24 C
Padang
Senin, April 12, 2021
Beritasumbar.com

Ratna Juwita Senang Rumahnya Selesai Dibedah
R

Kategori -

Masih ingat Ratna Juwita, wanita bernama indah yang tak seindah nasibnya. Dia janda tua mempunyai delapan orang anak, tinggal di rumah berlantai tanah dengan dinding bolong – bolong dan atapnya bocor pula.

Di waktu ramadhan lalu, gubuknya yang terletak di pelosok timur Balai Gadang, Koto Tangah itu pernah dikunjungi Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah bersama Tim Singgah Sahur Pemko Padang. Prihatin melihat kondisi rumah keluarga Ratna Juwita, Walikota merekomendasikan rumah tersebut untuk dibedah.

Hari ini, Sabtu (25/10) bertepatan dengan 1 Muharram 1436 Hijriyah, rumahnya ‘menjelma’ jadi rumah yang representatif. Rumah tersebut telah selesai dibangun melalui dana dari Baznas dan bantuan dari Pesantren Al Risalah. Dan diserahkan secara resmi oleh Walikota Mahyeldi kepada keluarga Ratna Juwita.

Wanita disapa Ita ini terlihat sumringah mendapatkan bantuan pembangunan rumahnya. Namun perasaan haru yang menggambar di sudut matanya tak mampu ia sembunyikan. Sambil terbata ia berucap syukur atas perhatian dari pemerintah kota.

”Baa indak (betapa tidak) 18 tahun sejak ayah dari anak – anak (suami) meninggal, awak berjuang seorang diri membesarkan 8 orang anak,” ungkap Ita.

Lebih jauh Ita menceritakan, selama ini, ia menafkahi keluarganya dari hasil menjual serai sambil beternak ayam dan itik di tempat tinggalnya yang berada di tengah sawah dan ladang. Dan selama itu pula, Ita dan anak – anak hanya menempati sebuah gubuk beratap rumbia yang sebagian dindingnya dari papan. Itupun telah banyak yang tanggal karena lapuk.

Ita memang tak mampu memperbaiki rumah tersebut apalagi membangun sebuah rumah yang layak dan memenuhi syarat kesehatan. Wanita lugu itu hanya mampu mencari untuk makan dan masih untung bisa menyekolahkan anak – anaknya yang besar hingga tamat SD. Sampai dua anaknya yang paling bungsu, barulah bisa mengenyam hingga SMP dan SMK karena sudah ada kakak – kakaknya yang dapat membantu.

Cerita Ibu Ratna Juwita ini, menurut Walikota Mahyeldi, menjadi pelajaran, sejauh mana kepedulian pemerintah terhadap warganya, sejauh mana kepedulian tetangga terhadap tetangganya, terlebih kepedulian dari mamak dan kaum kerabatnya.

”Kepedulian inilah yang perlu kita bangkitkan dalam diri kita agar tidak kita temukan lagi penderitaan warga di tengah masyarakat. Pemko Padang juga menjalankan program – program kepedulian sosial agar kemiskinan dan kesusahan di tengah masyarakat dapat terentaskan,” kata Mahyeldi.

Walikota Mahyeldi memahami, keluarga yang telah ditinggalkan belasan tahun oleh sosok ayah, tentunya menjalani kehidupan yang sangat berat. Lalu, Walikota yang juga ulama ini memberikan arahan – arahan spritual sambil menunjukkan jalan – jalan ril yang dapat dilakukan oleh anak – anak Ratna Juwita yang semua sudah terbilang dewasa.

“Berikan perhatian kepada ibu kita. Bantu dia untuk meringankan bebannya dengan bekerja atau membuat usaha – usaha yang dapat dilakukan. Kami dari pemerintah, juga berusaha mencarikan jalan agar warga bisa keluar dari tekanan ekonomi,” ujar Mahyeldi.

Ia menambahkan, bagi anak – anak yang masih bersekolah harus bisa menyelesaikan sekolahnya. “Karena mereka menjadi harapan keluarga ini,” imbuh Mahyeldi.

