26 C
Padang
Jumat, September 17, 2021
Beritasumbar.com

Prima Founder Records Gelar Jumpa Pers OST Web Series Mimi Mintuno – The Story of Tresno
P

Kategori -

Yogyakarta (BeritaSumbar.com) – Kepiting Tapal Kuda dikenal masyarakat Jawa dengan nama Mimi Mintuno. Mereka memfilosofikan Mimi Mintuno sebagai sepasang hewan sejoli yang saling setia sehidup semati. Filosofi tersebut jadi budaya tersendiri bagi masyarakat Jawa, termaktub dalam doa pada saat prosesi pernikahan, “Dadio pasangan koyo mimi lan mintuno”, artinya “Jadilah pasangan yang awet dan setia seperti mimi dan mintuno”.

AM. Kuncoro, mengangkat filosofi mimi mintuno ke dalam sebuah lagu yang berjudul Mimi Mintuno Tresno, ia nyanyikan bersama Steven, vokalis Coconut Treez, diiringi permainan gitar Tege, gitaris Coconut Treez, untuk jadi Original Sound Track (OST) Web Series Mimi Mintuno – The Story of Tresno. Prima Founder Records, label musik di Yogyakarta yang memproduksi lagu tersebut menggelar press conference OST Web Series Mimi Mintuno – The Story of Tresno pada Minggu, 30 Mei 2021 dari pukul 13.00 – 16.00 WIB di Indoluxe Hotel Yogyakarta, Sleman, Yogyakarta. 

Jumpa pers OST Web Series Mimi Mintuno – The Story of Tresno tersebut dilakukan oleh dua orang pendiri Prima Founder Records, AM. Kuncoro dan Rulli Aryanto, didampingi oleh Steven dan Tege, serta para artis penyanyi Prima Founder Records. Puluhan awak media dari berbagai kota di Indonesia menghadiri acara tersebut, baik datang langsung ke acara, sebagiannya lagi melalui aplikasi Zoom. Turut hadir beberapa orang lainnya dari Prima Founder Records, yaitu Maya Sri Devi (Executive Producer), Tixxy (Koordinator Media), Luddy Roos (Arranger), dan Eckel Roos (Audio Engineer).

Kehadiran para peserta press conference OST Web Series Mimi Mintuno – The Story of Tresno dihibur dengan penampilan para artis penyanyi Prima Founder Records, yaitu: Donas, Bea Serendy, Alex Yunggun, AM. Kuncoro, Heniikun Bay, dan Rojanah. Penampilan AM. Kuncoro bersama Steven dan Tege membawakan OST Web Series Mimi Mintuno – The Story of Tresno disambut suasana meriah.

AM. Kuncoro pada kata sambutannya mengatakan, “Saat pandemi ini, betul-betul mengubah pandangan banyak orang tentang industri musik, mungkin beberapa rekan-rekan kita jadi mengalami kesulitan pada pengembangan musik. Tetapi kami, Prima Founder Records justru berpikir berbeda, kami melihat ini sebagai sebuah peluang untuk memulai sesuatu yang baru di Yogyakarta. Kami bersyukur, sejak berdiri enam bulan yang lalu, Prima Founder Records telah merilis 3 album, baik dalam bentuk video lirik, video klip, dan juga VCD.”

“Dari apa yang telah kami kerjakan, yang penting adalah untuk memberi semangat baru dan warna baru kepada masyarakat. Kondisi pandemi saat ini tidak selalu untuk melumpuhkan kita, tetapi justru untuk menumbuhkan sesuatu yang baru. Sebagai manusia hidup kita diberi kebebasan secara waktu dan pikiran untuk berkreasi,” kata AM. Kuncoro.

Sementara itu, Rulli Aryanto pada kata sambutannya berbicara tentang keberadaan Prima Founder Records yang saat ini juga telah menjadi publishing. Prima Founder Records sengaja dibuat di Yogyakarta karena selama ini masyarakat selalu berpikir Jakarta sentris. Sementara, saat ini era digital di dunia bergerak sangat cepat. Prima Founder Records ingin mematahkan pikiran tersebut, karena pada era digital saat ini siapapun bisa berkarya dari manapun.

