25.6 C
Padang
Tuesday, October 20, 2020

Polres Sijunjung Akan Panggil Bupati Sijunjung

Sijunjung, Berita Sumbar–Untuk menyamakan melodi dan syair yang dinyanyikan, Anggota DPRD Sijunjung Walbadri, maka penyidik polres Sijunjung akan memanggil Bupati Yuswir Arifin yang kedua kalinya untuk saksi, besok Kamis (27/8), kata Kapolres Sijunjung Andry Kurniawan di Muaro kemaren dihadapan para wartawan.

Menurut Kapolres, seharusnya keterangan bupati sudah dapat Jumat lalu, karena bupati sibuk tidak jadi diperiksa. Sesuai dengan aturan hukum untuk saksi bisa dipanggil sampai tiga kali dan bisa dengan penyemputan yang bersangkutan.

Pokoknya kita jalankan sesuai dengan aturan hukum untuk mencari kebenaran dalam pengungkapan kasus mantan pimpinan DPRD.

Nyanyian yang di sampaikan Walbadri ini tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Tersangka. Jadi bukan pepesan kosong, untuk perlu di konfirmasi dengan orang-orang yang sebutkan tersebut. Apakah bunyi syair dan melodinya sama.Semua ini untuk mencari kebenaran hukum. Memang jadi dilema dalam perkara korupsi ini, ikut menikmati atau hanya ikut memperkaya orang lain, juga ikut terbawa pelanggaran hukum, jelas Andry.

Penetapan tersangka anggota dewan dan 1 (satu) orang mantan anggota DPRD Sijunjung menjadi tersangka dalam kasus korupsi, APBD 2018 dan APBD 2019. Menurut Kapolres, penetapan kedua orang tersangka ini, setelah ditemui kerugian negara sesuai dengan hasil audit BPKP. Ada ratusan juta uang negara yang disalah gunakan oleh anggota dewan dan mantan anggota dewan tersebut.

Seperti pemberitaan selama ini, Dua orang pimpinan DPRD Sijunjung priode 2014-2019, yaitu saudara Walbadri dari partai demokrat dan Nursidin Jamil dari partai PPP selaku wakil ketua DPRD, tersangkut dengan pengunaan uang rumah tangga wakil ketua.

Kedua mantan pimpinan dewan ini disinyalir melanggar peraturan bupati sijunjung nomor 55 tahun 2017 dan peraturan bupati nomor 83 tahun 2018, tentang hak keuangan dan adminstrasi pimpinan dan anggota dewan.

Salah satu pasal dari aturan ini berbunyi, pimpinan yang berhak mendapatkan bantuan keuangan rumah tangga adalah pimpinan yang mepergunakan fasilitas rumah negara.
Sementara kedua pimpinan ini tidak tinggal di rumah dinas yang sudah disediakan. Uang rumah tangga sebesar Rp.15 juta perbulan tetap mereka cairkan selama 2 ( dua) tahun anggaran. Sekarang terpaksa mereka pertanggungjawabkan dimata hukum.

Keterangan Bupati, sekdakab dan mantan sekretaris dewan untuk melengkapi dan mencari kebenaran hukum dalam perkara ini, sehingga tidak ada yang merasa dirugikan. Hukum ini betul-betul tegak lurus sesuai dengan kebenaran yang ada, tambah kapolres.( alim)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

KPU Kabupaten Tanah Datar Gelar Pleno Daftar Pemilih Tetap ( DPT)

Tanah Datar,- Tahapan rapat pleno terbuka penetapan DPT yang dilaksanakan oleh KPU kabupaten Tanah Datar di hotel Emersia hari ini, mendapatkan hasil...

Razia Hari Kedua, Satgas Covid-19 Tindak Lagi 25 Pelanggar Protokol Kesehatan, 2 Bayar Denda

Payakumbuh --- Upaya perang melawan corona terus digalakkan di Payakumbuh. Di hari kedua operasi yustisi yang dilakukan oleh Satgas Covid-19 Kota Payakumbuh...

Tidak Pakai Masker, Bupati Hentikan Aktifitas Olahraga

Solok Selatan- Pemandangan berbeda tampak terlihat di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Muara Labuh Solok Selatan, Minggu pagi 18/10/20. Sekelompok masyarakat yang beraktifitas...

Kekuatan (Sosial) Untuk Perubahan (Sosial)

Sulit sekali untuk membantah bahwa daya/kuasa ( power ) adalah sumber dari kemenangan atas apapun di dunia ini. Dalam situasi damai maupun...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Bawaslu Sijunjung Gelar Rakor Pengawasan Partisipatif

Sijunjung, Berita Sumbar--Ketua Bawaslu Kabupaten Sijunjung Hustrial Tatul, mohon maaf kepada Kepala OPD dan ASN Ranah Lansek Manih, yang berani main api,...

Bawaslu Sinjunjung Gelar Sosialisasi Pengawasan Pilkada

Sijunjung, Berita Sumbar--Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Sijunjung Sosialisasi Pengawasan tahapan Kampanye Pilgub, Pilkada Kabupaten Sijunjung digelar di Aula Wisma Keluarga Muaro Sijunjung,...

Jawab Pandangan Fraksi PPP, Dirut RSUD Sijunjung Jelaskan PelayananTerhadap Pasien

Sijunjung, Berita Sumbar—Direktur Rumah sakit Umum Daerah Sijunjung, dr. Diana Oktavia, SpPD memberikan penjelasan terhadap pendapat Anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPRD...

Makodim 0310 SSD di serbu Polwan Polres Sijunjung

Sijunjung, Berita Sumbar--Pasukan Polwan dipimpin seniorAipda Srihandayani (Kasium Polres Sijunjung) pada hari Senen(5/10) bersama 16 orang personel polwan lainya mendatangi Makodim 0310...
- Advertisement -