24 C
Padang
Selasa, Januari 26, 2021
Beritasumbar.com

6 Fakta Menarik tentang Lagu Indonesia Raya
6

Kategori -

Lagu Indonesia Raya yang diciptakan Wage Rudolf Supratman selalu diperdengarkan dan dinyanyikan saat acara-acara kenegaraan berlangsung, termasuk saat peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-75 yang berlangsung hari ini, Senin (17/8/2020). Meski begitu, ternyata masih banyak fakta yang mungkin tidak kita ketahui mengenai lagu Indonesia Raya tersebut. Apa saja?
1. Diciptakan dari sebuah tantangan
Wage Rudolf Supratman atau yang kini kita kenal sebagai W.R Supratman, menciptakan lagu Indonesia Raya karena sebuah tulisan yang ia baca di majalah Timbul, yang menantang ahli-ahli musik Indonesia untuk menciptakan lagu kebangsaan.
Lelaki yang berprofesi sebagai seorang wartawan di koran Sin Po ini kemudia menciptakan lagu tersebut karena jiwa nasionalisme yang tinggi. Hingga pada 1924, lahirlah lagu Indonesia Raya.
2. Dibawakan pertama kali di Kongres Pemuda II
Instrumental lagu tersebut pertama kali dibawakan dalam Kongres Pemuda II pada 28 Oktober 1928, yang kelak dikenal sebagai cikal bakal Hari Sumpah Pemuda.
Mulanya, W.R Supratman ditugaskan untuk meliput jalannya Kongres Pemuda II, namun bukan ia juga ingin membawakan lagu Indonesia Raya pada kongres tersebut. Ia pun menyebarkan salinan lagu itu kepada para pimpinan organisasi pemuda.
Pemimpin kongres saat itu, Sugondo, mengizinkannya membawakan lagu tersebut pada jam istirahat. Tapi ia meminta W.R Supratman membawakan lagu tersebut dengan instrumen biola saja, karena khawatir liriknya lagu tersebut bisa membuat pemerintah memboikot acara kongres.
3. Sempat dilarang untuk dinyanyikan
Setelah dibawakan pertama kali di Kongres Pemuda II, lagu ini kemudian semakin dikenal, karena akhirnya dinyanyikan dalam kesempatan-kesempatan besar. Ini membuat resah pihak Belanda. Mereka takut jika lagu tersebut mampu membangkitkan semangat kemerdekaan.
Karena itu, pada 1930, lagu itu dilarang dan tak boleh dinyanyikan dalam kesempatan apa pun. Alasannya, lagu tersebut dapat mengganggu ketertiban dan keamanan. Namun, setelah diprotes dari pelbagai kalangan, pemerintah Hindia Belanda mencabutnya dengan syarat hanya boleh dinyanyikan di ruang tertutup.
4. Kembali dinyanyikan pada 17 Agustus 1945
Lagu Indonesia Raya kembali bergema setelah Sukarno membacakan teks Proklamasi kemerdekaan, 17 Agustus 1945. Sayangnya, W. R. Supratman meninggal pada tanggal 17 Agustus 1938. Ia tidak sempat mendengar lagu gubahannya dikumandangkan pada Hari Kemerdekaan Indonesia. Sebagai bentuk penghormatan, pada 16 November 1948, dibentuklah Panitia Indonesia Raya.
5. Ada sikap khusus saat menyanyikan lagu Indonesia Raya
Ya, kita diwajibkan untuk berdiri tegak dengan sikap hormat saat menyanyikan lagu ini, yakni dengan berdiri tegak di tempat masing-masing dengan sikap sempurna, meluruskan lengan ke bawah, mengepalkan telapak tangan, ibu jari menghadap ke depan merapat pada paha disertai pandangan lurus ke depan.
6. Merekam lagu ke dalam piringan hitam
Yo Kim Tjan adalah orang yang pertama kali merekam lagu Indonesia Raya ke dalam piringan hitam. Saat itu, alunan lagu kebangsaan itu menyertakan suara WR Soepratman. Piringan hitam asli rekaman lagu Indonesia (dulu berjudul Indonesia Raya) tersebut masih disimpan oleh Yo Kim Tjan sampai tahun 1957. Yo Kim Tjan menyimpan piringan hitam asli tersebut sesuai dengan pesan WR S.

Berita sebelumyaIni Lirik Lagu Indonesia Raya 3 Stanza
Berita berikutnyaPEMASARAN
- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Irsyad Syafar Lantik 5 Kepengurusan PKS Payakumbuh Tingkat Kecamatan

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Payakumbuh gelar Musyawarah Cabang (Muscab) secara serentak se-Kota Payakumbuh di Aula Hotel Flamboyan, Kota Payakumbuh, Minggu (24/1).
- Advertisement -

Erwin Yunaz Hadiri Pelantikan Pengurus Hipmi 3 Daerah

Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz hadir dalam hari yang teristimewa bagi organisasi Himpinan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) 3 daerah di Sumbar. Yakni Kota Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, dan Kota Sawahlunto.