Rulli Aryanto juga mengatakan bahwa saat ini jumlah artis penyanyi Prima Founder Records belum banyak, dan siap jadi wadah untuk berkarya bagi siapapun dan darimanapun di seluruh Indonesia.

“Perss conference ini menitikberatkan pada lagu Mimi Mintuno Tresno sebagai OST Web Series Mimi Mintuno – The Story of Tresno. Intinya, pertemuan pertama saya dengan Mas AM. Kuncoro ini karena beliau punya 80 lagu, Mimi Mintuno Tresno jadi pembicaraan menarik kami saat itu, dan berangan untuk dinyanyikan oleh Mas Steven. Sebuah keajaiban terjadi, akhirnya angan itu jadi kenyataan. Padahal Mas Steven bukan orang Jawa, tapi berdarah campuran Pekanbaru dengan Manado, dan ternyata beliau mau untuk menyanyikannya,” kata Rulli Aryanto.

AM. Kuncoro menanggapi, Steven mau menyanyikan lagu Mimi Mintuno Tresno adalah bentuk apresiasi dalam pengembangan budaya di Indonesia yang sangat plural. Dan hal tersebut juga menjadi keinginan dari Prima Founder Records yang siap mewadahi beragam genre lagu, termasuk lagu-lagu daerah darimanapun di Indonesia.

Pada sesi tanya jawab dengan awak media, Rulli Aryanto mengatakan, meskipun pikiran Jakarta sentris ingin kami ubah, terkait dengan industri musik masih tetap tak bisa lepas dari Jakarta, karena media mainstream dan pengakuan keartisan seseorang tetap ada di sana. Namun bukan berarti untuk berkarya harus hijrah ke Jakarta. Meskipun berkarya di lokal, tidak menutup kemungkinan untuk menasional, bahkan mendunia.

Menjawab pertanyaan dari awak media, AM. Kuncoro mengatakan, “Dunia punya kisah Romeo dan Juliet, Indonesia punya kisah Galih dan Ratna, sedangkan Jawa punya Mimi Mintuno. Kisah kesetiaan Mimi Mintuno sudah ada di masyarakat Jawa sejak ratusan tahun yang lalu, tapi belum banyak yang tahu. Karena itu kisah Mimi Mintuno kami angkat jadi web series, sekalian mengangkat potensi-potensi wisata yang ada di Yogyakarta yang belum tergali, salah satunya Pantai Baronan di Desa Songbanyu, Girisubo, Gunung Kidul. Pantai tersebut kami jadikan latar videoklip OST Mimi Mintuno – The Story of Tresno. Dan tidak tertutup kemungkinan Prima Founder Records juga akan mengangkat kearifan lokal dari berbagai daerah lainnya di Indonesia.”

Untuk menyanyikan lagu Mimi Mintuno Tresno punya tantangan tersendiri bagi Steven Coconut Treez. Meskipun ia telah berkolaborasi dengan para musisi lokal dan internasional, tapi untuk menyanyikan lagu berbahasa Jawa adalah untuk pertama kali baginya. Bagi Steven, menyanyikan lagu Mimi Mintuno Tresno tak hanya untuk belajar cara pengucapan bahasa Jawa, tapi juga untuk memahami lirik dari lagu tersebut. Karena lirik lagu Mimi Mintuno Tresno terdapat kosa kata bahasa halus  Jawa yang sudah jarang diketahui oleh orang Jawa itu sendiri.

Seusai sesi tanya jawab, acara press conference OST Web Series Mimi Mintuno – The Story of Tresno yang berlangsung dengan mengikuti protokol kesehatan dilanjutkan dengan penampilan akustik dari grup musik Heniikun Bay, dan lagu dangdut dari Rojanah. Acara ditutup dengan foto bersama Prima Founder Records bersama para awak media.

