23 C
Padang
Rabu, Oktober 20, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Polres Sijunjung Beri Penghargaan Untuk Personil-Masyarakat Yang Penanganan Tindak Kejahatan
P

Kategori -
- Advertisement -

Sijunjung, beritasumbar.com – Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan SIK.M.Hum memberikan apresiasi berupa reward/penghargaan berupa sertifikat kepada enam orang masyarakat dan 29 personel polres setempat atas kontribusi membantu pihak kepolisian dalam menangani tindak kejahatan.

Apel pemberian reward di jajaran Polres Sijunjung atas keberhasilan penangkapan penjahat kelas kakap komplotan Rori Irawan dan Edi Lambau yang beroperasi di Riau, Jambi, Sumbar dan Sumsel diberikan di Halaman Mapolres Sijunjung,  Kamis (8/4).

Kapolres menyebutkan berkat kerja sama yang baik kepolisian dengan masyarakat patut diberi apresiasi dan penghargaan.

Ia mengakui apa yang diberikan Polres Sijunjung tidak sebanding apa yang telah dilakukan masyarakat terhadap keberhasilan kita dalam meringkus komplotan pencuri yang dicari-cari yang sudah meresahkan masyarakat selama ini.

“Untuk atas nama Kapolres Sijunjung mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan ucapan kepada personel,” kata kapolres.

Andry mengatakan bagi petugas yang bekerja dengan sungguh-sungguh, akan berbuah hasil yang tidak mengecewakan.

Penghargaan yang diberikan ini, untuk memotivasi kinerja yang lebih baik lagi.Semoga semua ini menjadi titik awal untuk memberikan pelayanan dan memberikan rasa aman dengan pekerjaan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Para personil yang mendapat penghargaan dari Kapolres Sijunjung diantaranya Kapolsek Koto Vll dan lima anggotanya yakni Kanit Reskrim Polsek Sumpur Kudus dan dua anggotanya. Kapolsek Kamang Baru dan sembilan orang anggotanya. Kasat Reskrim Polres sijunjung dan  empat anggotanya. Kasat Nakorba bersama dan empat anggotanya.

Sementara masyarakat yang mendapat penghargaan dari kapolres sebanyak enam orang, yang terdiri dari empat laki-laki dan dua perempuan.

Sebelumnya, komplotan cukup sadis beroperasi di Wilayah Hukum Polres Sinjung, malahan dalam melakukan tindakan terhadap korbannya, mereka ada yang mempergunakan senjata api. Komplotan itu sudah dicari pihak kepolisian, tapi mereka berhasil lolos dari penyergapan.

“Sewaktu terjadi pencurian dengan pemberatan dengan modus gembos ban dan pecah kaca mobil di SPBU Kumanis pada Sabtu (3/4), kalau tidak ada informasi dari masyarakat maka komplotan ini bisa juga kabur dari pengejaran anggota polisi,” katanya.

Ketika pelaku kabur ke semak belukar dan polisi sempat kehilangan jejak, ternyata para pencuri ini masuk ke kebun durian masyarakat di Nagari Pamuatan Kecamatan Kupitan Kabupaten Sijunjung.  Ketika itu bertemu dengan Mona Munarti dan Lili Angraini yang lagi menunggu durian jatuh, lalu terjadi dialog diantara mereka ” lagi ngapo pak, kami cari kayu gaharu buk” kemudian menghilang masuk rimba.

Sementara Mona pulang ke rumahnya, dan memberi tahu kepada suaminya bahwa ada orang di ladang durian mereka. Wajah dan penampilan mereka bukan orang kampungnya.

Lalu suami Nona melaporkan cerita istrinya kepada Polsek Koto Vll, Iptu Ependi. Sebelumnya Suami Nona sudah mengetahui ada pencurian di SPBU Kumanis yang sedang di cari polisi dan masyarakat. Menurut keterangan Polsek Koto Vll, di mapolres siang itu, mereka sudah mulai kehilangan jejak, sudah mau balik kanan, atas informasi yang disampaikan masyarakat, timbul semangat dan masyarakat semakin banyak membantu. Akhirnya mereka berhasil diringkus yang lari ke ladang masyarakat dan yang terjun ke Batang Ombilin, papar Efendi. (Alim)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img