Padang Pariaman, beritasumbar.com,-Jembatan Lubuak Tano yang menghubungkan Nagari Koto Baru, Kecamatan Padang Sago dengan Buluah Kasok, Nagari Sungai Sariak, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman yang dibanggakan oleh Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni ambruk sebelum selesai. Hal itu disebabkan hantaman air sungai meluap serta air hujan lebat pada Senin (1/10) yang lalu.

Wali Nagari Koto Baru, Haji Zul Hendrayani kepada wartawan beritasumbar.com, Kamis (4/10) menyebutkan, bagian jembatan ambruk itu adalah taman di pangkal jembatan. “Taman pangkal Jembatan Lubuak Tano ini dihantam oleh Sungai Batang Tikatiak dan Batang Mangoi, karena taman itu berada tempat bertemunya dua sungai,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kalau dilihat kedua sungai itu tidak seberapa meluapnya, serta diiringi hujan deras menyebabkan patah dan ambruk tiang panjang taman itu. “Taman yang dibuat sedemikian rupa itu hancur sebelum siap, tentu dengan ini pemerintah daerah harus cepat menanggapinya, kalau tidak akan berdampak kepada dinding panjang taman jembatan itu,” pintanya.

Sementara itu, salah seorang masyarakat pengunjung yang enggan disebutkan namanya mengatakan, ada dengan pengerjaan jembatan ini, karena baru dikerjakan sudah bisa ambruk oleh air sungai yang tidak besar. “Pagar taman ini belum selesai dikerjakan, tapi sudah patah dihantam air bah sungai,” katanya.

Dia menjelaskan, kalau begini pengerjaannya tentu masyarakat berasumsi yang tidak-tidak, atau pengerjaannya asal-asalan saja. “Kami tentu berharap kepada Bapak Bupati Ali Mukhni, agar mengerjakan jembatan ini sebaik mungkin, karena beliau sering mengatakan bahwa jembatan Lubuak Tano ini adalah yang termegah di Padang Pariaman, akan tetapi kenyataannya bisa ambruk tiang pancang taman jembatan itu,” ulasnya. (bus)

loading...