25 C
Padang
Sabtu, April 17, 2021
Beritasumbar.com

Simalakama Pandemi: Liburan atau Stay at Home?
S

Kategori -

Oleh : Niken Februani dan Siska Yuningsih – Mahasiswa Biologi FMIPA Universitas Andalas

Corona sudah menjadi beban dunia sejak pertama kalinya China melaporkan adanya penyakit baru ini pada 31 Desember 2019. Semenjak itu, wabah corona berkembang, salah satunya di Negara kita Indonesia pada tanggal 2 Maret 2020 ketika 2 orang WNI mengadakan kontak dengan WNA asal Jepang. Sampai sekarang corona masih mewabah di Indonesia yang mengakibatkan semua aspek kehidupan menjadi terganggu.

Kita semua merasakan bagaimana sulitnya beradaptasi terhadap kebiasaan selama pandemik ini, seperti yang dirasakan bagi pelajar baik itu dari kalangan pelajar Sekolah Dasar, SMP, SMA, maupun Perguruan Tinggi yang harus belajar dari rumah masing-masing demi memutus rantai penularan Covid-19.

Proses belajar mengajar dilakukan secara daring melalui aplikasi seperti Zoom, Microsoft Teams, Google Meet, dan sebagainya. Kendala yang sering dihadapi oleh pelajar seperti susahnya mendapatkan sinyal, tugas yang menumpuk, dan susahnya memahami materi yang diajarkan oleh guru atau dosen yang mengajar karna keterbatasan keadaan. Para orang tua juga merasakan dampak dari pandemik ini yaitu harus work from home.

Pada 10 Oktober 2020 beredar kabar melalui aplikasi perpesanan WhatsApp dan sebuah tautan Youtube dengan keterangan bahwa para kumpulan dokter ahli, ilmuwan dan pengacara di Eropa mengeluarkan statement perihal Covid-19, bahwa hasil penyelidikan mereka selama ini, Covid-19 adalah penuh kebohongan, rekayasa dan membuat orang punya rasa takut, kehilangan pekerjaan, usaha dan dukungan keuangan, ini adalah karya setan, hasil penyilidikan mereka selama ini Covid-19 tidak seperti yang di beritakan hangat di media saat ini, mereka akan menuntut dan menginvestigasi orang yang bekerja sama membuat kekacauan dan situasi ekonomi yang buruk saat ini dan meminta tidak ada lagi istilah new normal karena Covid-19 tidak memiliki efek yang berbahaya seperti di beritakan selama ini, mereka meminta pemerintah harus mengembalikan keadaan seperti kedaan semula, tidak ada lagi istilah new normal dan pengunaan masker, jaga jarak dan hal lain yg berhubungan dengan situasi Covid saat ini. Kemudian terdapat juga pernyataan dari seorang dokter umum bernama Elke De Klerk menyebut bahwa pandemi tidak ada dan Covid-19 merupakan virus flu biasa.

Beredarnya berita ini mengakibatkan masyarakat menjadi bingung dan bertanya-tanya apakah corona ini memang benar ada atau hanya isapan jempol belaka.

Tak berselang lama, pada 19 Oktober 2020 pemerintah akhirnya menetapkan 28 Oktober dan 30 Oktober 2020 sebagai cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW. Dengan demikian, akan ada libur panjang selama lima hari, yaitu pada 28 Oktober hingga 1 November 2020.

Kabar bahwa libur panjang tetap dilaksanakan dan simpang siurnya berita terkait corona membuat masyarakat dilema, banyak dari masyarakat menjadi terprovokasi dan berspekulasi bahwa corona itu tidak ada atau corona ada namun tidak membahayakan.

Oleh sebab itu orang tua dan anak-anak akhirnya tidak merasa khawatir terkait corona ini, sehingga mereka berencana menjadikan libur panjang ini sebagai ajang untuk istirahat sejenak dari hiruk pikuk kegiatan selama di rumahBanyak yang berencana memanfaatkan libur panjang untuk pulang kampung atau mengajak anak rekreasi ke tempat wisata.

