Di awal sambutannya dalam silaturahmi dengan Peserta Muktamar Al-Khairiyah ke-9 ini, Presiden mengatakan bahwa sejak awal didirikan hingga sekarang, Al-Khairiyah selalu dekat dengan misi awal Kiai Haji Syam’un yaitu memajukan umat Islam.
“Mulai dari bentuk pesantren, lalu madrasah, sampai menjadi Perguruan Tinggi Islam, Al-Khairiyah terus berjuang untuk mengembangkan pendidikan Islam, melahirkan putra-putri Indonesia yang cerdas dan berdaya saing. Melahirkan putra putri-Indonesia yang mempunyai karakter-mental yang kuat dan Islami,” ujar Presiden.
Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Banten Rano Karno dan Ketua Umum Pengurus Besar Al-Khairiyah KH Hikmatullah A Syam’un.
(Cilegon, 22 Oktober 2016,Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden)