25.1 C
Padang
Rabu, September 29, 2021
Beritasumbar.com

8 Fungsi Keluarga: dengan Kacamata Baru
8

Kategori -

Cerita Berseri, Seribu Asa untuk Bahagia

#Seri 4/1000 cerita

“8 Fungsi Keluarga: dengan Kacamata Baru”

Oleh : H. Nofrijal, MA

Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama (PUMA) IV-e

Sebutan 8 fungsi keluarga sudah exist semenjak Undang-Undang Nomor 10 tahun 1992 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga yang kemudian di-amandemen menjadi UU nomor 52/tahun 2009. Setiap pemeran dan pelaku keluarga berencana, setidaknya pernah mendengar kalimat atau slogan atau sekarang disebut dengan tagline “8 fungsi keluarga”, karena memang dirancang setiap keluarga memiliki 8 fungsi yang saling berkaitan satu sama lain, setiapn tidak bisa berdiri sendiri, (standing up together)

Apa itu “fungsi keluarga”, adalah peran aktif kepala keluarga bersama anggota dan masyarakat dalam membangun kisi-kisi keluarga untuk mewujudkan kebahagiaan dan kesejahteraan. Fungsi apa saja, ada 8 fungsi yang saling berkaitan dan diurutkan sebagai berikut ; fungsi cinta-kasih; fungsi budaya; fungsi perlindungan; fungsi sehat; fungsi pendidikan; fungsi ekonomi; dan fungsi lingkungan (pelestarian).

Ilustrasi 8 fungsi keluarga, seperti halnya makna angka “8” yang merupakan garis terhubung yang tidak terputus, baik oleh persimpangannya, pembelokannya bahkan pertemuannya dengan garis baru. Angka 8 adalah satu-satu angka yang dibuat tidak terputus dalam satu aksi penulisan.

Selanjutnya 8 fungsi keluarga akan menjadi penyangga untuk mewujudkan keluarga berkualitas, sebagai cara atau visi baru memandang keluarga dalam menerjemahkan keluarga Indonesia maju, mandiri dan berkepribadian. Terdapat 3 (tiga) indikator keluarga berkualitas untuk Indonesia maju, adalah “tentram, bahagia dan mandiri” (“ambari”….ini hanya istilah penulis). Bagaimana mengelompokan (kompres) 8 fungsi keluarga menjadi pengurai keluarga berkualitas, uraiannya sebagai berikut:

  1. Keluarga yang tentram, memerankan fungsi keluarga yakni Fungsi Agama; Fungsi Budaya; Fungsi Lingkungan
  2. Keluarga Bahagia, mengelompokan 3 fungsi berikutnya: Fungsi Cinta Kasih; Fungsi Perlindungan; Fungsi Sehat.
  3. Keluarga Mandiri, akan terwakili dengan penerapan Fungsi Pendidikan; dan Fungsi Ekonomi.

Sebentar lagi kita akan bisa melihat potret keluarga berkualitas melalui Indeks Pembangunan Keluarga Indonesia (I-Bangga Idonesia) hasil Pendataan Keluarga tahun 2021.

Sebelum dilanjutkan dengan uraian singkat, mari “self-check” atas mesin-mesin keluarga, apakah berfungsi dengan sangat baik, sedang-sedang saja, atau sudah mengalami “disfunction”, hanya kita yang paling tahu dan tentu kita pula yang memperbaikinya.

1/8. Fungsi Agama; adalah menghadirkan Maha Pencipta (khalik) dalam setiap tarikan nafas dan aktifitas harian keluarga. Checklisnya adalah: menunaikan sembahyang sesuai waktu dan durasi dan berdoa; menyisihkan dan membantu sesama, membiasakan dan memekarkan salam kebahagiaan; serta belajar dan berdiskusi keagamaan dalam keluarga.

