23.7 C
Padang
Minggu, September 19, 2021
Beritasumbar.com

Simalakama Pandemi: Liburan atau Stay at Home?
S

Kategori -

Oleh : Niken Februani dan Siska Yuningsih – Mahasiswa Biologi FMIPA Universitas Andalas

Corona sudah menjadi beban dunia sejak pertama kalinya China melaporkan adanya penyakit baru ini pada 31 Desember 2019. Semenjak itu, wabah corona berkembang, salah satunya di Negara kita Indonesia pada tanggal 2 Maret 2020 ketika 2 orang WNI mengadakan kontak dengan WNA asal Jepang. Sampai sekarang corona masih mewabah di Indonesia yang mengakibatkan semua aspek kehidupan menjadi terganggu.

Kita semua merasakan bagaimana sulitnya beradaptasi terhadap kebiasaan selama pandemik ini, seperti yang dirasakan bagi pelajar baik itu dari kalangan pelajar Sekolah Dasar, SMP, SMA, maupun Perguruan Tinggi yang harus belajar dari rumah masing-masing demi memutus rantai penularan Covid-19.

Proses belajar mengajar dilakukan secara daring melalui aplikasi seperti Zoom, Microsoft Teams, Google Meet, dan sebagainya. Kendala yang sering dihadapi oleh pelajar seperti susahnya mendapatkan sinyal, tugas yang menumpuk, dan susahnya memahami materi yang diajarkan oleh guru atau dosen yang mengajar karna keterbatasan keadaan. Para orang tua juga merasakan dampak dari pandemik ini yaitu harus work from home.

Pada 10 Oktober 2020 beredar kabar melalui aplikasi perpesanan WhatsApp dan sebuah tautan Youtube dengan keterangan bahwa para kumpulan dokter ahli, ilmuwan dan pengacara di Eropa mengeluarkan statement perihal Covid-19, bahwa hasil penyelidikan mereka selama ini, Covid-19 adalah penuh kebohongan, rekayasa dan membuat orang punya rasa takut, kehilangan pekerjaan, usaha dan dukungan keuangan, ini adalah karya setan, hasil penyilidikan mereka selama ini Covid-19 tidak seperti yang di beritakan hangat di media saat ini, mereka akan menuntut dan menginvestigasi orang yang bekerja sama membuat kekacauan dan situasi ekonomi yang buruk saat ini dan meminta tidak ada lagi istilah new normal karena Covid-19 tidak memiliki efek yang berbahaya seperti di beritakan selama ini, mereka meminta pemerintah harus mengembalikan keadaan seperti kedaan semula, tidak ada lagi istilah new normal dan pengunaan masker, jaga jarak dan hal lain yg berhubungan dengan situasi Covid saat ini. Kemudian terdapat juga pernyataan dari seorang dokter umum bernama Elke De Klerk menyebut bahwa pandemi tidak ada dan Covid-19 merupakan virus flu biasa.

Beredarnya berita ini mengakibatkan masyarakat menjadi bingung dan bertanya-tanya apakah corona ini memang benar ada atau hanya isapan jempol belaka.

Tak berselang lama, pada 19 Oktober 2020 pemerintah akhirnya menetapkan 28 Oktober dan 30 Oktober 2020 sebagai cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW. Dengan demikian, akan ada libur panjang selama lima hari, yaitu pada 28 Oktober hingga 1 November 2020.

Kabar bahwa libur panjang tetap dilaksanakan dan simpang siurnya berita terkait corona membuat masyarakat dilema, banyak dari masyarakat menjadi terprovokasi dan berspekulasi bahwa corona itu tidak ada atau corona ada namun tidak membahayakan.

Oleh sebab itu orang tua dan anak-anak akhirnya tidak merasa khawatir terkait corona ini, sehingga mereka berencana menjadikan libur panjang ini sebagai ajang untuk istirahat sejenak dari hiruk pikuk kegiatan selama di rumahBanyak yang berencana memanfaatkan libur panjang untuk pulang kampung atau mengajak anak rekreasi ke tempat wisata.

Tetapi pada 25 Oktober 2020 berdasarkan pernyataan web resmi Satgas Penangangan Covid-19 menyatakan bahwa berita-berita yang beredar di masyarakat adalah hoax. Hal ini dibuktikan karena Faktanya, para ahli Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai ilmuwan lain mengatakan tidak ada bukti ilmiah virus Corona (Covid-19) kini kehilangan potensinya atau tidak mematikan lagi seperti awal penyebarannya.

