24 C
Padang
Jumat, April 23, 2021
Beritasumbar.com

Pemuda Lulusan SMK Kalahkan Insinyur Oxford di Lomba Desain Komponen Jet
P

Kategori -

Bangsa Indonesia tak boleh kehilangan semangat sebagai bangsa yang kreatif dan inovatif. Lihatlah, pemuda lulusan sekolah menengah atas dan kejuruan (SMA-SMK) asal Salatiga ini mampu mengalahkan insinyur-insinyur dunia. Sungguh, kekayaan bangsa ini tidak terletak pada sumber daya alamnya, tapi pada sumber daya manusiannya.

Arfian Fuadi (28) dan Arie Kurniawan (23), kakak beradik asal Salatiga, menyabet juara pertama dalam “3D Printing Challenge” yang diadakan General Electric (GE) tahun ini. Tidak cuma itu, dalam kompetisi tersebut, karya Arfian dan Arie berhasil mengalahkan karya insinyur lulusan universitas terkemuka dunia.

“Arfian dan Arie berhasil mendesain jet engine bracket yaitu salah satu komponen untuk mengangkat mesin pesawat terbang yang paling ringan dari komponen serupa yang pernah dibuat di dunia. Bahkan, mereka berhasil mengalahkan peserta dengan gelar Ph.D dari Swedia yang menyabet peringkat kedua dan insinyur lulusan University of Oxford yang meraih juara ketiga,” ujar Handry Satriago, CEO General Electric Indonesia, Jakarta, Selasa (22/7/2014).

Dua pemuda lulusan SMA Negeri 7 Semarang dan SMK Negeri 2 Salatiga, Jawa Tengah, ini berhasil menyisihkan 700 karya dari 50 negara peserta yang mengikuti kompetisi tersebut.

Keunggulan jet engine bracket yang didesain Arfian dan Arie adalah komponennya yang hanya berbobot 327 gram atau 84 persen lebih ringan dari pascaproses pembuatan cetak biru atau prototipe Jet engine bracket saat ini yang seberat 2 kilogram.

Jualan Susu dan Tukang Tambal Ban

Apa yang dicapai Arfian dan Arie dalam kancah internasional tidak terjadi tiba-tiba. Sebelum berkecimpung di dunia desain engineering mereka adalah pedagang susu dan tukang tambal ban.

Kehidupan ekonomi keluarga yang tidak mencukupi membuat mereka harus bekerja apa saja untuk mendapatkan penghasilan.

“Rumah sudah hampir rubuh jadi kita butuh kerjaan. Dari kecil memang kita diwajibkan berwirausaha, bahkan pernah jualan susu, pernah juga jadi tukang tambal ban,” kata Arie kepada kompas.com.

Lucunya, kalau lah boleh dibilang begitu, baik Arfian dan Arie tak memiliki latar belakang akademis di dunia desain engineering. Arfian yang lahir pada 2 Juli 1986 lulusan SMA, sedang Arie yang lahir pada 11 Juli 1991 lulusan SMK jurusan otomotif.

Arfian lah yang pertama-tama tertarik dengan dunia ini. Ia semata-mata hobi, belajar sendiri dengan meminjam komputer milik sepupunya. Komputer adalah barang yang amat mewah yang tidak mungkin mereka miliki.

“Dulu ketika masih sekolah, sering pinjam komputer sepupu untuk belajar. Tapi minjem-nya kalau sepupu sudah tidur,” kata dia.

Arie mengenal desain engineering dari kakaknya. Arie mengaku secara akademis dirinya tidak cemerlang di bangku sekolah. Ia mengalami kesulitan memahami setiap pelajaran. Kata dia, materi pelajaran di sekolah kebanyak disampaikan dalam bentuk teori tanpa praktik. Siswa di kelas hanya membayangakan apa yang diajarkan oleh guru.

Proyek pertama senilai Rp 90 ribu

Mereka bercerita, proyek pertama membuat desain dimulai dari seringnya mengunjungi salah satu situs tempat para klien mereka berkumpul dan berbincang di dunia maya.

Pada tahun 2005, proyek pertama yang mereka kerjakan adalah membuat jarum untuk alat ukur yang berfungsi sebagai alat medis. Pemesannya adalah perusahaan asal Jerman. Mereka mendapat honor perdana sebesar 10 dollar AS atau sekitar Rp 90 ribuan kala itu.

Sejak proyek pertama itu, mereka terus mendapat permintaan untuk membuat desain-desain alat-alat lain yang semakin canggih. Bahkan, mereka sempat ditawari membuat senjata namun mereka menolak karena senjata dapat digunakan untuk tindakan kriminal.

Selanjutnya, mereka juga pernah membuat desain pesawat ringan yang dipesan oleh perusahaan asal Amerika Serikat. Mereka mendapat bayaran ribuan dollar dari proyek itu.