2/8. Fungsi Cinta Kasih; membangun dan memperbaharui komitmen cinta dan sayang; memberi dan menerima cinta yang seimbang yang tulus; menghidupkan suasana “care-ness” dengan mengedepankan rasa sympati dan empaty; bersuara lemah lembut dan santun; saling mendengar dan menyimak percakapan; saling menyapa dan mengingatkan pagi dan sore; dan meluangkan waktu untuk bersantap sarapan, apakah siang atau malam secara berkala. Ada seri khusus “kembali ke meja makan”

3/8. Fungsi Budaya; Bangsa Indonesia adalah bangsa yang manjemuk dengan beraneka ragam budaya, seni dan “stereotype” (karakter bawaan yang punya cara khusus menghilangkannya), fungsi budaya memegang peranan penting dalam menjaga kerukunan antar dan inter keluarga. Praktiknya adalah saling belajar dan mengisi keilmuan anggota keluarga dengan “sharing knowledge”; mengembangkan  seni dan bakat keluarga; menghargai budaya asli dan lokal; mengerti karakter dasar dan memakluminya; menghargai dan memperkaya pendapat.

4/8. Fungsi Perlindungan. Tidak dalam konteks membangun “dependency”, fungsi ini memberi dorongan/spirit bahwa keluarga adalah terminal menyelesaikan persoalan dan mempersiapkan jawaban atas pertanyaan kehidupan. Dalam fungsi perlindungan, anggota keluarga belajar menjadi orang yang taat hukum; menghargai hukum; mendengarkan kisi “curhat” secara umum dan khusus; rumah menjadi pusat kesenyawaan kebahagiaan; dan dari rumah/keluarga dipantulkan cita-cita. Keluarga tidak pada tempatnya melakukan pembelaan yang berujung atas pelanggaran hukum, akan tetapi menjadi benteng pertama anggota untuk tenang tidak menyalahi peraturan. Mewujudkan “rumah & keluarga” menjadi pelindung kekhawatiran, keluarga juga memberi perlindungan dan jaminan hak-hak anggota keluarga, seperti hak memperoleh pendidikan, hak untuk menikah di usia ideal dan hak-hak berpendapat.

5/8. Fungsi Kesehatan. Fungsi Sehat merupakan “hak dan kewajiban”, hak-hak kesehatan warga negara dilindungi secara hukum dan service, ada pengaman jaringan sosial dan kesehatan yang dituangkan dalam Undang-undang no. 24 tahun 2011 tentang Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Sehat itu adalah domain keluarga; domain pemerintah; dan domain masyarakat. Pernah mendengar arahan Presiden RI Bapak Joko Widodo bahwa Kesehatan Keluarga dapat menjadi tugas institusi BKKBN; Kesehatan individu menjadi urusannya BPJS dan; Kesehatan Masyarakat menjadi domain Kementerian Kesehatan.

Keluarga membangun sistem kesehatan mikro atas sumber dan kemampuan sendiri; memiliki dokumen kesehatan lengkap semenjak lahir sampai meninggal; memiliki perencanaan sehat dalam bidang reproduksi; memiliki asuransi kesehatan diri dan keluarga; berprilaku sehat dan menyehatkan sejak seribu hari pertama kehidupan (SHPK); memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup menjaga tumbuh kembang anak dan balita; punya pengetahuan dan edukasi yang memadai dalam mengawal “adolesent healthy life transition”; punya kecukupan keterampilan dan sumber penyediaan makanan yang bergizi; punya pengetahuan dan keterampilan dalam menjaga kesehatan lansia; dan punya pengetahuan dasar untuk berbagi sehat dengan tentangga dan masyarakat sekitar, termasuk sistem jaminan kesehatan yang dipakai dalam satu negara.

6/8. Fungsi Pendidikan. Fungsi ini juga disebut dengan sosialisasi, karena akan memerankan “tiga serangkai alur dan jalur pendidikan”: pendidikan informal disebut juga pendidikan keluarga; pendidikan formal/system persekolahan; dan pendidikan masyarakat atau pendidikan non formal. Keluarga memegang peranan untuk mendorong terjadinya “long-acting-ife education” di rumah, sekolah dan masyarakat. Indikasi yang bisa diukur adalah tingkat atau derajat sekolah yang ditempuh; cita-cita dan komitmen belajar; pendidikan anak usia dini (early & childhood education); wahana pendidikan dan sosialisasi tanpa batas; perpustakaan keluarga; interaksi edukasi antara orang tua dengan sekolah dan masyarakat; serta forum evaluasi keluarga.

