24.9 C
Padang
Sabtu, Juni 19, 2021
Beritasumbar.com

Prima Founder Records Gelar Jumpa Pers OST Web Series Mimi Mintuno – The Story of Tresno
P

Kategori -

Yogyakarta (BeritaSumbar.com) – Kepiting Tapal Kuda dikenal masyarakat Jawa dengan nama Mimi Mintuno. Mereka memfilosofikan Mimi Mintuno sebagai sepasang hewan sejoli yang saling setia sehidup semati. Filosofi tersebut jadi budaya tersendiri bagi masyarakat Jawa, termaktub dalam doa pada saat prosesi pernikahan, “Dadio pasangan koyo mimi lan mintuno”, artinya “Jadilah pasangan yang awet dan setia seperti mimi dan mintuno”.

AM. Kuncoro, mengangkat filosofi mimi mintuno ke dalam sebuah lagu yang berjudul Mimi Mintuno Tresno, ia nyanyikan bersama Steven, vokalis Coconut Treez, diiringi permainan gitar Tege, gitaris Coconut Treez, untuk jadi Original Sound Track (OST) Web Series Mimi Mintuno – The Story of Tresno. Prima Founder Records, label musik di Yogyakarta yang memproduksi lagu tersebut menggelar press conference OST Web Series Mimi Mintuno – The Story of Tresno pada Minggu, 30 Mei 2021 dari pukul 13.00 – 16.00 WIB di Indoluxe Hotel Yogyakarta, Sleman, Yogyakarta. 

Jumpa pers OST Web Series Mimi Mintuno – The Story of Tresno tersebut dilakukan oleh dua orang pendiri Prima Founder Records, AM. Kuncoro dan Rulli Aryanto, didampingi oleh Steven dan Tege, serta para artis penyanyi Prima Founder Records. Puluhan awak media dari berbagai kota di Indonesia menghadiri acara tersebut, baik datang langsung ke acara, sebagiannya lagi melalui aplikasi Zoom. Turut hadir beberapa orang lainnya dari Prima Founder Records, yaitu Maya Sri Devi (Executive Producer), Tixxy (Koordinator Media), Luddy Roos (Arranger), dan Eckel Roos (Audio Engineer).

Kehadiran para peserta press conference OST Web Series Mimi Mintuno – The Story of Tresno dihibur dengan penampilan para artis penyanyi Prima Founder Records, yaitu: Donas, Bea Serendy, Alex Yunggun, AM. Kuncoro, Heniikun Bay, dan Rojanah. Penampilan AM. Kuncoro bersama Steven dan Tege membawakan OST Web Series Mimi Mintuno – The Story of Tresno disambut suasana meriah.

AM. Kuncoro pada kata sambutannya mengatakan, “Saat pandemi ini, betul-betul mengubah pandangan banyak orang tentang industri musik, mungkin beberapa rekan-rekan kita jadi mengalami kesulitan pada pengembangan musik. Tetapi kami, Prima Founder Records justru berpikir berbeda, kami melihat ini sebagai sebuah peluang untuk memulai sesuatu yang baru di Yogyakarta. Kami bersyukur, sejak berdiri enam bulan yang lalu, Prima Founder Records telah merilis 3 album, baik dalam bentuk video lirik, video klip, dan juga VCD.”

“Dari apa yang telah kami kerjakan, yang penting adalah untuk memberi semangat baru dan warna baru kepada masyarakat. Kondisi pandemi saat ini tidak selalu untuk melumpuhkan kita, tetapi justru untuk menumbuhkan sesuatu yang baru. Sebagai manusia hidup kita diberi kebebasan secara waktu dan pikiran untuk berkreasi,” kata AM. Kuncoro.