Tim Klewang Ringkus Raja Jambret Kota Padang

HS, 23 tahun, harus merasakan timah panas dari polisi bersarang di kakinya. Ia ditangkap karena diduga terlibat dalam kasus pencurian gawai di delapan Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kota Padang. Modusnya, pelaku menjambret korban yang lengah di jalan raya dan membobol masuk melalui jendela rumah pada tengah malam.
- Advertisement -

Panitia ASN Berkurban 1442 H Kota Payakumbuh Gelar Rapat Persiapan

Sukses dalam pelaksanaan ASN Berkurban tahun lalu serta lebih terkoordinirnya untuk pelaksanaan ibadah kurban tahun 2021, panitia ASN berkurban 1442 H melaksanakan rapat persiapan di ruangan Sekretaris Daerah, Selasa (19/01).

Ketum DPP PAN H.Zulkifli Hasan, buka Musda V PAN serentak secara virtual

Partai Amanat Nasional menggelar MUSDA DPD PAN ke V yang dilaksanakan serentak secara virtual Sekabupaten/kota Sumatera Barat. Salah satunya DPD PAN, Kabupaten Pesisir Selatan ini.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Ingatkan Kemendikbud Soal Siswi Nonmuslim Diwajibkan Berjilbab, PKB Sumbar: Aturan Sekolah Merusak Persatuan Nasional Harus Ditindak

Viralnya sebuah video tentang dipanggilnya orang tua siswa bernama Elianu Hia karena menolak mengenakan jilbab menggegerkan publik sejak Kamis (21/1) kemaren.

Terkait Tambak Udang Dan Tarok City, mahasiswa Lingkar Piaman Datangi Kantor DPRD Padang Pariaman

Pariaman,BeritaSumbar.com,-Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam LIMAPIA bersama Himpunan Mahasiswa Islam komisariat Universitas Eka sakti, pemuda xtc kota Pariaman dan pemuda amal beramal berunjuk rasa...

Polri Ambil Langkah Cepat Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) segera mengambil langkah cepat sebagai antisipasi melonjaknya jumlah kasus terkonfirmasi dan kematian akibat COVID-19 periode 1-14 Januari 2021.

Seleksi LTMPT Terbuka untuk Jalur Vokasi

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) siap mendukung seleksi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi vokasi se-Indonesia. Selain Politeknik, perguruan tinggi yang memiliki jalur vokasi dapat bergabung pada seleksi yang khusus dibuka untuk jenjang Diploma IV atau Sarjana Terapan.

Ketua MPR RI Apresiasi, Ormas Surosowan Indonesia Bersatu, yang Peduli Adat dan Budaya Nusantara

Organisasi Masyarakat (Ormas) Surosowan Indonesia Bersatu menjalin silaturahmi dengan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menerima silaturahmi DPP Surosowan Indonesia Bersatu di Black Stone, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat pada Kamis (14-01-2021)

Ini Pesan Dewan Kehormatan PWI Sumbar Didepan Peserta KLW

Sebanyak 35 orang wartawan muda Tanah datar mengikuti kegiatan karya latihan wartawan ( KLW) yang diselenggarakan oleh PWI Tanah datar di pendopo Indojalito Kamis (14/01) kemarin.

13 Paket Kecil Sabu Ditemukan Polres Pessel, 3 Tersangka Diamankan

Pesisir Selatan, beritasumbar.com- Tim Ospnal Satnarkoba Polres Pesisir Selatan kembali membekuk tiga orang tersangka penyalagunaan narkoba, berinisial RE (46) warga Pasar 60, Kecamatan Batang...

AMPERA, Komjen. Pol. Dr. Drs. Boy Rafli Amar, M.H Sosok yang tepat menjadi Kapolri

akarta,Minggu (3/1/21). Ditengah akan habisnya jabatan KAPOLRI Idham Aziz Bapak presiden Ir. Joko widodo meminta wakil komisi 3 DPR RI diminta memanggil Komjen. Pol. Dr.Drs. Boy Rafli Amar untuk menjalani ujian kelayakan sebagai KAPOLRI.

Di Hari Jadi Ke 46, Perumda Air Minum Kota Padang Luncurkan Air Minum Dalam Kemasan

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang meluncurkan produk Air Minum Dalam Kemasan ( AMDK) pada momen hari jadinya yang ke-46 tahun, Rabu (30/12) kemaren.

Antisipasi Jadi Zona Merah, Wilayah Zona Oranye Diminta Perketat Penanganan Covid-19

Zona Oranye atau daerah berstatus risiko sedang penularan Covid-19 bukanlah zona yang aman untuk ditempati. Sayangnya, dalam zona ini diisi mayoritas kabupaten/kota di Indonesia. Satgas Penanganan Covid-19 menyoroti sejumlah daerah yang saat ini masih menghuni zona oranye, jumlahnya mencapai 378 kabupaten/kota berdasarkan data terakhir.
- Advertisement -