7/8. Fungsi Ekonomi. Fungsi ini dapat membangun kemandirian keluarga, masyarakat dan bangsa dalam bidang ekonomi dan moneter. Sikap positif terhadap produktifitas; budaya dan karakter hemat dan menabung; belajar akan porsi sosial dalam bidang ekonomi; mengembangkan usaha dan bisnis berskala mikro, menengah dan besar; serta belajar investasi. Pada keluarga Indonesia yang kelas ekonomi menengah ke bawah, “income generating activities”, saling menopang sumber pendapatan keluarga; serta upaya mengembangkan asuransi pendidikan dan investasi. Salah satu ajaran pendiri bangsa (Indonesian founder father) Muhammad Hatta adalah kehidupan berkoperasi, hidup hemat dan sederhana.

8/8. Fungsi (Pelestarian) Lingkungan

Issue pelestarian lingkungan termasuk “development main-streaming” yang menempatkan pemanasan global dan isu kebencanaan menjadi salah satu perhatian pembangunan nasional dan global. Dimulai dengan prilaku hidup berudara bersih dengan menumbuh kembangkan “green environment” , pemukiman lingkungan yang hijau dan asri”; membuang sampah di tempat yang disediakan dan mengolahnya menjadi barang produksi; swasembada buah, sayur dan rempah-rempah; memanfaatkan lahan tidur disekitar rumah; pemakaian air bersih dan sanitasi bersih; serta membangun sarana rumah, toko dan perkantoran dengan prinsip ramah lingkungan dan ramah bencana.

Investasi pengetahuan dan sosial yang dimulai dari 8 fungsi keluarga, menjadi pondasi kehidupan masyarakat yang Tentram, Bahagia dan Mandiri (AMBARI). Kelenturan 8 fungsi keluarga, memberi ruang dan gerak generasi keluarga Indonesia untuk hidup harmonis dan bahagia bersama kemajemukan bangsa. Semoga !!!

Jakarta, 20 Juli 2021 / 10 Zulhijah 1442

Text Box: Lengkapilah Artikel ini dengan kritik, saran dan penguatan. 
Semoga bermanfaat
Terimakasih
- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Diduga Abaikan Peringatan Pemerintah,Limbah Hasil Proyek PLTMH Berserakan

Tanah Datar, beritasumbar.com - Pengerjaan pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Kalo Kalo Lubuk Jantan diduga abaikan surat peringatan pemerintah daerah tentang limbah...
- Advertisement -

Kepsek SMAN 1 Harau Beberkan Dampak Negatif Media Sosial

Lima Puluh Kota,BeritaSumbar.com, — Kepala SMAN 1 Harau Afrizal menyebut media sosial dapat dimanfaatkan sebagai media untuk bersosialiasi dan berinteraksi, media untuk bermain game, media untuk saling memfasilitasi berbagi file, serta media untuk menuliskan artikel.

Pergantian Ketua DPRD Kota Bukittinggi Sah Secara Hukum

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Praktisi Hukum Khairul Abbas, S.H menilai, pergantian Ketua DPRD Kota Bukittinggi dari Herman Syofian kepada Beny Yusrial, Jumat (24/9/2021) kemarin, sah...
- Advertisement -

Jenis Aplikasi Menguntungkan di Ruang Digital, Ini Pembahasan Lengkapnya

Padang Pariaman,BeritaSumbar.com, — Jenis aplikasi yang tepat dan menguntungkan untuk dioptimalkan, dibahas secara mendalam Kementerian Kominfo RI lewat sebuah webinar di Kabupaten Padang Pariaman, Senin (6/9).

Kreativitas Sehat di Internet Diulas di Kabupaten Sijunjung

Sijunjung,Beritasumbar.com, — Guntur Simbolon salah satu musisi tanah air menyebut kreativitas membuat seseorang memiliki daya cipta, inovasi, yang membuat berpikir luas, sehingga dapat berkreasi secara positif. Dengan menggunakan internet secara bijak dan sehat, masyarakat justru bisa menjadi pribadi yang semakin kreatif.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Pelatihan Bahasa Isyarat di MKS, Marfendi: Mungkin Pertama di Indonesia

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Pelatihan bahasa isyarat dilaksanakan di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi diikuti berbagai kalangan, seperti dari pemerintahan kota, kepolisian dan perbankan. Wakil...