(Muhammad Fadhli)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Wawako Bukittinggi Tinjau Pelaksanaan Seleksi PPPK

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Wakil Wali Kota Bukittinggi, Marfendi, berkesempatan meninjau penyelenggaraan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bidang guru di SMAN 2 kota...
- Advertisement -

Saat PLEK, Poktan Diminta Catat Biaya-Usaha Tani

Sijunjung, beritasumbar.com - Tenaga Ahli (TA) keuangan pedesaan IPDMIP Regional  II, Sri Sumaryani meminta peserta Pelatihan Literasi Edukasi dan Keuangan (PLEK) membiasakan diri mencatat biaya...

Wawako Bukittinggi Tinjau Pelaksanaan Seleksi PPPK

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Wakil Wali Kota Bukittinggi, Marfendi, berkesempatan meninjau penyelenggaraan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bidang guru di SMAN 2 kota...
- Advertisement -

Tinjau Lahan Pembangunan Rest Area Ulu Aia, Ini Kata Gubernur Sumbar dan Bupati Limapuluh Kota

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,- Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah, S.P. lakukan kunjungan kerja peninjauan Rest area Ulu Aia, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota. Didampingi Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuak Bandaro Rajo, Gubernur menyampaikan pemerintah provinsi akan melakukan penataan kawasan kelok sembilan dan akan memberikan jaminan kepada pedagang agar tetap memperoleh pendapatan.

Wakapolres Sijunjung Berganti, Kompol Syahrul Chan Gantikan Kompol Andy Santoso Yang Pindah Ke Polda Sumbar

Sijunjung, beritasumbar.com - Pergantian jabatan kembali berganti di Polres Sijunjung Sumatera Barat, dimana kali ini Wakapolres itu Kompol Andy Santoso SH yang pindah tugas...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Chossy Pratama Production Distribusikan Semua Karya Lagu Chossypratama di Digital Music Stores

Keberadaan Chossy Pratama di belantika musik tentu telah diakui sebagai salah seorang musisi legendaris di Tanah Air. Karya-karya lagunya dari era 90-an hingga sekarang mewarnai sinetron, film, dan dunia hiburan di Tanah Air. Baru-baru ini, karya lagu Chossypratama jadi soundtrack Tersanjung The Movie, dan 1 Amin 2 Iman. Kedua film tersebut tayang di Netflix dan We TV.

Alex Yunggun Rilis Lagu Painting of Beauty untuk Bekal Refleksi Diri

Sebagai bekal untuk merefleksikan diri, Alex Yunggun merilis single solo perdananya yang berjudul Painting of Beauty, lagu ini ditulis sendiri oleh penyanyi asal Yogyakarta tersebut. Menurut Alex Yunggun, kemisteriusan lagu Painting of Beauty ada pada judulnya. Setelah mendengar lagu tersebut, mereka akan mengerti bahwa Painting of Beauty itu sebenarnya adalah gambaran diri yang toxic, seperti dikatakan Alex Yunggun saat diwawancarai melalui akun Whatsapp-nya pada Selasa (31/8/2021).

Terpikat Suara Merdu Anak Panti Asuhan di Padang, Firdaus Abie Bawa Sonya Nelta ke Dapur Rekaman

Sejak kecil Sonya Nelta memendam keinginan untuk masuk dapur rekaman. Pertemuan tidak disengaja anak panti asuhan Aisyiyah cabang Ampang – Kota Padang tersebut dengan Firdaus Abie membuat impiannya jadi kenyataan. Kemerduan suara Sonya Nelta memikat hati Firdaus Abie dan membawanya ke dapur rekaman, untuk menyanyikan lagu Raudah Aku Rindu, videoklipnya dirilis pada Sabtu, 28 Agustus 2021 pukul 13.00 WIB di YouTube Official Artist Channel Aci Cahaya.

