26 C
Padang
Jumat, Desember 3, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Penggunaan Multi Media Sebagai Upaya Untuk meningkatkan Motivasi Belajar Siswa
P

- Advertisement -

Oleh: Afri Maiyeli, Dr. Hj. Demina, M.Pd.
IAIN BATUSANGKAR

BeritaSumbar.com,– Perkembangan  ilmu pengetahuan  yang  begitu  pesat seperti  saat  ini  telah  memicu tumbuhnya  revolusi  yang  besar pada  kemajuan  dunia.  Salah satunya  ditandai  dengan  begitu banyaknya  penemuan  yang diciptakan  oleh  manusia  dalam bentuk  teknologi.  Berbagai  media pembelajaran  sudah mulai diterapkan di dalam sekolah, salah satunya  ialah  multimedia  berbasis komputer.  Teknologi  pendidikan berupa  multimedia  ini  merupakan salah  satu  media  pembelajaran, yang dapat dimanfaatkan oleh guru untuk  mempermudah  jalannya proses  pendidikan.  Dengan  segala kemudahan  yang  dimiliki, membuat  media  pembelajaran tersebut  menjadi  salah  satu  media yang  dipilih  oleh  guru  untuk menyampaikan  materi  pelajaran  di dalam  KBM  (Kegiatan  Belajar Mengajar) (Juriah, 2014: 1).

Media sebagai suatu komponen sistem pembelajaran, mempunyai fungsi dan peran yang sangat vital bagi kelangsungan pembelajaran. Itu berarti bahwa media memiliki posisi yang strategis sebagai bagian integral dari pembelajaran. Integral dalam konteks ini mengandung pengertian bahwa media itu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembelajaran. Sebagai komponen sistem pembelajaran, media memiliki fungsi yang berbeda dengan fungsi komponen-komponen lainnya, yaitu sebagai komponen yang dimuati pesan pembelajaran untuk disampaikan kepada pebelajar (Ambar, 2013: 84). Media  pembelajaran  adalah  adalah  alat  atau  bentuk  stimulus yang  berfungsi  untuk  menyampaikan  pesan  pembelajaran. Media pembelajaran dalam hal ini merupakan bagian dari proses pembelajaran, karena berhubungan langsung dengan pemberian materi pelajaran dalam rangka proses pembelajaran.

Media pembelajaran dapat diartikan sebagai aplikasi multimedia yang  digunakan  dalam  proses  pembelajaran.  Dengan  kata  lain, multimedia  pembelajaran  berguna  untuk  menyalurkan  pesan (pengetahuan, keterampilan,  dan sikap)  serta dapat merangsang pilihan, perasaan,  perhatian  dan  kemauan  siswa  sehingga  secara  sengaja  proses belajar terjadi, bertujuan, dan terkendali (Dhiya, 2019: 3). Media pembelajaran  yang  dapat  digunakan dalam  proses  belajar  mengajar banyak  sekali antara  lain: komputer,  LCD  proyokter,  dan sebagainya.  Media-media  tersebut mempunyai  karakteristik  tersendiri, sehingga  dapat  memudahkan  dalam mempelajari  mata  pelajaran. Salah  satu  alternatif  yang  bisa dilakukan  dalam  menumbuhkan minat  atau  motivasi  belajar  siswa yaitu  dengan penggunaan multimedia (Juriah,2014: 2).

