25.1 C
Padang
Thursday, December 3, 2020
Beritasumbar.com

Walikota Buka Pelatihan Adat Se Kota Payakumbuh
W

Kategori -

Guna meningkatkan wawasan serta program dan fungsi niniak mamak dan bundo kanduang di tengah masyarakat, Pemerintah Kota melalui Bagian Kesra Setdako menyelenggarakan pelatihan Adat, diikuti sebanyak 76 peserta dari utusan KAN 10 Nagari yang tersebar di lima kecamatan di Payakumbuh.Gelar acara ini dibuka Walikota Payakumbuh diwakili Asisten II Amriul Dt.Karayiang bertempat di aula kantor bersama Jl.Pahlawan Sawah Padang Selasa (10/3).

Hadir dalam kesempatan ini Kabag Kesra Setdako Yonrefli, S.Sos,M.AP, Ketua LKAAM Kota Payakumbuh diwakili Dt.Tan Mamat dan 4 orang narasumber yaitu dua dari Propinsi masing-masing Daulat Rajo Alam Pagaruyuang Prof.Dr.Taufik Thayib dan Tuan Gadih Pagaruyuang Prof.Dr.Puti Reno Raudha Thaib sedang dua narasumber lainnya dari Kota Payakumbuh M.Yanis Dt.Rajo Indo Nan Mamangun dan Raden Awaluddin Dt.Panduko Alam dari Tanjung Pati Lima Puluh Kota.

Kabag Kesra Yonrefli yang juga selaku Ketua Panitia menyebutkan kegiatan pelatihan Adat tersebut berlangsung selama dua hari Selasa dan Rabu 10-11 Maret 2015 yang dikuti 76 peserta dari 10 Nagari yang ada yang terdiri dari unsur Niniak Mamak, Bundo Kanduang dan Pengurus LKAAM Kota Payakumbuh.

Ditambahkannya tujuan dilaksanakan pelatihan adat ini adalah untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan serta peran dan fungsi Niniak Mamak & Bundo Kanduang ditengah-tengah masyarakat dalam Kota Payakumbuh, ujarnya.

Asisten II Amriul Dt. Karayiang ketika memberikan sambutannya menyebutkan dilaksanakan pelatihan adat ini bukan berarti para Niniak Mamak dan Bundo Kanduang tidak memahami tentang adat namun dimaksudkan disamping meningkatkan wawasan juga untuk menerima masukan berupa persoalan adat yang ditemui ditingkat Nagari dan dibahas dalam pelatihan tersebut sehingga nanti bisa dijadikan sebagai masukan bagi Pemko dalam membuat program kerja kedepannya, ujar Asisten

Lebih jauh dikatakannya meskipun di tiap Nagari pelaksanaan Adat itu berbeda-beda dan bahkan disinyalir ditemui adanya persoalan adat yang muncul salah satu diantaranya dulu kato nan bajawek kini kato nan tatulis

.

Oleh karena itu melalui pelatihan ini kepada peserta Amriul Dt. Karayiang mengharapkan agar dapat melahirkan atau membuat literatur-literatur yang tertulis nantinya ditingkat Nagari supaya penerapan adat itu sesuai dengan kedudukan dan kekerabatannya atau dengan kata lain penerapan adat “Indak lakang dek paneh, indak lapuak de hujan’ simpulnya.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Rival Pribadi Pemuda Tangguh Juru Kunci Kemenangan Darma Tani

BeritaSumbar.com,- Sosok Rival pribadi santer menjadi pembicaraan publik masyarakat tanah datar belakangan ini. Kenapa tidak, pria 30 tahunan itu...

7 Pelaku Yang Mengumandangkan Seruan Jihad Minta Maaf

Jawa Barat,- Sempat viral di media sosial akhirnya 7 orang pelaku yang mengubah seruan azan minta maaf. Mereka diketaui dari hasil gerak...

Pada Debat Kandidat, Paslon DoA Paparkan Pessel Maju Merata Dan Sejahtera

Pesisir Selatan,BeritaSumbar.com,-Debat publik calon bupati dan calon wakil bupati Pesisir Selatan, digeber Komisi Pemilihan Umum ( KPU), Pesisir Selatan di studio Padang...

