31 C
Padang
Sabtu, Mei 15, 2021
Beritasumbar.com

Spektakuler! Duo D Unggul Survei Elektabilitas Di Pilkada Jabar
S

Kategori -

Jakarta,BeritaSumbar.com,-Luar biasa hasil yang ditorehkan pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi, mereka mampu menyisihkan dan mengunguli saingan terdekatnya Ridwal Kamil – Uu Ruzhanul dalam sebuah jajak pendapat yang dilakukan Kompas.
Duo Dedi ini memimpin dalam survei elektabilitas Pilkada Jawa Barat (14/3/2018).
Menurut pengamat Indonesian Public Institute (IPI) Jerry Massie duo Dedi sangat menjual khusus pemilih asli Sunda dan kaum Islam relegius.
“Saya sudah prediksi sebelumnya dimana Deddy Mizwar dan Mulyadi bertengger di posisi nomor satu,” kata Jerry.
Lanjut kata Jerry dua kekuatan Golkar dan Demokrat sangat mumpuni. Mereka menguasai daerah Kota Bekasi, Purwakarta, Bekasi, Bogor, Cianjur. Pokoknya pinggiran Jakarta bakal dirajai Duo Dedi.
Ridwan memang sempat menurun saat isu Bandung kota suap tertinggi menurut TII akhir Desember lalu.
Begitu pula kata Jerry jika dilihat keterpilihan pasangan calon berdasarkan partai pendukung, dalam survei ini, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi mendapat dukungan Golkar-Demokrat 52,9 persen; PDI-P 41,6 persen, Gerindra, PKS, dan PAN 35,5 persen; serta Nasdem, PPP, PKB, dan Hanura 28,8 persen.
Sedangkan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul diposisi kedua yang meraih 34,2 persen dari Golkar-Demokrat; 43,2 persen dari PDI-P; 36,4 persen dari Gerindra, PKS, dan PAN; serta 62,7 persen dari Nasdem, PPP, PKB, dan Hanura.
Berikutnya, untuk pasangan TB Hasanuddin-Anton Charliyan Sudrajat-Ahmad Syaikhu, dari Golkar-Demokrat memperoleh 3,2 persen; PDI-P 8,0 persen; Gerindra, PKS, dan PAN 0,8 persen; serta Nasdem, PPP, PKB, dan Hanura 1,7 persen.
Yang terakhir, pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu memperoleh 4,3 persen dari Golkar-Demokrat; 4,0 persen dari PDI-P; 21,5 persen dari Gerindra, PKS, dan PAN; serta 3,4 persen dari Nasdem, PPP, PKB, dan Hanura.
Survei belum final ucap Jerry, tapi sinyalemen kemenangan Deddy-Dedi sudah ada di depan mata.
“Tiga perang politik mulai isu, strategi dan pencitraan mereka sudah unggul tinggal 2 perang terakhir mereka harus raih. Barangkali kekalahan Dede Yusuf pada pilgub lalu saat Demokrat mengusungnya yang hanya finis diposiai ke-3 pasti kali ini akan ditebus duo Dedi ini,” ujarnya.
Sebagai contoh pasangan TB Hasanuddin-Anton Charliyan. Ternyata belum banyak orang yang mengetahui sosok TB Hasanuddin sebagai purnawirawan jenderal bintang dua yang lahir di Majalengka.
Sama halnya dengan Anton Charliyan, mantan Kapolda Jabar yang lahir di Tasikmalaya. Pasangan ini hanya memperoleh 15 persen pemilih.
Begitu pula dengan PKS. Seperti diketahui, Jabar menjadi basis massa partai ini dalam 10 tahun terakhir. Namun, dari survei Litbang Kompas, PKS bersama Gerindra dan PAN yang mengusung Sudrajat-Ahmad Syaikhu hanya mendapat 4,5 persen suara responden melalui metode pertanyaan terbuka.
Sementara melalui simulasi kertas suara tertutup, pasangan ini meraih sekitar 7,8 persen suara. Dengan demikian, pasangan Asyik ini juga menempati posisi bawah.
Anehnya di Kota Bekasi Ahmad Syaikhu yang menjadi Wakil Wali pun belum bisa menarik pendukung PKS di sana. Begitun pula di Bogor, Depok, dan Sukabumi. Bisa jadi karena belum banyak masyarakat Jabar yang mengenal Sudrajat-Ahmad Syaikhu.
Ektabilitas pasangan Deddy-Dedi atau Duo D ini mencapai 42,8 persen suara.
Sementara pasangan Rindu atau Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul yang memperoleh 39,9 persen. Sementara pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) meraih 7,8 persen dan pasangan TB Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah) menggaet 3,1 persen. Adapun 6,4 persen responden tidak menjawab.
Lanjut kata Jerry, perpaduan Yellow – Blue memang luar biasa yakni Golkar 17 kursi dan Demokrat 12 kursi. Jika head to Deddy Mizwar – Ridwan Kamil 54-46 persen untuk Deddy.
“Kunci kemenangan pasangan Duo Dedi ini saat debat di Kompas TV. Disanalah popularitas dan elektabilitas mereka terdongkrak,” kata Jerry.(*)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Wawako Bukittinggi Marfendi Kunjungi Komplek PeWI di Ngarai

Bukittinggi, beritasumbar.com - Usai shalat tarawih dan berceramah di masjid, Wakil Wali Kota (Wawako) Bukittinggi, Marfendi, ditengah kesibukannya, masih sempatkan diri bersilaturrahmi mengunjungi masyarakat....
- Advertisement -

Kejaksaan Lidik Persoalan Perpakiran di Bukittinggi

Bukittinggi, beritasumbar.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bukittinggi melakukan penyelidikan terhadap pengelolaan perpakiran, yang dikelola mitra kerja Dinas Perhubungan (Dishub) kota setempat. "Kita tengah menyelidiki...

