24 C
Padang
Selasa, November 30, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Wabup Irdinansyah Tarmizi Lantik Empat Orang Pimpinan Tinggi Pratama
W

Kategori -
- Advertisement -

Wakil Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi secara resmi melantik empat orang Pimpinan Tinggi Pratama dilingkungan Pemerintah kabupaten Tanah Datar di Aula Kantor Bupati setempat, Senen (9-2). Acara ini dihadiri Ketua DPRD Zuldafri Darma, Sekda Hardiman, para Asisten Sekda, kepala SKPD dan undangan lainnya.

Empat orang pimpinan tinggi pratama yang dilantik terdiri dari Zulkifli SR sebagai Inspektur, sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Daryanto Sabir sebagai Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika, Elizabet sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, sebelumnya kepala Dinas Peternakan dan Perikanan dan Abrar sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika, sebelumnya kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

Wabup Irdinansyah Tarmizi dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan pejabat tinggi pratama dilingkungan Pemkab Tanah Datar ini merupakan yang pertama setelah diberlakukannya UU No.5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), sementara sebelumnya merupakan pejabat eselon II. Pelantikan ini bukan merupakan pengisian jabatan yang lowong atau promosi jabatan, tetapi merupakan perpindahan antar pimpinan tinggi, ujar Irdinansyah Tarmizi.

Sesuai dengan UU ASN bahwa jabatan aparatur sipil negara terdiri dari jabatan administrasi, jabatan fungsional dan jabatan pimpinan tinggi. Khusus untuk jabatan pimpinan tinggi pratama atau setara dengan jabatan eselon II sebelum berlakunya UU tersebut. Sementara jabatan pimpinan tinggi utama setara dengan jabatan eselon 1.a, atau jabatan pimpinan tinggi madya setara dengan jabatan eselon 1.b.

Dijelaskan, sesuai dengan tuntutan UU No.5/2014 tentang ASN, pegawai ASN terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). PNS merupakan pegawai ASN yang diangkat sebagai pegawai tetap oleh pejabat pembina kepegawaian dan memiliki nomor induk pegawai (NIP) secara nasional, sedangkan PPPK merupakan pegawai ASN yang diangkat sebagai pegawai dengan perjanjian kerja oleh pejabat pembina kepegawaian sesuai dengan kebutuhan instansi dan ketentuan UU dimaksud.

Kedudukan pegawai ASN sebagai unsur aparatur negara, melaksanakan kebijakan yang ditetapkan oleh pimpinan instansi pemerintah dan harus bebas dari pengaruh serta intervensi semua golongan dan partai politik. Oleh sebab itu pegawai ASN kedepan harus memahami fungsi, tugas dan perannya sebagai pegawai ASN, disamping itu juga harus memahami azas, prinsip, nilai dasar serta kode etik dan kode perilaku yang diamanahkan UU ASN tersebut.

Pimpinan tinggi pratama memiliki fungsi yang sangat krusial, yaitu memimpin dan memotivasi setiap pegawai ASN pada instansi pemerintah, khususnya instansi daerah atau SKPD yang bersangkutan, untuk itu sebagai pimpinan SKPD diminta sebagai pelopor/ agen manajemen perubahan dalam bidang peningkatan keahlian profesional, analisis dan rekomendasi kebijakan dan kepemimpinan manajemen. Mengembangkan kerjasama dan menjadi tauladan serta dapat menyesuaikan diri dengan jabatan dan lingkungan yang baru, ingat Irdinansyah Tarmizi.

Humas Tanah Datar
- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img