Tinjau Pelaksanaan Seleksi CPNS 2021, Bupati Lima Puluh Kota Ingatkan Prokes Covid 19 dan Motivasi Pada Peserta

Lima Puluh Kota,BeritaSumbar.com,-- Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo melakukan peninjauan secara langsung pelaksanaan Tes Sekeksi Kemampuan Dasar (SKD) hari pertama Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di SMPN 1 Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota pada, Rabu (15/9/2021)

Tinjau Belajar Tatap Muka di Sekolah, Bupati: Kolaborasi Pemda dan Satgas Covid-19

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,- Menyikapi kondisi pandemi Covid-19 dan pembelajaran di tahun ajaran baru 2021/2022 bersifat dinamis mengacu pada kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di masing-masing daerah, dan Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19. Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuak Bandaro Rajo meninjau dan langsung beberapa sekolah untuk memastikan penerapan protokol kesehatan di lingkungan sekolah.

Cara Aman Transaksi Elektronik, Ini Webinar Kemenkominfo RI di Limapuluh Kota

Limapuluh Kota ,BeritaSumbar.com,— Era digital ditandai dengan transaksi finansial yang tidak lagi menggunakan uang tunai. Melainkan menggunakan sarana elektronik, seperti transaksi melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM), kartu debet, kartu kredit, serta transaksi yang menggunakan teknologi tinggi seperti e-banking, e-commerce, atau epayment.

Bukittinggi Apresiasi Kerja Tim Pemadam yang Menjinakkan Api di Pasar Bawah

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi, mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran tim pemadam kebakaran, yang terjun menjinakkan api membakar los dan kios...

Polres Padang Pariaman Amankan Pencuri Besi Rel Kereta Api

Padang Pariaman, beritasumbar.com -Tim Gagak Hitam Sat Reskrim Polres Padang Pariaman gabungan dengan anggota Polsek Lubuk Alung telah menangkap tersangka pencurian besi padu rel...

dr. Reisa: Daftar Vaksin Sekarang Juga, Stok Vaksin Tersedia

Jakarta,- Juru Bicara Pemerintah, dr. Reisa Broto Asmoro, mendorong masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19 untuk segera mendaftarkan dirinya. Menurutnya, Bio Farma telah menyatakan siap untuk mengirim 18 juta dosis vaksin Covid-19 ke seluruh Provinsi di Indonesia di bulan September ini.

Konsepsi: Harapan & Kecemasan

Artikel Berseri: Seribu Asa untuk Bahagia (ABSAB) Seri 14/1000 “Konsepsi: Harapan & Kecemasan” ------------------------------------------------------------------------------------- Oleh : H. Nofrijal, MA  Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama/IV-e Sebuah ungkapan “kau datang, aku tunggu”, demikian...

Kadis Kominfo Padang Pariaman Beberkan Tips Produktif di Dunia Maya

Padang Pariaman,BeritaSumbar.com, — Melalui webinar literasi digital yang digelar secara virtual baru-baru ini, Kepala Dinas Kominfo Padang Pariaman, Zahirman membeberkan tips memanfaatkan internet secara bijak dan produktif.

Sikapi Surat Bupati Padang Pariaman, Forkopimca Ulakan Tapakih Lakukan Pengawasan dan Penertiban Usaha Tambak di Wilayahnya.

Padang Pariaman, beritasumbar.com,- Menindaklanjuti Surat Bupati Padang Pariaman nomor 300/313/DPMPTP/VIII-2021 tentang Pengawasan dan Penertiban Pelaksanaan Kegiatan Usaha Tambak Udang, diperintahkan kepada Camat yang ada di wilayah pesisir untuk berkoordinasi dengan Forkopimca dan instansi terkait dalam pelaksanaan kegiatan.
- Advertisement -