Payakumbuh,BeritaSumbar.com,-Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz bersama Ketua DPRD Kota Payakumbuh YB. Dt. Parmato Alam resmikan penggabungan Kelurahan Padang Datar dengan Kelurahan Tanah Mati menjadi Kelurahan Padang datar Tanah mati pada Rabu (21/02) di Kelurahan setempat.

Wawako sekaligus melantik pengurus lembaga kemasyarakatan tingkat kelurahan Padang Datar Tanah mati hasil penggabungan.Dikatakan Wawako Erwin, penggabungan kelurahan hanyalah penyatuan administrasi tanpa mengganggu struktur budaya yang sudah ada di kelurahan sebelumnya.

“Dengan adanya penggabungan kelurahan, pemerintah ingin menata administrasi dan pelayanan masyarakat agar lebih baik serta menciptakan pemerintahan yang semakin efektif dan efisien”, ujar Wawako Erwin diamini Camat Payakumbuh Barat Nurdal.
Diharapkan, penggabungan kelurahan akan yang mempererat silaturahmi antara dua masyarakat bertetangga tersebut. “Untuk membangun, Kota Payakumbuh membutuhkan kebersamaan mulai dari unsur masyarakat terkecil di RT/RW dan kelurahan. Tanpa itu, mustahil pembangunan kota dapat terlaksana dengan baik”, terang Wawako Erwin.
Kepada Lurah dan staf Kelurahan Padang datar Tanah mati yang baru diresmikan, Wawako meminta untuk segera tancap gas dalam menata kerja-kerja di kelurahan penggabungan tersebut.
“Yang mendesak adalah bagaimana aparat kelurahan bisa memperbaharui data kependudukan ribuan warga Padang datar Tanah mati, harap itu diprioritaskan Pak Lurah”, perintah Wawako
Wawako juga meminta Kelurahan Padang datar Tanah mati bisa melahirkan produk unggulan sebagai icon kelurahan. “Bangun spesialisasi di kelurahan ini apa, produk unggulannya apa, agar menjadi kelurahan percontohan di kota Payakumbuh”, jelas Wawako Erwin.
Sementara Ketua Panitia Penggabungan Kelurahan Padang datar Tanah mati Afdhal Muktasar menyampaikan apresiasi kepada Pemko Payakumbuh dan pihak-pihak yang mendukung proses penggabungan kelurahan tersebut.
“Akhirnya hari bersejarah bagi kami ini terwujud juga. Kami berterima kasih kepada Pemko dan seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya penggabungan kelurahan ini”, ujar Afdhal.
Afdhal meminta agar Pemko bisa segera menyediakan sarana prasarana pendukung agar Kelurahan Padang datar Tanah mati bisa segera berlari. “Kami siap tancap gas pak, tapi mohon siapkan sarana prasarana kami, terutama bangunan kantor lurah baru dan jalan hubung antara daerah Padang Datar dengan Tanah Mati”, pungkas Afdhal.

Wawako berjanji permintaan tersebut akan dipenuhi pada tahun anggaran 2019. “Saya sudah berbincang dengan Bapak Ketua DPRD, Insyaa Allah kita sama-sama perjuangkan aspirasi itu terwujud tahun depan”, pungkas Wawako Erwin diamini Ketua DPRD Dt. Parmato Alam serta anggota DPRD Marhidayandi dan Basril Latif.(rel)