Kemudian diungkapkan, melalui program Singgah Sahur pada bulan Ramadhan ini dtargetkan dapat terkunjungi beberapa keluarga yang bernasib seperti Ratna Juwita.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari program bedah seribu rumah tidak layak huni per tahun,” kata Walikota.

Ia berharap, melalui program bedah rumah ini, ke depan tidak ada lagi warga yang tinggal di rumah yang tidak layak. Sebab, tinggal dengan kondisi rumah demikian sangat rentan terhadap penyakit dan berbagai dampak lainnya.

“Nantinya diharapkan semua warga dapat menempati rumah yang memenuhi syarat – syarat kesehatan,” pungkas Mahyeldi.

Sementara itu, Dr. Edi Hasymi selaku koordinator program Singgah Sahur dan Bedah Rumah Pemko Padang ini mengatakan, biaya pembangunan rumah Juwita tersebut berasal dari beberapa sumber. Diantaranya dana Baznaz Kota Padang sebesar Rp.10 juta dan dari Pesantren Al Risalah membantu bahan senilai Rp. 2 juta. Lalu, dari Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al Risalah Rp. 700 ribu. Selain itu juga bantuan tenaga tukang dari Persatuan Pemuda Ibadurahman Aie Dingin.

” Semuanya bantuan untuk biaya pembangunan rumah sebesar Rp. 12,7 juta. Ditambah dengan bantuan dari Camat Koto Tangah yang akan membangunkan kamar kecil sebesar 5 juta. Maka nantinya totalnya menjadi Rp.17,7 juta,” jelas Edi Hasymi yang juga Kepala Bapedalda Kota Padang ini.

Hadir juga pada peresmian rumah Ratna Juwita ini beberapa kepala SKPD, Kepala Dinsosnaker Frisdawati Boer, Kepala Dinas Kesehatan, Eka Lusti serta Kabag Humas, Mursalim serta Camat Koto Tangah dan lurah di jajarannya. (rfk)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Gandeng Satres Narkoba, Kepala Rutan Sawahlunto Razia Narkoba di Sel Tahanan

Sawahlunto,BeritaSumbar.com, - Sebanyak 86 warga binaan yang ada di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B kota Sawahlunto, 3 diantaranya perempuan, diperiksa satu persatu. Bahkan, usai diperika seluruh ruang tahanan pun digeledah oleh petugas Rutan di bawah komando Subhan Malik, Selasa 6/4).
- Advertisement -

Menjadi Ikon Basket Sumbar, Riza Falepi Berlaga Dengan Perbasi Kota Solok

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Wali Kota Riza Falepi dan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Payakumbuh dijamu Perbasi Kota Solok dalam pertandingan persahabatan yang digelar di Sport Centre Hall Indoor Kota Solok, Sabtu (3/4).

Pelaksanaan Ibadah Ramadhan Dibolehkan di Masjid Dan Mushola Dengan Terapkan Prokes

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, - Menyikapi surat edaran dari Kementrian Agama Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2021 tentang panduan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh mengizinkan Masjid dan Mushalla untuk melaksanakan shalat tarawih berjamaah selama Ramadhan 1442 Hijriyah, namun harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
- Advertisement -

BPBD Kota Payakumbuh Berangkatkan KSB Pelatihan Di Padang

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Bencana dapat terjadi kapan saja, dan masyarakat harus selalu siap dan siaga terhadap segala kemungkinan. Kelompok Siaga Bencana (KSB) merupakan organisasi masyarakat di kelurahan yang dibentuk pemerintah agar masyarakat ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan penanggulangan bencana.