Maharya Rilis Lagu Jasmerah untuk Bangkitkan Rasa Kebangsaan di HUT Kemerdekaan Bangsa Indonesia ke-76

Untuk membuktikan eksistensinya sebagai grup musik yang mengorasikan nilai-nilai kebangsaan melalui karya-karya lagu, grup musik Maharya merilis lagu Jasmerah tepat di Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Bangsa Indonesia ke-76, Selasa 17 Agustus 2021 pukul 11.11 WIB di Bandung.

Qori Lestari Semangati Masyarakat Jalani PPKM Lewat Rilis Lagu Jangan Menyerah

Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat Qori Lestari tersentuh dan terinspirasi menulis lagu Jangan Menyerah. Dokter cantik asal Kota Bandung tersebut ingin menyemangati masyarakat Indonesia dalam menjalaninya.

CRID feat Anto Baret Rilis Lagu Honocoroko, Maknai Kesetiaan Hidup Bernegara Saat Hadapi Pandemi

Asal mula aksara Jawa yang dikenal dengan sebutan Honocoroko terdapat dalam legenda Ajisaka. Kisahnya yang mengharukan bisa menjadi bahan edukasi bagi mental bangsa dalam kesetiaan hidup bernegara, apalagi di situasi pandemi saat sekarang ini. Di momen penyambutan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76, grup band CRID feat Anto Baret mengangkat mitologi tersebut di lagu terbaru mereka yang berjudul Honocoroko, soft lauching-nya akan dilakukan di acara tumpengan kecil pada Minggu, 18 Juli 2021 di Jalan Kalipasir No. 16 Cikini, Jakarta Pusat.

Amir Roez feat Ocka Sampaikan Pesan Perdamaian untuk Dunia Lewat Rilis Lagu Seperti Waktu

Pandemi Covid-19 masih terjadi hingga saat ini, wabah tersebut juga menimbulkan prasangka dan rasa saling curiga yang berujung pada caci maki, baik antara individu maupun kelompok tertentu. Tak ingin kondisi tersebut memberi efek negatif pada psikologis masyarakat, Amir Roez featuring Ocka memberi pesan perdamaian melalui lagu terbaru berjudul Seperti Waktu, dirilis pada Rabu, 7 Juli 2021 di kanal YouTube Sembilan Production Official.

AM Kuncoro Rilis 3 Karya Lagu dari 3 Genre Musik di Bulan Juni 2021

Karya lagu biasanya terlahir dalam genre musik tertentu. Setiap genre musik memiliki pangsa pasarnya tersendiri. Seorang penikmat musik bisa saja menyukai lebih dari satu genre musik. Membaca peluang tersebut, AM. Kuncoro, Vokalis grup band Heniikun Bay akan merilis 3 lagu dari 3 genre di bulan Juni 2021 pada stasiun radio berbagai kota di Indonesia.

AM Kuncoro bersama Steven & Tege Coconut Treez Siap Lestarikan Bahasa Daerah Lewat Lagu Mimi Mintuno Tresno

Sebuah lagu juga dapat menjadi media dalam pelestarian bahasa daerah untuk diwariskan kepada generasi selanjutnya. Seperti Mimi Mintuno Tresno, lagu yang ditulis dan dinyanyikan oleh AM. Kuncoro berkolaborasi dengan Steven & Tege, dua personal Coconut Treez, grup musik reggae legendaris Indonesia yang popular dengan lagu Welcome to My Paradise.

The Bungsu Optimis Rilis Single Perdana Setelah 16 Tahun Berkiprah

The Bungsu bukanlah nama baru di peta musik Tanah Air. Grup band tersebut sudah 16 tahun menjajal berbagai panggung hiburan di Bandung, kota asalnya. Berbekal kematangan dari menjalani proses bermusik, The Bungsu optimis merilis single perdananya yang berjudul 'Cinta Sebelah Mata' pada Kamis, 27 Mei 2021 di kanal YouTube Ruangkreasi TV.
- Advertisement -