31 C
Padang
Selasa, Desember 7, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Warga Korong Olo Bangau Digegerkan Dengan Penemuan Mayat Bayi Laki Laki di Pinggir Jalan
W

Kategori -
- Advertisement -

Padang Pariaman,BeritaSumbar.com,– Selang baru beberapa hari yang lalu warga Padang Pariaman digegerkan dengan penemuan mayat bayi laki-laki yang masih memiliki tali pusar di aliran irigasi sungai.
Kali ini kembali warga digegerkan dengan penemuan mayat bayi di pinggir jalan Korong Olo Bangau, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, pada Jumat 19/11/2021.

Kapolsek Batang Anai Iptu Admaroza membenarkan peristiwa penemuan mayat bayi laki-laki dipinggir jalan tersebut yang ditemukan oleh warga setempat yang sedang berjalan.

Kapolsek menyampaikan kronologis penemuan itu berawal ketika saksi bernama Mutiara (10) bersama temannya melihat tas plastik belanjaan bewarna hijau biru yang terletak di pinggir jalan Olo Bangau, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai.

“Dimana saksi itu melihat tas tersebut disana sudah ada sekitar 3 hari.
Karena penasaran dengan isi tas plastik tersebut kemudian saksi bersama dengan temannya membuka isi tas plastik belanjaan tersebut, ucap Kapolsek

Dituturkannya sewaktu melihat isi didalam tas tersebut saksi menemukan kain mukenah bewarna putih dan kain sarung bewarna merah dan selain itu saksi juga melihat ada mayat bayi laki-laki yang masih memiliki tali pusar.

Selanjutnya saksi berlari memanggil orang tuanya untuk memberitahukan kejadian tersebut.
Setelah mendapat informasi orang tuanya langsung melaporkan kejadian itu ke Mako Polsek Batang Anai.
Kemudian personil Polsek Batang Anai langsung mendatangi lokasi penemuan mayat bayi laki-laki yang masih memiliki tali pusar itu untuk dilakukan evakuasi, kata Iptu Admaroza

Kemudian pada sekira pukul 16:30 WIB mayat bayi laki-laku tersebut telah dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Padang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kami akan menyelidiki siapa orang tua bayi tersebut yang tega membuang bayinya dipinggir jalan hingga meninggal, pungkas Kapolsek Admaroza.(Andra)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img