23 C
Padang
Kamis, April 22, 2021
Beritasumbar.com

Militer Ottoman Mulai Memakai Meriam pada 1420-an
M

Kategori -

Perkembangan militer yang paling penting selama periode bangkitnya Kerajaan Ottoman adalah pengenalan meriam dan senjata api lainnya. Senjata-senjata ini digunakan di Eropa Barat selama abad ke-14 dan dari sana berkembang ke Semenanjung Balkan.

Pada 1378, meriam ditempatkan di dinding dinding kota di Dubrovnik. Selama dekade berikutnya, menjadi barang yang biasa digunakan di Kerajaan Bosnia dan Serbia.

Pasukan-pasukan Ottoman telah menghadapi mereka untuk pertama kalinya selama penyerangan dan gerakan di Balkan bagian barat selama tahun 1380-an. Namun, Ottoman sendiri tidak mengadopsi meriam dalam satu skala yang besar sampai dengan abad berikutnya.

Colin Imber dalam bukunya Kerajaan Ottoman: Struktur Kekuasaan Sebuah Kerajaan Islam Terkuat dalam Sejarah mengatakan referensi-referensi untuk penggunaan bubuk senjata selama masa Bayezid I tidak dapat dipercaya. Namun pada 1420-an, mereka mulai menggunakan meriam dalam pengepungan.

Kananos dalam catatannya mengenai pengepungan Konstantinopel pada 1422 mengisahkan “bombardir besar-besaran”, yang ia laporkan tidak memberikan efek apa-apa. Terdapat referensi-referensi terbatas lainnya mengenai penggunaan meriam oleh Ottoman di tiga dekade awal abad ke-15.

Namun, tetap masih belum menjadi faktor penting peperangan. Selama gerakan pada 1443-1444, pasukan sultan tidak mempunyai artileri lapangan.

Sebaliknya, Hungaria telah mengembangkan taktik pertempuran yang mereka dasarkan pada “benteng berjalan”. Ini adalah sebuah benteng yang dapat berpindah, terdiri atas kereta-kereta yang dirantaikan bersama yang membentuk dinding perlindungan bagi pasukan yang membawa senjata tangan, dengan meriam yang ditempatkan di atas kereta yang ditarik kuda atau di antara kendaraan itu.

Ketidakmampuan kavaleri Ottoman mengatasi kubu pertahanan ini hampir menyebabkan kekalahan. Efektivitas taktik ini diketahui dari Holy Wars of Sultan Murad (Perang Suci Sultan Murad), sebuah catatan Turki saat itu yang tidak diketahui penulisnya mengenai gerakan yang dilaksanakan.

Di sini, penulis membuat Turahan memberikan saran kepada Sultan: “Wahai Padishah. perintahkanlah pasukan-pasukan Islam menarik diri dari benteng berjalan karena jika tidak, orang-orang kafir ini akan menembakkan meriam-meriam mereka dan arquebus mereka, lalu pasukan Islam akan mengalami kekalahan”.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Adanya Warga Bunuh Diri Diduga Masalah Ekonomi, Erman Safar Minta Lurah Keliling Tanyai Beras Masyarakat

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Percakapan Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar di group internal ASN dilingkungan pemerintah kota (Pemkot) setempat, yang isinya menyentuh perasaan beredar luas...
- Advertisement -

Pengurus Karang Taruna Se-Kota Padang Panjang Sepakat Laksanakan Pesantren Leadership Ramadhan

Padang Panjang,BeritaSumbar.com,- Permasalahan sosial yang muncul di tengah masyarakat tidak dapat dipungkiri salah satunya juga disebabkan karena pemuda itu sendiri. Masih banyaknya pemuda yang tidak bisa menentukan arah masa depannya secara jelas, terkadang membuat mereka mengambil jalan pintas yang berujung pada tindakan kriminal, seperti mengonsumsi Narkoba dan prilaku yang mengganggu ketertiban umum lainnya.