Mengenai pernyataan De Klerk yang mengatakan Covid-19 merupakan virus flu biasa, WHO menyatakan COVID-19 menyebabkan penyakit yang lebih parah daripada influenza musiman. Banyak orang di seluruh dunia telah membangun kekebalan terhadap jenis flu musiman, COVID-19 adalah virus baru yang tidak memiliki kekebalan.

Artinya, semakin banyak orang yang rentan terhadap infeksi, dan beberapa akan menderita penyakit parah. Secara global, sekitar 3,4% dari kasus COVID-19 yang dilaporkan telah meninggal. Sebagai perbandingan, flu musiman umumnya membunuh jauh lebih sedikit dari 1% orang yang terinfeksi. Sehingga klaim mengenai pernyataan-pernyataan ahli Eropa mengenai Covid yang tidak berbahaya merupakan hoaks dengan kategori konten yang menyesatkan.

Dengan telah dikonfirmasinya berita terkait corona ini, memberikan pelajaran bagi kita sebagai masyarakat bahwasannya kita harus pandai dalam menyaring dan memilah setiap berita yang beredar di sekitar. Selalu pastikan bahwa berita tersebut dari sumber terpecaya sehingga dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,

Karena faktanya corona masih ada di sekitar kita, untuk itu cobalah menahan diri sendiri ketika libur panjang ini. Utamakan keselamatan diri sendiri serta lingkungan sekitar dengan cara tetap berada di rumah dan selalu jaga kesehatan. Lakukan kegiatan yang bermanfaat meskipun berada di rumah seperti memasak, menjahit, bersih-bersih rumah, atau sekedar video call dengan sanak saudara di kampung untuk melepas rindu.

Kemudian, berikan pengertian kepada anak-anak bahwasannya libur saat ini bukan ajang untuk jalan-jalan seperti libur-libur sebelumnya, beri tahu mereka bahwa pandemik Covid-19 ini belum berakhir. Solusi lain untuk mengisi waktu selama libur adalah mengajak mereka bermain di rumah seperti congklak, atau ajak mereka dalam kegiatan yang biasa orang tua lakukan seperti memasak atau bersih-bersih rumah, hal ini tentu saja lebih bermanfaat karena kita sekaligus mengajarkan mereka mengenai tanggung jawab di rumah.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Pentingnya Pembaruan Medsos, Milenial Pasaman Barat Wajib Tahu

Pasaman Barat,BeritaSumbar.com, — Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pelita Harapan, Marsefio Luhukay menyebut beberapa platform media sosial telah melakukan pembaruan yang ditujukan untuk meningkatkan aksesibilitas konten.
- Advertisement -

Seksi PHU Kemenag Padang Panjang Gelar Rakor Bersama Camat dan Lurah se Kota Padang Panjang

Padang Panjang,BeritaSumbar.com,- Kankemenag Kota Padang Panjang Gelar Rapat Koordinasi dengan Camat dan Lurah se Kota Padang Panjang tentang Petunjuk Pelaksana Pelimpahan Porsi Jemaah Haji Meninggal Dunia atau Sakit Permanen berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag RI Nomor 130 Tahun 2020 di Aula Kankemenag Kota Padang Panjang, Kamis (16/09/2021)

KONI 50 Kota dan Tanah Datar Hearing Soal Program Pembinaan Olahraga

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,- Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Limapuluh Kota menerima kunjungan KONI Kabupaten Tanah Datar di Kantor Sekretariat KONI, Jl Olahraga, kawasan pusat Kota Payakumbuh. Bukan untuk bertanding, melainkan saling bertukar informasi seputar kegiatan serta program kerja dalam rangka pembinaan olahraga di daerah masing-masing.
- Advertisement -

Diduga Lakukan Penganiayaan Berat, 4 Pria Ini Dibekuk Tim Gagak Hitam

Padang Pariaman ,BeritaSumbar.com,- Tim Gagak Hitam Sat Reskrim Polres Padang Pariaman gabungan dengan anggota Polsek Batang Anai dan Polsek Lubuk Alung berhasil menangkap pelaku yang diduga melakukan penganiayaan berat yang dilakukan oleh empat orang bersama-sama, pelaku tersebut inisial AJH (30), RAA (23), YA (18), dan RYP (18). Keempat pelaku itu ditangkap di Durian Tarung, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, pada Jumat 17/9/2021 sekira pukul 18:00 WIB.