Mereka kini adalah pemilik usaha Dtech Engineering, bisnis jasa desain yang mendunia. Mereka melayani pemesanan desain tiga dimensi dari seluruh penjuru bumi. (Yoga Sukmana/ sumber: anakUnand.com)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Dipimpin Rektor UIN Imam Bonjol TSR Provinsi Sumbar Kunjungi Masjid Muttahiddin

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, - Hari ke lima Ramadhan, Tim Safari Ramadan (TSR) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang dipimpin oleh Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Eka Putra Wirman mengunjungi Masjid Muttahiddin Parambahan yang didampingi oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz, Sabtu (17/04).
- Advertisement -

Bukittinggi Siap Menuju Pusat Kuliner dengan Konsep Malioboro

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Sebagai pusat kunjungan wisatawan di Sumatera Barat, Kota Bukittinggi terus berbenah. Tidak hanya pada objek wisatanya, pusat kuliner juga menjadi perhatian...

Untuk Pembangunan, Pemkab Sijunjung Jalin Silaturrahmi Dengan Masyarakat Lewat Safari Ramadhan

Sijunjung, beritasumbar.com - Jaga persatuan dan silaturrahmi dikalangan umat serta pemerintah daerah, demi kemajuan dan peningkatan pembangunan di Kabupaten Sijunjung. Hal itu penegasan Ketua Tim...
- Advertisement -

Untuk Tingkatkan Pelayanan, RSUD Sijunjung Tampung Kritik Dan Saran Masyarakat

Sijunjung, beritasumbar.com - Pada usia yang relatif muda keberadaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sijunjung memerlukan perbaikan dan peningkatan dari semua sisi,  guna memberikan...

Bukannya Tobat, Malah Minta Dikirim Sabu

Pesisir Selatan,BeritaSumbar.com,- Bulan Ramadhan bulan penuh ampunan dan berkah ternyata bukan dimanfaatkan bertobat. Namun tidak bagi Risky (21) tahanan narkoba Polres Pessel ini malah memesan kiriman narkotika dari temannya
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Kukuhkan Pengurus Lokal Orari, Wako Sawahlunto: Solusi Sulitnya Jaringan Telekomunikasi

Sawahlunto, beritasumbar.com - Walikota Sawahlunto Deri Asta mengukuhkan pengurus lokal Organisasi Radio Amatir (Orari) Sawahlunto Sijunjung, Camping Ground Kandi, Minggu (14/3). Walikota berjanji akan membantu...

Pocket Book Panduan Penilaian Melalui E-Learning Platforms Bagi Guru IPA Tingkat SMP Di Kota Padang

Sejak wabah Covid-19 mulai muncul di Kota Padang, nasional hingga mancanegara, kegiatan pembelajaran di sekolah yang biasanya dilaksanakan secara tatap muka terpaksa dialihkan menjadi...

Bumerang Microplastic Di Masa Pandemi

Oleh : Annisa Vitri, Arin Simatupang(Mahasiswa Jurusan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Andalas, Padang) Seperti yang kita ketahui dunia sedang dilanda bencana wabah Covid-19 atau disebut...

Smart Garden dan Water Recycle Sukses Dikembangkan Dosen Saintek UIN STS Jambi

JAMBI, BeritaSumbar.com - Dosen yang tergabung dalam Green Sutha UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi berhasil mengembangkan sistem Smart Garden yang terintegrasi dengan Water Recycle sebagai...

Mesir Menemukan 27 Sarkofagus Berusia Lebih Dari 2.500 Tahun, Temuan Terbesar Tahun Ini.

Mesir kemarin mengumumkan telah menemukan harta karun kuno berupa 27 sarkofagus dalam keadaan utuh. Penemuan ini diklaim sebagai yang terbesar tahun ini. Sarkofagus yang sudah...

Akhirnya, Ponsel BM di Indonesia Benar-benar Diblokir Mulai Malam Ini

Setelah mengalami penundaan beberapa kali, akhirnya aturan pemblokiran ponsel ilegal atau black market (BM) melalui nomor IMEI resmi diberlakukan. Handphone dan komputer tablet (HKT)...

Agar Tidak Diblokir, Begini Cara Lapor Ponsel yang Dibeli dari Luar Negeri

Aturan pemblokiran ponsel ilegal atau black market (BM) melalui identifikasi nomor IMEI telah resmi berlaku mulai 15 September 2020 kemarin malam. IMEI dari semua...

Pembaruan Aplikasi Payo App Terbaru, Lebih Ramah, Segar dan Kekinian

Aplikasi PayoApp kini hadir dengan pembaruan terbaru. Update terbaru dari PayoApp ini sudah bisa diunduh di Google Playstore. Dalam update versi terbaru aplikasi ini tampil dengan desain baru yang membuatnya lebih...

Dunia Soroti Kapal Selam RI yang Bikin Geger ASEAN

Indonesia membuat geger kawasan ASEAN karena menjadi satu-satunya negara yang memproduksi kapal selam. Sejumlah media asing pun menaruh perhatian pada salah satu andalan alat...

Tanaman tersembunyi yang ‘mengeluarkan’ nikel di hutan Indonesia

Enam belas tahun yang lalu, Aiyen Tjoa menjelajahi kota pertambangan kecil Sorowako di jantung pulau Sulawesi, Indonesia. Sorowako pernah menjadi rumah bagi keanekaragaman tumbuhan...
- Advertisement -