26 C
Padang
Selasa, April 23, 2024
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Rombongan Studi Komperatif Kabupaten Sijunjung Nyaris Terlantar Di Bandung
R

Kategori -
- Advertisement -

Sijunjung, BeritaSumbar.com,-Rombongan studi komparatif Kabupaten Sijunjung, nyaris terlantar di kota Bandung. Karena dana untuk pembayaran hotel dan biaya transportasi pulang tidak cair dari bagian keuangan daerah. Untung ada Ridwan penyelamat, akhir Rombongan bisa kembali dengan selamat.

Sebelum pulang, kami paparkan perjalanan rombongan selama di kota bandung dan kembali ke Ranah Lansek Manih. Setelah tidur sekitar 2( dua) jam..Jumat pukul 9.15 menuju kantor kominfo kota Bandung, Pukul 10.00 WIB sampai dikantor kominfo kota bandung

Kadis Kominfo Kabupaten Sijunjung David Rinaldo dalam pertemuan dengan kominfo kota bandung, menjelaskan maksud dan kunjungan ini. Pertama kita ingin tahu kerjasama kominfo kota bandung dengan media. Kedua sistem penganggaran dan berapa totsl yang disefiskan setiap tahunnya, tanya David. Kabid yang berhubungan langsung dengan wartawan dari berbagai media di kota bandung menjelaskan ” Jangan sampai seperti katak dalam tempurung” merasa sudah pandai sendiri ternyata di luar sana begitu banyak yang bisa kita pelajari mungkin kaitan dengan kerjasama media dengan Dinas Kominfo Kota Bandung, Bu Lilis.

Pengelolaan media di kota Bandung, harus digitalisasi, cara penggunaan kerja sama menggunakan aplikasi sadayana. Dengan aplikasi sadayana, kominfoharus memverifikasi Utama 3 bulan secara manual dan banyak sekali hal-hal yang sudah biasa dilakukan oleh media misalkan saya legalitas satu itu bisa dipakai orang lain ada banyak beberapa hal .

Sekarang 2023 kita menggunakan aplikasi setiap media itu daftar dan persyaratan yang harus diupload secara sistim , nanti akan keluar surat keterangan kerjasama yang ditandatangani oleh KPA. Nanti di media tersebut akan di sampaikan surat kelulusan kalau untuk persyaratan secara umum, kemudian redaksi mengirimkan wartawannya.

Dana untuk publikasi ini, sekitar 3 milyar setiap tahunnya. Adapun media yang ada kerjasama dengan kominfo sekitar 300 media cetak, elektronik, online dan yang lainnya, jelas Lilis.

Pukul 15.15 WIB sampai di Tribun Jabar. Selama di kantor Tribun Jabar, rombongan hanya mendengarkan paparan perjalanan dan rintangan perkembangan Tribun Jabar lima tahun terakhir ini. Kemudian rombongan kembali ke hotel. Sampai di Hotel sekitar pukul 20.30 WIB.

Hari sabtu pukul 17.15 Wib, rombongan meninggalkan kota kembang.Selepas cek out atau keluar dari hotel pukul 12.00 WIB, rombongan sempat terlunta-lunta diloby hotel,karena jadwal kepulangan tidak jelas dan pembayaran hotel agak terganggu.kemudian pembayaran ongkos mobil pulang juga tidak jelas. Travel Kuga kota Sawahlunto yang dipercaya untuk pengurusan keberangkatan ini kurang modal, sehingga pembayaran hotel dan pembayaran mobil terpaksa melakukan peminjaman ke Ridwan.

Pukul 16.15 baru bisa meninggalkan kota bandung, Rencana mau mengunjungi kota Rembang, akhirnya dibatalkan, sore itu langdung menuju pelabuhan Merak. Rombongan ini sampai di Rumah Makan Penantian Baru Masakan Padang Merak pukul 23.10 WIB, melanjutkan perjalanan pukul.24.00 WIB.

Rombongan sampai di kota Pertemuan Muaro dengan selamat pada hari Senen (30/10) pada pukul 3.45 WIB. Banyak hal yang dapat diambil untuk pembelajaran melakukan studi komparatif berikutnya. Komunikasi dan koordinasi kominfo dengan keuangan daerah harus pasti dan jelas,kalau tak ingin terlantar didaerah tujuan.(Alim)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img