Sementara itu, Rulli Aryanto pada kata sambutannya berbicara tentang keberadaan Prima Founder Records yang saat ini juga telah menjadi publishing. Prima Founder Records sengaja dibuat di Yogyakarta karena selama ini masyarakat selalu berpikir Jakarta sentris. Sementara, saat ini era digital di dunia bergerak sangat cepat. Prima Founder Records ingin mematahkan pikiran tersebut, karena pada era digital saat ini siapapun bisa berkarya dari manapun.

Rulli Aryanto juga mengatakan bahwa saat ini jumlah artis penyanyi Prima Founder Records belum banyak, dan siap jadi wadah untuk berkarya bagi siapapun dan darimanapun di seluruh Indonesia.

“Perss conference ini menitikberatkan pada lagu Mimi Mintuno Tresno sebagai OST Web Series Mimi Mintuno – The Story of Tresno. Intinya, pertemuan pertama saya dengan Mas AM. Kuncoro ini karena beliau punya 80 lagu, Mimi Mintuno Tresno jadi pembicaraan menarik kami saat itu, dan berangan untuk dinyanyikan oleh Mas Steven. Sebuah keajaiban terjadi, akhirnya angan itu jadi kenyataan. Padahal Mas Steven bukan orang Jawa, tapi berdarah campuran Pekanbaru dengan Manado, dan ternyata beliau mau untuk menyanyikannya,” kata Rulli Aryanto.

AM. Kuncoro menanggapi, Steven mau menyanyikan lagu Mimi Mintuno Tresno adalah bentuk apresiasi dalam pengembangan budaya di Indonesia yang sangat plural. Dan hal tersebut juga menjadi keinginan dari Prima Founder Records yang siap mewadahi beragam genre lagu, termasuk lagu-lagu daerah darimanapun di Indonesia.

Pada sesi tanya jawab dengan awak media, Rulli Aryanto mengatakan, meskipun pikiran Jakarta sentris ingin kami ubah, terkait dengan industri musik masih tetap tak bisa lepas dari Jakarta, karena media mainstream dan pengakuan keartisan seseorang tetap ada di sana. Namun bukan berarti untuk berkarya harus hijrah ke Jakarta. Meskipun berkarya di lokal, tidak menutup kemungkinan untuk menasional, bahkan mendunia.

Menjawab pertanyaan dari awak media, AM. Kuncoro mengatakan, “Dunia punya kisah Romeo dan Juliet, Indonesia punya kisah Galih dan Ratna, sedangkan Jawa punya Mimi Mintuno. Kisah kesetiaan Mimi Mintuno sudah ada di masyarakat Jawa sejak ratusan tahun yang lalu, tapi belum banyak yang tahu. Karena itu kisah Mimi Mintuno kami angkat jadi web series, sekalian mengangkat potensi-potensi wisata yang ada di Yogyakarta yang belum tergali, salah satunya Pantai Baronan di Desa Songbanyu, Girisubo, Gunung Kidul. Pantai tersebut kami jadikan latar videoklip OST Mimi Mintuno – The Story of Tresno. Dan tidak tertutup kemungkinan Prima Founder Records juga akan mengangkat kearifan lokal dari berbagai daerah lainnya di Indonesia.”

Untuk menyanyikan lagu Mimi Mintuno Tresno punya tantangan tersendiri bagi Steven Coconut Treez. Meskipun ia telah berkolaborasi dengan para musisi lokal dan internasional, tapi untuk menyanyikan lagu berbahasa Jawa adalah untuk pertama kali baginya. Bagi Steven, menyanyikan lagu Mimi Mintuno Tresno tak hanya untuk belajar cara pengucapan bahasa Jawa, tapi juga untuk memahami lirik dari lagu tersebut. Karena lirik lagu Mimi Mintuno Tresno terdapat kosa kata bahasa halus  Jawa yang sudah jarang diketahui oleh orang Jawa itu sendiri.

