31 C
Padang
Selasa, Oktober 19, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Terapi Hemodialis Bagi Penderita Gagal Ginjal
T

Kategori -
- Advertisement -

PENGABDIAN MASYARAKAT  DOSEN FAKULTAS KEPERAWATAN : MANAJEMEN KOMPLIKASI/ KELUHAN HEMODIALISIS DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN PASIEN YANG MENJALANI HEMODIALISIS

Penulis : Devia Putri Lenggogeni

Hemodialisis merupakan salah satu terapi pengganti ginjal untuk mengganti fungsi ginjal dalam mengeluarkan sisa hasil metabolisme dan kelebihan cairan serta zat-zat yang tidak dibutuhkan yang pada pasien yang mengalami gagal ginjal terminal. Hemodialisis menjadi terapi pengganti ginjal yang efektif dan paling banyak digunakan dalam penatalaksanaan gagal ginjal terminal. Namun, hemodialisis menjadi terapi yang rumit dan tidak nyaman yang disertai dengan beberapa komplikasi. Komplikasi hemodialisis perlu dicegah dan dikendalikan agar hidup pasien tetap optimal dan kondisi yang lebih buruk tidak terjadi.

Berdasarkan hasil screening dan studi dalam berbagai penelitian didapatkan pasien yang menjalani hemodialisis mengeluh adanya komplikasi yang ditimbulkan oleh terapi hemodialisis. Komplikasi yang sering dikeluhkan oleh pasien antara lain adalah kelelahan (fatigue), mual dan muntah, gatal-gatal (pruritus) dan nyeri saat kanulasi serta mengalami gangguan tidur. Komplikasi-komplikasi ini kerap kali muncul sehingga menyebabkan pasien terganggu. Komplikasi ini perlu dicegah dan dikendalikan agar hidup pasien tetap optimal dan kondisi yang lebih buruk tidak terjadi.

Untuk itu tim dosen dari Fakultas Keperawatan Universitas Andalas yang terdiri  Ns. Devia Putri Lenggogeni, M.Kep, Sp.Kep.MB, Hema Malini S.Kp, MN, Ph.D, Ns. Bobby Febri Krisdiyanto, M.Kep bekerjasama dengan unit hemodialisis RSUP. Dr. M. Djamil Padang melakukan kegiatan manajemen komplikasi/ keluhan pada pasien yang menjalani hemodialisis. Kegiatan ini dilakukan pada 26- 27 Oktober 2020 yang melibatkan 32 pasien yang menjalani hemodialisis. Edukasi yang dilakukan adalah pemberian informasi dan pengetahuan untuk meningkatkan keterampilan pasien dalam menangani komplikasi/keluhan yang dirasakan oleh pasien yang menjalani hemodialisis. Edukasi diberikan selama pasien menjalani hemodialisis dengan melakukan pemutaran video dan pemberian booklet kepada pasien. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pemutaran video yang berdurasi ± 20 menit yang berisikan materi hemodialisis, komplikasi/keluhan hemodialisis dan manajemen komplikasi/ keluhan yang dapat dilakukan oleh pasien yang menjalani hemodialisis untuk mengurangi komplikasi/ keluhan yang dirasakannya. Pemutaran video dilakukan selama pasien menjalani hemodialisis. Setelah sesi pemutaran video, selanjutnya pasien akan diberikan booklet terkait manajamen komplikasi pada pasien yang menjalani hemodialisis.

Hasil pengabdian kegiatan masyarakat ini menunjukkan komplikasi hemodialisis yang banyak dialami oleh pasien yang menjalani hemodialisis antara lain pruritus (93.8%), fatigue/kelelahan (87.5%), kram otot (86.7%), nyeri penusukan AV-fistula (86.7%) dan gangguan tidur (86.7%). Pasien yang menjalani hemodialisis dapat mengeluhkan beberapa gejala sekaligus.

Terlihat dari kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan pasien sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan. Meskipun peningkatan keterampilan tidak dapat secara langsung dilihat dalam kegiatan ini, namun dengan peningkatan pengetahuan yang didapatkan oleh pasien diharapkan dapat meningkatkan keterampilan pasien dalam penanganan komplikasi/ keluhan hemodialisis. Kegiatan pemberian informasi terkait komplikasi/ keluhan hemodialisis merupakan salah satu kegiatan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pasien dalam pengelolaan komplikasi/ keluhan hemodialisis sebagai upaya memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif untuk meningkatkan status dan derajat kesehatan pasien yang menjalani hemodialisis.

T

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img