Tenaga Pendidik Dari Payakumbuh Raih 5 Besar Penghargaan GTK PAUD

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Salah satu tenaga pendidik dari Kota Payakumbuh berhasil meraih prestasi membanggakan, menjadi 5 besar dalam nominasi Kepala Sekolah Inovatif dan Inspiratif...

Wawako Bandung Saksikan Penampilan SPD Band Di Pasar Ekraf 2020

Payakumbuh ,BeritaSumbar.com--- SPD Band tampil dalam pasar ekonomi kreatif (Ekraf) 2020 di Agam Jua Art and Culture Cafe, Kawasan Batang Agam pada...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Pocket Book Panduan Penilaian Melalui E-Learning Platforms Bagi Guru IPA Tingkat SMP Di Kota Padang

Sejak wabah Covid-19 mulai muncul di Kota Padang, nasional hingga mancanegara, kegiatan pembelajaran di sekolah yang biasanya dilaksanakan secara tatap muka terpaksa...

SMP Muhammadiyah 6 Padang Ukir Prestasi Lewat Pembinaan Bakat Siswa

Keberadaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 6 Padang termasuk salah satu sekolah yang diperhitungkan di Sumatera Barat, karena prestasi yang diraih oleh para siswanya di berbagai ajang perlombaan. Selain membekali dengan ilmu agama, sekolah ini juga membina dan menyalurkan bakat dan keterampilan para siswanya.

Temukan Pungli Di Padang Panjang, Segera Lapor Ke Rumah Aspirasi

Padang Panjang, beritasumbar.com - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Padang Panjang Dwi Indrayati, SH, MH melalui Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara, Minang...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

Bappeda Sumbar Gelar FGD di Payakumbuh Timur untuk Susun Profil Daerah Irigasi Batang Agam

Payakumbuh, BeritaSumbar - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Barat menggelar fokus grup diskusi (FGD) dalam rangka penyusunan profil sosial ekonomi teknik...

Pasar Ekraf Payakumbuh Berikan Peluang Bagi Pelaku Kuliner Tradisional Saat Pandemi Covid-19

Payakumbuh, Beritasumbar.com - Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat tidak hanya untuk promosi wisata, tapi juga berdampak kepada pelaku...

Zusneli Zubir Saat Seminar BPNB Sumbar Angkat Keberadaan Kerajaan Jambu Lipo di Sijunjung

Berdasarkan memori kolektif dan tradisi yang masih lestari di tengah masyarakat Kanagarian Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, terungkap, bahwa pernah berdiri Kerajaan Jambu Lipo di daerah tersebut. Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Ketua Tim Peneliti bersama para anggotanya: Efrianto, SS., dan Rismadona, S.Sos. melaporkan hasil kajian mereka tentang keberadaan Kerajaan Jambu Lipo pada Seminar Hasil Kajian Nilai Budaya, digelar oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) pada Senin 16 - 17 November 2020 di Kyriad Bumiminang Hotel, Jalan Bundo Kanduang No. 20 - 28, Padang.

Meski Defisit Anggaran, Payakumbuh Tetap Alokasikan Insentif Guru Mengaji-Tahfiz

Payakumbuh, beritasumbar.com- Meski mengalami defisit anggaran pada 2021 karena adanya pemotongan akibat Pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Payakumbuh memastikan tetap menganggarkan intensif bagi...

Tingkat Pelayanan Kesehatan Di Payakumbuh Empat kali Jumlah Penduduk

Payakumbuh, beritasumbar.com -Tingkat pelayanan kesehatan di Kota Payakumbuh melebihi jumlah penduduk, bahkan angkanya mencapai empat kali lipat dari jumlah penduduk 138.000 jiwa,...

Ratna Dewi Pettalolo Resmikan Pusat Layanan Informasi Publik Bawaslu 50 Kota

Limapuluh Kota, beritasumbar.com – Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Ratna Dewi Pettalolo mengunjungi Luak Limopuluah dalam rangka kunjungan kerja sekaligus meresmikan...
- Advertisement -