Tim Satgas Covid Kota Payakumbuh Lakukan Monitoring Ke Posko Tingkat Kelurahan

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, - Dalam rangka penanganan dan pengendalian Covid-19 di Payakumbuh, Tim Satgas Covid-19 yang tergabung kedalam tujuh kelompok melakukan monitoring ke Posko PPKM mikro di tingkat kelurahan, Selasa (11/05).
- Advertisement -

Kejaksaan Lidik Persoalan Perpakiran di Bukittinggi

Bukittinggi, beritasumbar.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bukittinggi melakukan penyelidikan terhadap pengelolaan perpakiran, yang dikelola mitra kerja Dinas Perhubungan (Dishub) kota setempat. "Kita tengah menyelidiki...

Gandeng Pokdarkantibmas, Polres Pariaman Berbagi Takjil dan Masker

Pariaman, beritasumbar.com. Polres Pariaman bergandengan dengan Lembaga Pokdarkantibmas melakukan pembagian Takjil & Masker kepada pengendara yang melintasi ruas jalan di Depan Mapolres Pariaman, Sabtu 8/5/21.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Etika Politik Koalisi PKS dan PAN Dalam Menentukan Wakil Walikota Padang

Kota Padang sudah resmi memiliki walikota. Sejak dilantiknya Hendri Septa pada tanggal 7 April 2021. Dimana sebelumnya Hendri Septa menjabat sebagai wakil walikota dan selanjutnya pelaksana tugas Walikota Padang. Posisi tersebut ditempatinya untuk mengisi kekosongan setelah Buya Mahyeldi Ansharullah dilantik sebagai Gubernur Sumbar.

MARI EFEKTIFKAN LAGI LIMBAGO USALI DI SETIAP NAGARI…!

"SEBAGAI salah seorang yang pertama menggulirkan wacana gagasan "Baliak Banagari"di tahun 1990-an silam (waktu itu beberapa kali saya tulis di Skh. Singgalang yang kemudian direspon banyak pihak sehingga bergulir menjadi polemik konstruktif-pen), menurut Mak Yum apa pangka bala (sumber utama malapetaka atau yang menyebabkan) gagalnya agenda Baliak Banagari yang telah dijalankan sejak tahun 2000?" tanya seorang peserta seminar nasional tentang Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah di Museum Adityawarman Padang, tahun 2016 lalu.

TAN GINDO; DALAM DILEMA KEHIDUPAN

“Sudah jatuh tertimpa tangga,dibunuh anak mati induknya, dibunuh induk mati anaknya,begitulah masalah kehidupan mejadi dilemamaka ambil lah hikamah dan kebijksanaankarena dia hanya seperti dua...

USTADZ GURU; SANG KOMANDAN

“Pandai mengeluh sudah bawaan manusiaTak dipelajari sepertinya dia datang sendiriTapi jiwa optimis harus dilatih dan ditumbuhkanSebab alam mengajarkan semua makluk bisa bertahanBahkan manusia bisa...

CURHAT NYI BLORO; RATU LAUT KIJING

“Berani karena benar, takut karena salah,Rajin pangkal pandai (pintar), bisa karena biasa,Hemat pangkal kaya, boros pangkal miskin,Maka pelajarilah sebab musababnya itu,& berharaplah takdir bisa...

BANGKITKAN KESADARAN !

“Dunia pasti berobah dan Kiamat pasti kan terjadi juaKebangkitan dan keruntuhan sebuah bangsa pasti silih bergantiBegitu juga bergulir para penguasa, atas nama jabatan dan...

SEBERKAS CAHAYA DI BUMI MEMPAWAH

“Segelap apapun dunia ini, pasti ada cahayaTergantung bagaimana kita menerimanyaKarena kita manusia dibekali akal fikiranOrang bijak kata; jika tak ada kayu rotanpun jadiMaka, setelah...

KERANJINGAN JADI PEJABAT

“Setiap (pejabat) ketua atau sejenisnya adalah PemimpinTapi setiap Pemimpin belum tentu jadi pejabat,Karena Pemimpin adalah amanah terberat dari-Nya,Maka, tidaklah sulit menjadi pejabat ini dan...

TAN GINDO; APA YANG ENGKAU CARI !?

“Mereka-dia yang berjasa dalam hidupmu,semua yang tersedia dalam jagat rayaSekecil apapun itu, sifat dan ragam bentuknyaSemua adalah ayat-ayat Tuhan yang berjalanBerbagai peristiwa adalah bentuk...

SEKOLAH MERDEKA-KU (2)

"Diri kita bukan hanya milik sendiri, tapi juga orang terdekat,bahkan, darah orang tua dan sanak saudara kita mengalir dalam nadi,namun ingat, ada teman-sahabat dan...
- Advertisement -