Painan – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, mengajak warga khususnya umat Islam di kabupaten itu untuk terus meramaikan masjid dengan melakukan berbagai kegiatan selama bulan suci Ramadhan.
Mari ramaikan masjid dengan memperbanyak ibadah untuk melakukan berbagai kegiatan agama seperti shalat fardhu berjamaah, tadarus, zikir dan sebagainya. Masjid adalah tempat beribadah bagi umat muslim, maka itu harus diramaikan, kata Bupati Pesisir Selatan, Nasrul Abit di Painan, Jumat.
Dengan meramaikan masjid pada setiap harinya, diharapkan tercipta suasana yang aman, tentram dan nyaman sehingga terhindar dari marabahaya bencana, perbuatan keji dan mungkar.
Kegiatan itu hendaknya dapat dilakukan oleh semua umat muslim, mulai anak-anak, generasi muda hingga orang tua. Khusus bagi generasi muda, jadikanlah masjid sebagai wadah pembentuk akhlak yang mulia dengan memanfaatkan momen bulan Ramadhan. Untuk itu dukungan semua unsur masyarakat juga sangat dibutuhkan.
Menurutnya, untuk menjadikan anak-anak yang baik dan berbudi pekerti mulia harus dimulai dari para orang tua.
Tidak kalah pentingnya keikutsertaan semua unsur yang ada di lingkungan masyarakat itu sendiri.
Jangan salahkan anak yang memiliki kelakuan tidak baik, tapi salahkan diri orang yang lebih tua dari mereka yang melihatkan contoh tidak baik pada anak-anak, katanya.
Sementara Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pesisir Selatan, Deni Yuhasdi mengajak warga untuk meningkatkan ketertiban umum agar tercipta suasana aman dan nyaman di lingkungan tempat tinggal masing-masing sehingga tidak mengganggu Umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa selama bulan suci Ramadhan.
Ia mengimbau generasi muda atau pelajar agar menghentikan segala aktifitas yang meresahkan orang lain supaya dapat menciptakan suasana aman dan nyaman.
Aktivitas generasi muda yang dapat meresahkan masyarakat itu seperti balapan liar di jalan raya dan kegiatan lain yang mengganggu dan membuat lingkungan menjadi tidak nyaman dan berbagai permainan anak-anak yang membahayakan seperti petasan dan kembang api.
Kalau ini sudah diterapkan dan terlaksana, maka kabupaten ini akan terhindar dari marabahaya dan berbagai bencana lainnya yang selalu mengancam, katanya.
Untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat selama umat islam menjalankan ibadah puasa pada bulan suci Ramadhan, kepolisian setempat melakukan berbagai kegiatan seperti operasi penertiban kendaraan bermotor, razia penyakit masyarakat dan sebagainya.
(Antara/Oleh Junisman)