Tetapi pada 25 Oktober 2020 berdasarkan pernyataan web resmi Satgas Penangangan Covid-19 menyatakan bahwa berita-berita yang beredar di masyarakat adalah hoax. Hal ini dibuktikan karena Faktanya, para ahli Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai ilmuwan lain mengatakan tidak ada bukti ilmiah virus Corona (Covid-19) kini kehilangan potensinya atau tidak mematikan lagi seperti awal penyebarannya.

Mengenai pernyataan De Klerk yang mengatakan Covid-19 merupakan virus flu biasa, WHO menyatakan COVID-19 menyebabkan penyakit yang lebih parah daripada influenza musiman. Banyak orang di seluruh dunia telah membangun kekebalan terhadap jenis flu musiman, COVID-19 adalah virus baru yang tidak memiliki kekebalan.

Artinya, semakin banyak orang yang rentan terhadap infeksi, dan beberapa akan menderita penyakit parah. Secara global, sekitar 3,4% dari kasus COVID-19 yang dilaporkan telah meninggal. Sebagai perbandingan, flu musiman umumnya membunuh jauh lebih sedikit dari 1% orang yang terinfeksi. Sehingga klaim mengenai pernyataan-pernyataan ahli Eropa mengenai Covid yang tidak berbahaya merupakan hoaks dengan kategori konten yang menyesatkan.

Dengan telah dikonfirmasinya berita terkait corona ini, memberikan pelajaran bagi kita sebagai masyarakat bahwasannya kita harus pandai dalam menyaring dan memilah setiap berita yang beredar di sekitar. Selalu pastikan bahwa berita tersebut dari sumber terpecaya sehingga dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,

Karena faktanya corona masih ada di sekitar kita, untuk itu cobalah menahan diri sendiri ketika libur panjang ini. Utamakan keselamatan diri sendiri serta lingkungan sekitar dengan cara tetap berada di rumah dan selalu jaga kesehatan. Lakukan kegiatan yang bermanfaat meskipun berada di rumah seperti memasak, menjahit, bersih-bersih rumah, atau sekedar video call dengan sanak saudara di kampung untuk melepas rindu.

Kemudian, berikan pengertian kepada anak-anak bahwasannya libur saat ini bukan ajang untuk jalan-jalan seperti libur-libur sebelumnya, beri tahu mereka bahwa pandemik Covid-19 ini belum berakhir. Solusi lain untuk mengisi waktu selama libur adalah mengajak mereka bermain di rumah seperti congklak, atau ajak mereka dalam kegiatan yang biasa orang tua lakukan seperti memasak atau bersih-bersih rumah, hal ini tentu saja lebih bermanfaat karena kita sekaligus mengajarkan mereka mengenai tanggung jawab di rumah.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Etika Politik Koalisi PKS dan PAN Dalam Menentukan Wakil Walikota Padang

Kota Padang sudah resmi memiliki walikota. Sejak dilantiknya Hendri Septa pada tanggal 7 April 2021. Dimana sebelumnya Hendri Septa menjabat sebagai wakil walikota dan selanjutnya pelaksana tugas Walikota Padang. Posisi tersebut ditempatinya untuk mengisi kekosongan setelah Buya Mahyeldi Ansharullah dilantik sebagai Gubernur Sumbar.
- Advertisement -

Luncurkan Program Lumbung Air Wakaf, Wako Payakumbuh Apresiasi ACT

Payakumbuh, beritasumbar.com - Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan program Lumbung Air Wakaf di Halaman PT. Multi Rezeki Selaras, di Kelurahan Padang Data Tanah Mati, Kecamatan...

Polres Pessel tangkap 5 orang Penyalahgunaan Narkoba

Pesisir Selatan,BeritaSumbar.com,-Selama operasi antik 2021 digelar, tim dari satreskrim Polres Pesisir Selatan ungkap 5 kasus narkoba. Hasil ini disampaikan Kapolres Pesisir Selatan AKBP. Sri Wibowo. S.IK.MM melalui Kasat Narkoba Polres Pessel AKP. Hidup Mulia, SH.
- Advertisement -

Pariwisata Nagari Batu Taba Semakin Bersolek, Laksma TNI Angkasa Dipua Resmikan Mushalla Fii Sabilillah

Padang Panjang,BeritaSumbar.com,-Rangkaian kegiatan terpadu yang terdiri dari peresmian mushalla fii sabilillah, sunat masal, kegiatan bernuansa alek nagari berupa 'maarak galundi', makan bajamba, dan atraksi seni budaya lainnya telah berhasil dilaksanakan di Nagari Batu Taba Kecamatan Batipuh Selatan, Minggu (11/04).