Seusai sesi tanya jawab, acara press conference OST Web Series Mimi Mintuno – The Story of Tresno yang berlangsung dengan mengikuti protokol kesehatan dilanjutkan dengan penampilan akustik dari grup musik Heniikun Bay, dan lagu dangdut dari Rojanah. Acara ditutup dengan foto bersama Prima Founder Records bersama para awak media.

(Muhammad Fadhli)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Pasca Ditetapkan Zona Merah Covid-19, TNI-Polri Di Pariaman Kunjungi-Pantau Wilayah Penyebaran Tinggi

Padang Pariaman, beritasumbar.com -Pasca ditetapkannya Kabupaten Padang Pariaman dalam zona merah oleh Tim Satgas Covid-19 Provinsi Sumatera Barat pada Sabtu (12/6),  jajaran polres setempat bersama...
- Advertisement -

Efendri Eka Saputra Sukses Memasyarakatkan Jaksa

Sijunjung,BeritaSumbar.com,-Meskipun baru menjabat 3 bulan sebagai Kepala Kejari Sijunjung, nama Efendri Eka Putra tidak asing lagi di telinga masyarakat Sijunjung.

Ketua IPW Tutup Usia, Yakub ismail: Indonesia Kehilangan Salah Satu Tokoh Kritis

JAKARTA | Ketua Umum Ikatan Media Online Indonesia (IMO-Indonesia), Yakub Ismail mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) H. Neta Saputra Pane pada Rabu (16/6) sekira pukul 10.40 Wib di RS Mitra Keluarga, Bekasi Barat.
- Advertisement -

Didamping Kapolres, Brigjen Pol.Drs.Hendi Handoko, MM Kunjungi Lokasi Geopark Silokek

Sijunjung, BeritaSumbar.com,-Kabag Opsnalev Baharkam Polri Brigjen Pol.Drs.Hendi Handoko, MM bersama Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan dan pejabat utama Polres mengunjungi kawasan wisata Geopark Silokek, Sabtu (12/6). Kunjungan Jendral Hendi beserta jajaran Polres Sijunjung Dalam rangka mewujudkan kepatuhan masyarakat terhadap Prokes, di kawasan wisata geopark ranah minang.

BUMN Berburu di Kebun Binatang

Sangat menarik menyimak perjalanan PT POS Indonesia sebuah perusahaan BUMN yang pionir dalam bidang jasa pengiriman barang dan serta pengiriman uang dalam bentuk wesel.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

AM Kuncoro Rilis 3 Karya Lagu dari 3 Genre Musik di Bulan Juni 2021

Karya lagu biasanya terlahir dalam genre musik tertentu. Setiap genre musik memiliki pangsa pasarnya tersendiri. Seorang penikmat musik bisa saja menyukai lebih dari satu genre musik. Membaca peluang tersebut, AM. Kuncoro, Vokalis grup band Heniikun Bay akan merilis 3 lagu dari 3 genre di bulan Juni 2021 pada stasiun radio berbagai kota di Indonesia.

AM Kuncoro bersama Steven & Tege Coconut Treez Siap Lestarikan Bahasa Daerah Lewat Lagu Mimi Mintuno Tresno

Sebuah lagu juga dapat menjadi media dalam pelestarian bahasa daerah untuk diwariskan kepada generasi selanjutnya. Seperti Mimi Mintuno Tresno, lagu yang ditulis dan dinyanyikan oleh AM. Kuncoro berkolaborasi dengan Steven & Tege, dua personal Coconut Treez, grup musik reggae legendaris Indonesia yang popular dengan lagu Welcome to My Paradise.

The Bungsu Optimis Rilis Single Perdana Setelah 16 Tahun Berkiprah

The Bungsu bukanlah nama baru di peta musik Tanah Air. Grup band tersebut sudah 16 tahun menjajal berbagai panggung hiburan di Bandung, kota asalnya. Berbekal kematangan dari menjalani proses bermusik, The Bungsu optimis merilis single perdananya yang berjudul 'Cinta Sebelah Mata' pada Kamis, 27 Mei 2021 di kanal YouTube Ruangkreasi TV.

