23 C
Padang
Kamis, Oktober 28, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Perbedaan Pertumbuhan Ekonomi dengan Pembangunan Ekonomi
P

Kategori -
- Advertisement -

Oleh:Syaiful Anwar, SE., M.Si

(Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Andalas Kampus II Payakumbuh)

Pertumbuhan ekonomi menunjukkan pertumbuhan output dari waktu ke waktu. Sedangkan pembangunan ekonomi tidak hanya berarti pertumbuhan output tetapi juga mencakup pertambahan jenis output yang di produksi. Pembangunan ekonomi adalah hasil dari perubahan dalam bidang teknis dan tata kelembagaan dimana output tersebut di produksi dan didistribusikan. Dengan demikian perbedaan antara pertumbuhan dengan pembangunan ekonomi dapat dianalogikan dengan pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi dalam tubuh manusia. Pertumbuhan dalam diri manusia menyangkut perubahan-perubahan yang bersifat menyeluruh  seperti tinggi dan berat badan. Sementara dalam pembangunan termasuk perubhana-perubahan kemampuan yang  bersifat fungsional seperti ; penguasaan diri, kemampuan belajar atau kemampuan untuk beradaptasi dengan kedaaan yang sedang berubah.

            Pada tahap-tahap awal, suatu perekonomian yang mengalami pertumbuhan dapat membuka jalan bagi terjadinya pembangunan ekonomi, meskipun demikian terdaoat beberapa pengecualian yang menarik. Robert Clower menemukan bahwa pertumbuhan ekspor produk-produk primer yang pesat dari Liberia, ternyata tidak menimbulkan perubahan yang struktural dan kelembagaan yang merangsang sektor-sektor perekonomian lainnya di Negara itu3. Jadi perekonomian mengalami pertumbuhan tetapi tanpa pembangunan. Keadaan ini terjadi karena sebahagian besar  mata rantai produksi dan ekspor produk-produk primer tersebut berada  ditangan perusahaan-perusahaan besar milik negara lain.

            Perusahan-perusahaan besar tersebut dikenal dengan Multi National corporation (MNC) atau Transnational Corporation (TNC). Salah satu ciri MNC adalah beroperasi dengan skala besar. Sebaliknya pihak pribumi berusaha secara kecil-kecilan dengan tekhnologi tradisonal dan oleh karena itu sering tidak efisien. Selanjutnya MNC berorientasi kepada pasar dunia atau negara-negara industri. Sehingga leverage effect dari pertumbuhan produk-produk primer Liberia ini banyak merangsang pembangunan eknomi di negara-negara industri, terutama di negara-negara industri dari MNC itu berasal.

            Kasus yang sama tetapi dengan intensitas yang berbeda terjadi pula pada beberapa daerah di Indonesia. minyak  bumi, karet, timah, kayu dan rotan adalah beberapa contoh dari beberapa produk-produk yang menempati papan atas dalam peta ekspor Idonesia selama puluhan tahun. Bahkan produk-produk ini merupakan salah satu unsur penting dalam pembangunan ekonomi. Produk-produk tersebut semuanya berasal dari daerah di luar pulau Jawa seperti Aceh, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan, Sulawesi Tengah, Maluku dan Irian Jaya. Akan tetapi dalam proses pembangunan ekonomi di Indonesia, daera-daerah ini relative terbelakang dibandingkan daerah-daerah pulau Jawa. Proses pembangunan ekonomi baru mulai menyentuh daerah-daerah ini ketika pemerintah orde baru yang berkuasa sejak tahun 1966 secara berangsur-angsur mengembangkan jarungan transportasi, irigasi, fasilitas-fasilitas kesehatan dan pendidikan ke seluruh negri ini.

            Sebahagian  besar ekspor jatuh ke tangan MNC, para pekeerja asing, perusahaan besar domestic dan pemerintahan Indonesia. penerimaan ekspor ini kemudian dikeluarkan lagi dalam bentuk pembelian produk-produk konsumsi dan pembiayaan investasi baru. Bahagian yang diterima oleh MNC berikut karyawan asingnya mengalir lagi keluar negri. Bahagan perusahaan besar domestic sebahagian mengalir ke pulau Jwa, Medan, Palembang dan Ujung Pandang. Bahagian pemerintah melalui APBN didistribusikan keseluuh negri ini, tetapi sebahagian besar kembali ke pulau Jawa. Leverage Effect yang timbul oleh pertumbuhan ekspor produk primer tersebut, dengan demikian hanya sedikit sekali menyentuh pembangunan negri di daerah sumbernya.

#SyaifulAnwar #Unand #Payakumbuh

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img