Berusaha Kabur, DPO Narkoba Ini Tewas Ditembak Polisi

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,- E Pria 32 tahun asal Simalanggang Kecamatan Payakumbuh Kabupaten Limapuluh Kota tewas terkena timah panas Tim Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota. Pria yang berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang) tersebut berusaha meloloskan diri dari kepungan pihak berwajib pada Selasa 13/4 kemaren dengan meloncat dari lantai 2 rumahnya.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Etika Politik Koalisi PKS dan PAN Dalam Menentukan Wakil Walikota Padang

Kota Padang sudah resmi memiliki walikota. Sejak dilantiknya Hendri Septa pada tanggal 7 April 2021. Dimana sebelumnya Hendri Septa menjabat sebagai wakil walikota dan selanjutnya pelaksana tugas Walikota Padang. Posisi tersebut ditempatinya untuk mengisi kekosongan setelah Buya Mahyeldi Ansharullah dilantik sebagai Gubernur Sumbar.

MARI EFEKTIFKAN LAGI LIMBAGO USALI DI SETIAP NAGARI…!

"SEBAGAI salah seorang yang pertama menggulirkan wacana gagasan "Baliak Banagari"di tahun 1990-an silam (waktu itu beberapa kali saya tulis di Skh. Singgalang yang kemudian direspon banyak pihak sehingga bergulir menjadi polemik konstruktif-pen), menurut Mak Yum apa pangka bala (sumber utama malapetaka atau yang menyebabkan) gagalnya agenda Baliak Banagari yang telah dijalankan sejak tahun 2000?" tanya seorang peserta seminar nasional tentang Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah di Museum Adityawarman Padang, tahun 2016 lalu.

TAN GINDO; DALAM DILEMA KEHIDUPAN

“Sudah jatuh tertimpa tangga,dibunuh anak mati induknya, dibunuh induk mati anaknya,begitulah masalah kehidupan mejadi dilemamaka ambil lah hikamah dan kebijksanaankarena dia hanya seperti dua...

USTADZ GURU; SANG KOMANDAN

“Pandai mengeluh sudah bawaan manusiaTak dipelajari sepertinya dia datang sendiriTapi jiwa optimis harus dilatih dan ditumbuhkanSebab alam mengajarkan semua makluk bisa bertahanBahkan manusia bisa...

CURHAT NYI BLORO; RATU LAUT KIJING

“Berani karena benar, takut karena salah,Rajin pangkal pandai (pintar), bisa karena biasa,Hemat pangkal kaya, boros pangkal miskin,Maka pelajarilah sebab musababnya itu,& berharaplah takdir bisa...

BANGKITKAN KESADARAN !

“Dunia pasti berobah dan Kiamat pasti kan terjadi juaKebangkitan dan keruntuhan sebuah bangsa pasti silih bergantiBegitu juga bergulir para penguasa, atas nama jabatan dan...

SEBERKAS CAHAYA DI BUMI MEMPAWAH

“Segelap apapun dunia ini, pasti ada cahayaTergantung bagaimana kita menerimanyaKarena kita manusia dibekali akal fikiranOrang bijak kata; jika tak ada kayu rotanpun jadiMaka, setelah...

KERANJINGAN JADI PEJABAT

“Setiap (pejabat) ketua atau sejenisnya adalah PemimpinTapi setiap Pemimpin belum tentu jadi pejabat,Karena Pemimpin adalah amanah terberat dari-Nya,Maka, tidaklah sulit menjadi pejabat ini dan...

TAN GINDO; APA YANG ENGKAU CARI !?

“Mereka-dia yang berjasa dalam hidupmu,semua yang tersedia dalam jagat rayaSekecil apapun itu, sifat dan ragam bentuknyaSemua adalah ayat-ayat Tuhan yang berjalanBerbagai peristiwa adalah bentuk...

SEKOLAH MERDEKA-KU (2)

"Diri kita bukan hanya milik sendiri, tapi juga orang terdekat,bahkan, darah orang tua dan sanak saudara kita mengalir dalam nadi,namun ingat, ada teman-sahabat dan...
- Advertisement -