Menurut  Vaughan  multimedia  merupakan  kombinasi  teks,  seni,  suara, gambar,  animasi,  dan  video  yang  disampaikan  dengan  komputer  atau dimanipuasi secara  digital  dan  dapat  disampaikan  dan atau  dikontrol  secara interaktif. Multimedia  adalah  salah  satu  media  pembelajaran  yang  dipandang  dapat memberikan pengalaman belajar yang secara langsung berkenaan dengan gambaran-gambaran nyata objek yang disesuaikan. Sehingga dengan menggunakan multimedia sebagai media pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa. Alasan lain penggunaan Multimedia adalah melihat sistem pendidikan dewasa ini telah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Berbagai cara telah dikenalkan serta digunakan  dalam  proses  belajar  mengajar  (PBM)  dengan  harapan  pengajaran  guru akan  lebih  berkesan  dan  pembelajaran  bagi  murid  akan  lebih  bermakna.  Sejak beberapa  tahun  belakangan  ini  teknologi  informasi  dan  komunikasi  telah  banyak digunakan dalam proses belajar mengajar, dengan satu tujuan mutu pendidikan akan selangkah lebih maju seiring dengan kemajuan teknologi (Ami Saputra, 2018: 5).

Media pembelajaran berbasis  multimedia  menjadi alternatif sebagai media  anjuran  karena  berbagai  alasan  yaitu  :  pelajaran  akan  lebih menarik perhatian siswa, guru dapat mengkombinasikan  audio  dan  visual secara bersamaan, dapat dikombinasikan dengan strategi lain, siswa lebih aktif  dan  memotivasi  belajar  siswa.  Dapat  dipahami  bahwa  multimedia pembelajaran  menyasar  pada  karakteristik  siswa  yang  memiliki  variasi gaya belajar yang berbeda-beda. Hal itu tentunya akan berdampak pada motivasi belajar siswa meningkat. Motivasi diartikan sebagai dorongan seseorang melakukan sesuatu. Motivasi  seseorang  dapat  dipengaruhi  oleh  faktor  dari  dalam  (intrinsik) dan faktor dari luar (ekstrinsik). Siswa yang termotivasi dalam  belajarnya dapat  dilihat  dari  karakteristik  tingkah  laku  yang  menyangkut  minat, perhatian, konsentrasi dan ketekunan. Motivasi menjadi salah satu faktor yang turut menentukan hasil belajar (Tiarni Soamole, 2019: 68).

Pembelajaran dengan penggunaan multimedia ini guru dan siswa dituntut untuk membuat pembelajaran menjadi lebih inovatif yang mendorong siswa dapat belajar secara optimal, baik belajar mandiri maupun pembelajaran di dalam kelas. Dengan tujuan agar dapat diketahui bagaimana penggunaan multimedia sebagai upaya untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, menjelaskan manfaat penggunaan multimedia pada proses pembelajaran, menjelaskan hambatan dalam penggunaan multimedia pada proses pembelajaran, solusi yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam penggunaan multimedia pada proses pembelajaran.

Multimedia secara umum menurut Turban dalam Suyanto (2003) adalah kombinasi dari paling sedikit dua media input atau output dari data, media ini berupa audio (suara, musik), animasi, video, teks, grafik, dan gambar. Multimedia dalam konteks komputer menurut Hofstetter dalam Niken dan Dany (2010) merupakan pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggunakan teks, grafik, audio video, dengan menggunakan alat yang memungkinkan pemakai berinteraksi, berkreasi, dan berkomunikasi (Farida Hasan, 2016:20).

Multimedia tidak hanya memiliki makna antara teks dan grafik sederhana saja, tetapi juga dilengkapi dengan suara, animasi, video, dan interaksi. Sambil mendengarkan penjelasan dapat melihat gambar, animasi maupun membaca penjelasan dalam bentuk teks (Inung Diah, 2018:70). Berdasarkan penjelasan diatas dapat diambil kesimpulan multimedia adalah kombinasi teks, seni suara, gambar, animasi, dan video yang disampaikan dengan komputer dan dapat disampaikan atau dikontrol secara interaktif sehingga dapat dijadikan sebagai metode pendukung dalam kegiatan pembelajaran dan meningkatkan motivasi belajar siswa.