Atlit Tenis Meja Limapuluh Kota Lolos Ke Tingkat Nasional di Ajang Pekan Olahraga Pelajar

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com, - Atlit tenis meja putri asal Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Ulfah Septy Annisa, dipastikan lolos ke tingkat nasional dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) yang digelar di Kota Padang sejak 6-8 April 2021 kemarin.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Polres Sijunjung Beri Penghargaan Untuk Personil-Masyarakat Yang Penanganan Tindak Kejahatan

Sijunjung, beritasumbar.com - Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan SIK.M.Hum memberikan apresiasi berupa reward/penghargaan berupa sertifikat kepada enam orang masyarakat dan 29 personel polres setempat atas...

Mengintip Pemilihan Legislatif Tingkat Nagari Di Simpang Kapuak Dalam Kabupaten Lima Puluh Kota

Lima Puluh Kota, beritasumbar.com - Pada Rabu (7/4) puluhan warga Jorong Lobuah Tunggang Nagari Simpang Kapuak berbondong-bondong menuju bangunan Taman Kanak-kanak (TK) yang terletak...

Saat Rampungkam RPJMD, Bupati Minta OPD Sijunjung Himpun Data Ril Ke Lapangan

Sijunjung, beritasumbar.com - Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sijunjung diberi waktu selama dua minggu untuk turun ke lapangan dan menyusun langkah strategis untuk...

Polres Payakumbuh Amankan Tiga Tersangka Terduga Penggelapan Dana Koperasi

Payakumbuh, beritasumbar.com - Polres Payakumbuh, Sumatera Barat mengamankan tiga orang tersangka terduga penggelapan dana Koperasi Serba Usaha (KSU) Sutra Ketinggian Sarilamak, Kabupaten Limapuluh Kota. Kasat...

Polres Sinjunjung Bekuk Dua Orang Pengedar Narkoba

Sijunjung, beritasumbar.com - Kepolisian Resos Sijunjung mengamankan dua orang pengedar dan pemakai nakorba jenis yang selama ini beroperasi di wilayah hukum polres tersebut. “Yang bersangkutan berhasil...

Mahyeldi Dukung Pemajuan Kebudayaan Koto Gadang Koto Anau untuk Jadi Destinasi Wisata Dunia

Peninggalan sejarah memiliki potensi besar bagi kemakmuran masyarakatnya. Jika tidak dijadikan cagar budaya, keberadaannya akan mengalami kepunahan. Menyikapi hal tersebut, Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Peneliti di Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) memprakarsai Penyusunan Grand Design Pemajuan Kebudayaan Nagari Koto Gadang Koto Anau yang digelar pada 3 - 4 April 2021 di Depan Balai Adat Nagari Koto Gadang Koto Anau, Kabupaten Solok, Kecamatan Lembang Jaya, Provinsi Sumatera Barat.

Tak Sampai 24 Jam Polres Sinjujung Bekuk Sindikat Pencuri Antar Provinsi, Korban Rugi Puluhan Juta

Sijunjung, beritasumbar.com - Sekitar 12 jam setelah kejadian jajaran Polres Sijunjung berhasil membekuk enam orang pelaku pencurian dengan modus gembos ban dan pecah kaca mobil. “Pelaku...

Wako Sawahlunto: Mari Ciptakan Generasi Berlandaskan Al-Quran-Hadits

Sawahlunto, beritasumbar.com - Walikota Sawahlunto Deri Asta menyebutkan perlu menciptakan anak-anak di daerah itu agar memiliki landasan hidup yang kuat dengan Al-Quran dan Hadits....

Percepat Pembangunan Infrastruktur, DPRD Sumbar Raker Bersama Pemkab Pasaman-Pasbar

Padang, beritasumbar.com - Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Daerah Pemilihan (Dapil) IV Pemilihan Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat, melakukan Rapat Kerja Usaha Percepatan Penanganan dan...

Terlibat Kasus Narkoba, Dua Personel Polres Sijunjung Dipecat

Sijunjung, beritasumbar.com - Dua personil Polres Sijunjung dipecat dari Anggota Kepolisian Republik Indonesia karena terlibat kasus narkoba. Upacara pemberhentian tidak hormat untuk Brigadir  Andres Ofiyandra sesuai...
- Advertisement -