29.2 C
Padang
Monday, October 26, 2020

TP-PKK Payobasuang Gelar Seminar Kesehatan Reproduksi

Visi Indonesia Sehat 2020 harus dimulai dengan menjamin terawatnya kesehatan kaum perempuan. Perempuan sehat reproduksinya juga akan sehat. Reproduksi sehat melahirkan anak-anak yang sehat. Anak yang sehat akan menciptakan keluarga dan masyarakat yang sehat dan pada akhirnya akan terwujud Indonesia Sehat.

Demikian paparan dr. Efriza Naldi Sp.OG  dalam Seminar Kesehatan Reproduksi yang digelar  TP-PKK Kelurahan Payobasung,  Sabtu (31/1),  di ula kantor kelurahan setempat, di Jalan  Kaluek. Turut hadir Lurah Payobasuang beserta Ibu Ketua TP PKK Kelurahan Payobasung dr. Silvia Rosja yang juga Dokter Fungsional di Puskesmas Maek Kabupaten Lima Puluh Kota.

Dalam paparannya, dr. Efriza Naldi, Sp.OG yang juga Direktur dari Klinik Bersalin Sukma Bunda Payakumbuh menyatakan bahwa kesehatan reproduksi perempuan tak hanya ditandai dengan sehat secara fisik saja, tetapi juga meliputi kesehatan secara mental dan sosial dari perempuan tersebut.

“Perempuan berhak dan wajib mendapatkan kehidupan seks yang aman, salah satunya dengan tidak bergonta ganti pasangan seks. Hal ini juga berlaku bagi pasangan hidup perempuan tersebut, kaum bapak juga dilarang jajan sembarangan, karena perilaku itu akan menularkan berbagai penyakit seksual bagi pasangannya dirumah,” terang dr. Efriza.

Dikatakan, dalam kultur sosial masyarakat kita, posisi kaum perempuan terkadang masih termarjinalkan dalam persoalan reproduksi.  “Sebagian masyarakat masih menganggap hak reproduksi adalah kuasanya kaum lelaki, perempuan hanya menampung saja. Anggapan itu tidak benar, sebab hak reproduksi itu  merupakan hak azasi seorang perempuan. Perempuan berhak menentukan bagaimana proses reproduksi, kapan, dan banyaknya”, tegas Alumnus FK Unand ini.

Menurut dr. Ef, panggilan akrab dr. Efriza Naldi Sp.OG, kesehatan reproduksi juga dipengaruhi oleh tingkat kesejahteraan mayarakat. Masyarakat yang lebih sejahtera cenderung memiliki reproduksi yang lebih sehat dari masyarakat yang kurang sejahtera.

“Kesejahteraan masyarakat juga mempengaruhi terciptanya reproduksi yang sehat, akan tetapi hal itu tidak mesti harus kaya dulu, sebab menjaga pribadi, keluarga, dan lingkungan yang sehat itu merupakan kewajiban masing-masing kita”, terangnya.

Dr. Ef  juga menyinggung tentang masih cukup tingginya angka kematian ibu (AKI) dalam melahirkan. Menurut catatannya, pada tahun 2014 lalu, di RSUD dr. Adnaan WD Payakumbuh masih terdapat lima kasus kematian ibu yang terkait dengan proses reproduksi.

“Meski hanya lima kasus AKI pada tahun 2014 lalu, jumlah itu masih cukup tinggi mengingat rasio idealnya adalah 1 AKI dalam 10.000 kelahiran”, terang Putra Balai Jariang Payakumbuh ini.

Dijelaskan, setidaknya ada beberapa penyebab yang memicu masih tingginya AKI.

“Ada tiga terlambat yang memicu masih tingginya AKI di daerah kita, yaitu terlambat merujuk, terlambat transportasi, dan terlambat mendapatkan pertolongan profesional”, jelas dr.Ef.

Menurutnya, ada banyak langkah yang bisa dilakukan untuk menekan tingginya AKI, disamping merubah sikap agar tidak mengalami tiga terlambat diatas, hal yang  paling penting adalah bagaimana seorang perempuan sedini mungkin memperhatikan kesehatan organ reproduksi.

“Bagi kaum ibu terutama remaja putri, beri perhatian lebih terhadap kesehatan organ reproduksi, Jika ada keluhan sekecil apapun, misalnya haid yang tidak teratur, segera konsultasi ke dokter. Karena bisa jadi itu merupakan sinyal adanya gejala gangguan organ reproduksi yang nantinya bisa membahayakan proses reproduksi dan meningkatkan jumlah AKI didaerah kita”, tutup dr. Ef.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

UKPBJ Kabupaten Muko-Muko kunjungi Pemko Payakumbuh

Payakumbuh---Unit Kerja Pengadaan Barang/ Jasa (UKPBJ) Kabupaten Muko-muko melakukan kunjungan ke Pemerintah Kota Payakumbuh khususnya UKPBJ Kota Payakumbuh dalam rangka Konsultasi tentang...

Salah Ketik (Typo) Jadi Senjata Utama Tangkal Kritikan Publik

Oleh : Jerry Massie (Pengamat Politik Political and Public Policy Studies) Lagi-lagi publik dipertontonkan dengan ketidak profesionalnya lembaga negara...

Ditemukan Tidak Bernyawa Dikawasan Kelok 9, Ini Pernyataan Keluarga Korban

Limapuluh Kota,- Hingga sampai saat berita ini diturunkan aparat Kepolisian dari Polres Limapuluh Kota masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti ditemukannya seorang...

AKP Witrizawati Jabat Kasat Narkoba Polres Padang Panjang

Padang Panjang,- Serahterima Jabatan di jajaran Polres Padang Panjang bergulir. Selasa 20/10 pagi Kapolres Padang Panjang AKBP Apri Wibowo gelar sertijab Kasat...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Keripik Karamunting Cemilan Kaya Antioksidan

Padang,- Pandemi Covid-19 tak hanya menghentikan kegiatan perkuliahan mahasiswa secara tatap muka di kampus. Pandemi ini juga memaksa program kreativitas mahasiswa (PKM)...

Polling Pilkada Kota Bukittinggi 2020

Mari semangati calon Walikota - Wakil Walikota Bukittinggi pilihan pembaca dengan klik dukungan di polling di bawah ini.

Polling Pilgub Sumbar 2020

Mari dukung dan semangati kandidat calon Gubernur Sumbar di Pilkada serentak 2020 pilihan pembaca dengan klik polling berikut ini.

Sabar AS, Kearifan Lokal Harus Terus Dijaga

Pasaman,-Bakal calon Wakil Bupati Pasaman SABAR AS beserta rombongan hadiri tradisi buka ikan larangan di Jorong 5 Pertemuan Pasaman, Minggu, 30/8/2020
- Advertisement -