Partai Gerindra Gelar Vaksinasi Massal, Reki: Dosis untuk 5.000 Orang

Bukittinggi, beritasumbar.com - Menindaklanjuti intruksi DPD Gerindra Provinsi dan pemerintah, DPC Gerindra Bukittinggi gelar vaksinasi massal. Vaksinasi tersebut dipusatkan di kantor Gerindra jl by...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Jabatan Itu Amanah, Jangan Kau Minta Apalagi Beli

Rasulullah Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadis melarang umatnya untuk meminta jabatan. Rasulullah juga enggan memberikan jabatan kepada orang yang meminta jabatan dan rakus.

Dosen Unand Beri Pelatihan Teknik Relaksasi benson Untuk Mengatasi Gangguan Tidur Pada Lansia

Dosen Universitas Andalas dari Fakultas Keperawatan, memberikan pelatihan tentang “Teknik Relaksasi Benson Untuk Mengatasi Gangguan Tidur Pada Lansia” Kegiatan ini dilaksanakan di Panti jompo Wisma Cinta Kasih kota Padang. Dosen-dosen tersebut ialah Gusti Sumarsih Agoes, S.Kp, M.Biomed, Ns. Arif Rohman Mansur, M.Kep dan Ns. Windy Freska, M.Kep

Manajemen Kesehatan Diri Di Masa Pandemi Covid-19

Pandemik merupakan penyebaran luas (mendunia) penyakit baru yang disebabkan agen biologis. Pandemik memiliki beberapa karakteristik yaitu merupakan penyakit baru (paling sering: zoonosis, penyakit akibat virus), penyebaran tingkat global dan sebagian besar mayarakat tidak memiliki kekebalan tubuh.

Gorengan Politik

Pernah mencoba makan goreng pisang? Bagaimana, enak bukan? Apalagi dimakan saat hari hujan ditemani segelas kopi bersama kawan, sensasinya sungguh nikmat sekali. Momen indah, yang ingin terus terulang.

Yang Heboh Sudah Terbiasa Bikin Heboh

Tadi malam agak beda pula informasinya. Pemberitaan di salah satu media online menyebutkan KPK sedang OTT di Sumbar. Bahkan langsung mengarah kepada Pemprov Sumbar. “Bakalisiak” pula semua orang dibuatnya. Sehingga yang tenang jadi heboh.

Buya Mahyeldi Profesional Lantik Pejabat

Agaknya dua puluh empat jam gerak-gerik Buya Mahyeldi selalu di pantau. Diperhatikan betul, tak berkedip mata dibuatnya. Kebijakanya selalu di sorot dan di preteli satu persatu. Sepertinya terlalu berlebihan akan tetapi diambil saja sisi positifnya. Banyak yang perhatian kepada Buya Mahyeldi

Era Industri 4.0 Dikhawatirkan Menggerus Nilai-Nilai Kemanusiaan

Jakarta,BeritaSumbar.com. – Dunia pendidikan saat ini sedang mengalami masalah yang serius. Dengan perubahan Ilmu Pendidikan dan Teknologi (Iptek) yang sangat cepat dan kompleks.

Pemberdayaan PKK Dalam Meningkatkan Self Management Terkait Pandemik Covid-19 Di Jorong Bansa

Pandemik Covid 19 berdampak pada perubahan berbagai aspek kehidupan baik dimensi bio, psiko, sosio, ekonomi, spiritual dan kultural. Infeksi virus SARS-CoV-2 (coronavirus) sebagai penyakit infeksi baru yang belum diketahui obatnya, menyerang secara tiba-tiba dengan penularan dan penyebaran progresif yang cepat mengakibatkan kecemasan dan ketakutan hampir diseluruh lapisan masyarakat.

Surat Untuk Pejabat Daerah Kabupaten Solok

Bismillahirrohmanirrahim. Dengan segala ketulusan ketulusan dan kecintaan kepada Kabupaten Solok, demi kesetiaan serta pengabdian kepada Ibu Pertiwi. Semuanya berlalu begitu saja tanpa rasa berdosa merayakan kemerdekaan di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Solok 18 Agustus 2021.

Fakultas Pertanian Unand Bangun Kawasan Konservasi Bunga Bangkai di Tilatang Kamang Kabupaten Agam

Bunga bangkai raksasa (Amorphophallus titanum Becc.) merupakan spesies bunga terbesar di dunia dengan ukuran bisa mencapai lebih dari 2 meter dengan diameter lebih dari 1 meter.
- Advertisement -