukaran di UNAND untuk mampu beradaptasi sekaligus berkembang dalam berbagai tantangan yang sedang dan akan dihadapi dalam masyarakat.