Yth :
1. Wakil Rektor;
2. Dekan Fakultas;
3. Ketua Lembaga;
4. Direktur Program Pascasaijana;
5. Dirut Rumah Sakit;
6. Kepala Biro;
7. Kepala UPT;
dan 8. Organisasi Kemahasiswaan; Di lingkungan Universitas Andalas. Padang.

Melihat situasi perkembangan yang sangat cepat dari kasus COViD-19 (Corona Virus Disease-19) dan WHO sudah menetapkannya sebagai Pandemi Global pada tanggal 12 Maret 2020 dan Pemerintah RI juga sudah menetapkan bahwa infeksi COVID-19 merupakan Bencana Nasional Non-Alam maka dengan ini Surat Edaran Rektor Universitas Andalas No. 5/UN.16R/SE/2020 tentang KESIAPSIAGAAN MENGHADAPI COVID-19 (Corona Virus Disease-19), tanggal 28 Februari 2020 diperbaiki dan dengan ini agar disampaikan kepada seluruh warga Universitas Andalas sebagai berikut:
1. Kegiatan perkuliahan tetap berjalan seperti biasa dengan pembatasan jumlah maksimal satu perkuliahan adalah 100 orang. Hal ini ditetapkan dengan alasan :
a. Padang saat ini belum terkonfirmasi infeksi covid-19;
b. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat belum menetapkan status terjangkit infeksi Covid- 19;
c. Surat Edaran Dirjen Dikti No.l Tahun 2020 bahwa Kota Padang tidak termasuk kota yang sangat dianjurkan ke dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh.

2. Pelaksanaan proses pembelajaran diatur sebagai berikut: a. Dosen dapat mengganti kuliah tatap muka dengan pembelajaran dalam jaringan (daring); b. LPTIK dan LP3M akan mendukung pelaksanaan perkuliahan daring.

3. Pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan yang melibatkan banyak orang seperti seminar, konferensi, pertemuan ilmiah, workshop, pelatihan, lomba-lomba, diskusi kelompok terfokus dan segala bentuk pengarahan masa lainnya untuk sementara waktu ditunda sampai ada ketentuan selanjutnya.

4. Bersikap WASPADA terhadap penularan COVID-19 pada lingkungan masing-masing dengan mengurangi kegiatan-kegiatan yang tidak penting di luar rumah dan menghindari adanya keramaian dan menjaga kesehatan masing-masing dan keluarga.

5. Untuk mendapatkan informasi / koordinasi / penanganan yang berkaitan dengan Pandemi Covid-19, Rektor Unand sudah menunjuk Tim Kewaspadaan Pandemi Covid-19 yang diketuai oleh Direktur Utama RS Unand.

6. Ketentuan lainnya sebagai berikut:
a. Kegiatan atau acara ilmiah / seremonial yang mengumpulkan orang banyak, baik kuliah uraum, acara ilmiah, yudisium, ujian terbuka, wisuda dan seterusnya ditunda sementara waktu sampai ada ketentuan selanjutnya.
b. Warga kampus yang menderita flu, batuk segera mengisolasi diri dan tidak masuk kuliah atau keija dengan melampirkan surat keterangan sakit sampai yang bersangkutan sembuh. c. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan maka semua peijalanan dinas KELUAR PROVINSI ditangguhkan sampai ada ketentuan yang menyatakan situasi benar-benar aman dan terkontrol. Peijalanan dinas keluar propinsi yang penting dan mesti dihadiri harus mendapat izin tertulis Rektor.
d. Membatasi kontak langsung seperti salaman dan menjaga jarak aman dari droplet (sekitar 2 m) dengan orang lain. Bersikap menjauhkan diri jika ada penderita batuk / bersin dan mengingatkan yang bersangkutan agar menutup mulut dan hidung dengan lengan atas pada saat batuk atau bersin dan selanjutnya menggunakan masker.
e. Dihimbau untuk tidak panik dan selalu melakukan tindakan pencegahan penularan penyakit seperti melakukan kebersihan rutin dengan mencuci tangan menggunakan sabun cair dan membilas setidaknya 20 detik jika ada kotoran dan melakukan hand higiene dengan menggunakan hand sanitizer jika. diperlukan.
f. Jika ada yang mengalami gejala demam/batuk-batuk/sesak nafas dengan riwayat melakukan peijalanan atau kontak dengan orang dengan riwayat peijalanan dari daerah teijangkit dalam 14 hari terakhir agar segera melakukan pemeriksaan di IGD RS Unand.

7. Jika terdapat informasi yang beium jelas agar menghubungi Humas RS Unand Hp : +6285294051915

file asli: Edaran Waspada Menghadapi COVID-19

loading...