Untuk Pembangunan, Pemkab Sijunjung Jalin Silaturrahmi Dengan Masyarakat Lewat Safari Ramadhan

Sijunjung, beritasumbar.com - Jaga persatuan dan silaturrahmi dikalangan umat serta pemerintah daerah, demi kemajuan dan peningkatan pembangunan di Kabupaten Sijunjung. Hal itu penegasan Ketua Tim...
- Advertisement -

Tidak Ada Penambahan Kasus, Tiga Orang Bebas Isolasi Di Payakumbuh

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, - Sempat terjadi peningkatan kasus sejak awal Ramadhan lalu, Senin (19/04) tidak ada penambahan kasus Covid-19 di Kota Payakumbuh, dan tiga warga Payakumbuh dinyatakan bebas isolasi.

Tim Safari Ramadhan DPRD Provinsi Sumbar Kunjungi Masjid Al Mukarrahmah

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,-Didampingi Ketua DPRD Kota Payakumbuh Beserta Sekretaris Daerah Dan Jajaran OPD Kota Payakumbuh, Tim Safari Ramadhan Provinsi Sumbar Kunjungi Mesjid Al-Mukarrahmah Padang Tinggi Piliang, Sabtu (17/4). Tim Safari Ramadhan dari Provinsi Sumatra Barat Dipimpin oleh Supardi,Ketua DPRD Sumbar.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Padang Panjang Siap Laksanakan Belajar Tatap Muka

Padang Panjang, beritasumbar.com- Wakil Walikota Padang Panjang  Asrul menyatakan daerah tersebut siap menjalankan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang akan dimulai Senin, 11 Januari. "Kami meninjau...

Bacaan Niat Puasa Senin Kamis

Puasa Senin Kamis dianjurkan oleh Rasulullah, bagi umat muslim baik laki-laki maupun perempuan.Sesuai dengan namanya, puasa sunnah ini dikerjakan setiap hari Senin dan Kamis. Puasa...

Doa Sebelum Tidur dan Filosofi Maknanya

Tidur adalah salah satu aktivitas semua orang. Tidur selain merupakan bentuk istirahat seseorang setelah beraktivitas, bisa bernilai ibadah, jika memang diniatkan untuk beribadah. Umat Islam...

Niat Mandi Sunah Sebelum Sholat Jumat

Hari Jumat adalah hari yang penuh dengan keberkahan. Di hari itu umat Islam dianjurkan banyak membaca zikir, doa, dan membaca surah-surah pilihan, seperti surah...

M.Natsir, Tokoh Pendidikan Islam

Oleh : Syaiful Anwar Dosen FE Unand Kampus II Payakumbuh A. Riwayat Hidup M.Natsir Muhammad Natsir gelar Datuk Sinaro Panjang, dilahirkan di Jembatan Berukir, Alahan Panjang, Solok,...

Buya Hamka, Tokoh Pendidikan Islam

Oleh : Syaiful Anwar Dosen FE Unand Kampus II Payakumbuh A. Riwayat Hidup Hamka Haji Abdul Malik bin Abdul Karim Amrullah atau Hamka,  lahir  di Sungai Batang,...

Daud Rasyidi, Tokoh Pendidikan Islam

DAUD RASYISIDI Oleh : Syaiful Anwar Dosen FE Unand Kampus II Payakumbuh A. Riwayat Hidup Daud Rasyidi Daud Rasyidi dilahirkan dalam kalangan keluarga sederhana tahun 1890 H M/1279...

Syaikh Muhammad Jamil Jambek, Tokoh Pendidikan Islam

Oleh : Syaiful Anwar Dosen FE Unand Kampus II Payakumbuh A. Riwayat Hidup Muhammad Jamil Jambek Syaikh Muhammad Jamil Jambek (disingkat Syaikh Jambek) dilahirkan di Bukittinggi...

Abdul Hamid Hakim, Tokoh Pendidikan islam

Oleh : Syaiful Anwar Dosen FE Unand Kampus II Payakumbuh A. Riwayat Abdul Hamid Hakim Abdul Hamid Hakim dilahirkan di desa Sumpur, terletak di tepi Barat Danau...

Rahma El Yunusiyah, Tokoh Pendidikan Islam

Oleh : Syaiful Anwar Dosen FE Unand Kampus II Payakumbuh A. Riwayat Hidup Rahma El Yunusiyah Tokoh pendidikan dan Pejuang Islam wanita dari Sumatera Barat ini, lahir...
- Advertisement -