 Penggunaan multimedia pada proses pembelajaran dapat dilihat dari penggunaan power poin pada saat menjelaskan materi pembelajaran. Power poin yang ditampilkan oleh guru berupa video. Penggunaan multimedia memiliki kelebihan yaitu siswa dapat belajar sesuai kemampuan, kesiapan dan keinginan mereka, dapat meningkatkan daya tarik dan perhatian siswa, dengan multimedia dalam proses pembelajaran guru dapat memanfaatkan waktu belajar untuk memberikan materi pelajaran dengan luas, dengan waktu yang terbatas guru dapat membelajarkan siswa lebih optimal (Ami Saputra, 2018: 35). Selain itu siswa dapat mengkap pembelajaran dengan mudah dan cepat dikarenakan suatu hak yang didengar dan dilihat akan lebih mudah di ingat. Sedangkan kekurangannya adalah siswa banyak yang menganggap remeh pelajaran jika menggunakan multimedia dikarenakan kurangnya konsentrasi dalam pelajaran dan membosankan jika model video yang digunakan monoton.

Manfaat penggunaan multimedia dalam proses pembelajaran dari perspektif guru yaitu meningkatkan pengemasan materi pembelajaran dari saat ini di bangun, pemanfaatan aktivitas akses pembelajar, menggunakan sumber daya yang terdapat pada internet, dapat menerapkan materi pembelajaran dengan multimedia. Sedangkan manfaat dari perspektif siswa yaitu meningkatkan komunikasi dengan pendidik dan siswa, lebih banyak materi pembelajaran yang tersedia yang dapat diakses tanpa memperhatikan ruang dan waktu,berbagai informasi dan materi terorganisasi dalam suatu wadah pembelajaran (Moh Jamaluddin, 2019: 141).

Hambatan dalam penggunaan multimedia adalah minimnya alokasi dana untuk dunia pendidikan, sedikitnya infrastruktur yang tersedia sebagai sarana menuju era informasi oleh pemerintah, sedikitnya proyek-proyek pendidikan yang berkaitan dengan pengembangan pembelajaran dengan perangkat multimedia, kesiapan SDM kependidikan yang masih minim di bidang teknologi komunikasi dan informasi, sebagian besar kemampuan pengadaan sarana hanya dapat dilakukan oleh instutusi-institusi swasta (Ambar, 2013: 96). Solusi untuk mengatasi hambatan di atas yaitu meminta bantuan Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah), guru sebaiknya mengikuti pelatihan dan pendidikan sehingga bisa meningkatkan motivasi siswa.

Jadi penggunaan multimedia dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan motivasi siswa karena dengan menggunakan multimedia sangat dapat memotivasi siswa dalam belajar apalagi jika ditampilkan dalam bentuk video dengan penerapan metode dan teknologi yang baru.

DAFTAR PUSTAKA

Diah, Inung Kurniawati dkk. 2018. Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Mahasiswa. Jurnal of Computer and information Technology Vol. 1, No. 2.

Hasan, Farida Rahmaibu, 2016. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Dengan Menggunakan Adobe Flash untuk Meningkatkan Hasil Belajar. Skripsi, Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Juriah, 2014. Penggunaan Multimedia Dalam Mneingkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak. Universitas Muhammadiyah : Surakarta.

Jamaluddin, Moh Imron. 2019. Dampak Multimedia Bagi Peningkatan Kualitas Pembelajaran Di Sekolah. Jurnal Al-Ibrah Vol. 4 No. 1.

Rahmah, Dhiya Yus. 2019. Penggunaan Multimedia Pembelajaran PAI Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Skripsi, Universitas islam Negeri Ar-Raniry : Banda Aceh.

Soamole, Tiarni dkk. 2019. Penggunaan Multimedia Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PAI. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol. 1, NO. 2.

Saputra, Ami. 2018. Penggunaan Multimedia Untuk Meningkatkan hasil Belajar Peserta Didik Kelas VII D Pada Mata Pelajaran PAI DI SMP Negeri 1 Way Krui. Skripsi, Universitas Islam Negeri Raden Intan: Lampung.

Sri, Ambar Lestari. 2013. Pembelajaran Multimedia. Jurnal Al-Ta’dib Vol. 6 No. 2

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img