Prima Founder Records Buka Casting Web Series Mimi Mintuno – The Story of Tresno

Songbanyu, sebuah desa terpencil yang terletak di ujung timur Provinsi Yogyakarta memiliki keindahan alam yang begitu mempesona. Melihat potensi yang dimiliki oleh desa tersebut, Prima Founder Records mengangkat kearifan lokal yang dimilikinya ke dalam web series yang berjudul Mimi Mintuno – The Story of Tresno, casting-nya resmi dibuka dari tanggal 12 - 23 Mei 2021 untuk para pegiat seni peran di seluruh Indonesia.

Alex Yunggun Produseri Sendiri Single Solo Perdananya ‘Painting of Beauty’

Alex Yunggun, remaja berusia 16 tahun asal Kota Yogyakarta punya selera dan imajinasi unik dalam menulis lagu, seperti pada lagu Painting of Beauty yang akan menjadi single solo perdananya. Alex Yunggun akan take vokal lagu tersebut pada pada Senin, 31 Mei 2021 di Yogyakarta.

Andre Gustian Vokalis Lochness Rilis Single Solo Perdana Gadisku, Karya Yoni Dores Penulis Lagu Nike Ardila

Andre Gustian, Vokalis grup band Lochness dipercaya Yoni Dores, adik kandung Deddy Dores untuk menyanyikan karya lagunya yang berjudul Gadisku. Lagu tersebut jadi single perdana Andre Gustian, dirilis pada Kamis, 20 Mei 2021 di channel YouTube Bintang Delapan Production.

AM Kuncoro Vokalis Heniikun Bay feat Steven & Tege Coconut Treez Bakal Rilis Ulang ‘Mimi Mintuno Tresno’

AM. Kuncoro, Musisi asal Kota Yogyakarta makin mendapat pengakuan di industri musik Tanah Air. Karya lagunya yang berjudul Mimi Mintuno Tresno dipercaya jadi soundtrack film serial Mimi Mintuno. Untuk versi soundtrack film tersebut, lagu Mimi Mintuno Tresno digarap ulang oleh AM. Kuncoro bersama dua musisi reggae legendaris Indonesia, Steven dan Tege Coconut Treez, proses recording dan syuting videoklipnya akan dilakukan pada 28 - 30 Mei 2021 di Yogyakarta.

Rojanah Rilis Perdana Single ‘Algoritma Cinta’ di 60 Radio se-Indonesia

Keunikan vokal Rojanah dalam mengusung genre musik dangdut remix modern punya potensi tersendiri di industri musik Tanahair. Gadis molek asal kota kembang Bandung tersebut merilis single perdananya yang berjudul Algoritma Cinta, yang diputar serentak di 60 stasiun radio se-Indonesia pada Selasa, 6 April 2021.

Next Gen Cari Penyanyi untuk Lagu-Lagu Chris Weni, Didukung oleh Indonesia Records dan Chossypratama

Chris Weni, dara cantik asal Pasuruan, Jawa Timur punya keahlian istimewa dalam menulis lagu, baik pada kekuatan lirik, juga pada komposisi akord. Karya-karya lagu yang ia tulis punya peluang besar untuk sukses di industri musik Tanah Air.

AM Kuncoro Rilis ‘Kau Dewiku’, Lagu Kontemplasi untuk Bersyukur

Eksistensi AM. Kuncoro punya magnet tersendiri bagi industri musik Indonesia. Penyanyi asal Kota Yogyakarta tersebut hadir menyajikan karya-karya lagu anti mainstream, mengikuti idealisme bermusiknya sendiri tanpa terimbas trend musik yang ada, seperti pada lagu Kau Dewiku yang dirilis di channel YouTube Prima Founder TV dan diputar serentak di 78 stasiun radio se-Indonesia pada Selasa, 20 April 2021.
- Advertisement -