28 C
Padang
Kamis, Mei 23, 2024
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Pemkab Limapuluh Kota Jajaki Beasiswa Bagi ASN Di Negeri Belanda
P

- Advertisement -

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,-Tingkatkan kualitas sumberdaya manusia dikalangan Aparatur Sipil Negara di jajaran Pemkab Limapuluh Kota,Kepala daerahnya carikan peluang beasiswa pendidikan ke luar negeri. Untuk tahun ini bidikan awal adalah negeri Belanda.
Sebelumnya Pemkab Limapuluh Kota juga sudah mengirim beberapa orang ASN untuk mengikuti pendidikan di jenjang S2 dan S3 keAustralia,Mesir,Slovakia,Jepang,China dan Malaysia.
“Saya ingin tahun 2018 ini ASN Pemkab Limapuluh Kota juga ada yang mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan S2 dan S3 ke Negara Belanda. Untuk itu saya melakukan penjajakan peluang beasiswanya ke Negara Kincir Angin tersebut,” ungkap Bupati Irfendi kepada wartawan di Payakumbuh, Minggu (21/1).
Penjajakan tersebut kata Irfendi, diantaranya sudah dilakukannya ke Duta Besar Belanda untuk Indonesia Mr. Rob Swartbol di Kedubes Belanda di Jakarta. Selain  itu, ia juga akan mengejar peluang ke lembaga-lembaga lain yang bersifat tidak mengikat.
“Untuk menjajaki peluang beasiswa ke Belanda tersebut, saya sudah menghubungi langsung Duta Besar Belanda untuk Indonesia Mr. Rob Swartbol usai mengikuti Konferensi Indonesia Netherlands Rule of Law and Security Update 2018 di Kedubes Belanda, baru-baru ini,” tutur Irfendi.
Sebelumnya, lanjut Irfendi, tahun 2017 lalu ASN Limapuluh Kota sudah dikirim sekolah ke sejumlah negara yang diantaranya atas nama Dian Permatati untuk mengambil S3 (Doktoral) di Universitas Camberra Australia dan Ranggi Taruna buat mengikuti pendidikan S2 (Master) pada Universitas Melbourne Australia. Berikutnya, ASN atas nama Yulius untuk mendapatkan S3 di Negara Malaysia.
“Selain itu, tahun kemaren sejumlah ASN kita juga sudah dikirim mengikuti pendidikan berbagai negara yang diantara ke Mesir, Slovakia, Korea, Jepang dan China,” papar Irfendi.
Dikatakan, pengiriman ASN sekolah ke sejumlah perguruan tinggi dalam dan luar negeri tersebut merupakan salahsatu upaya peningkatan sumberdaya manusia para abdi negara itu. Dengan adanya peningkatan pendidikan, diharapkan ASN lebih  berkompetensi sesuai tuntutan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, globalisasi dan peningkatan daya saing serta dinamika masyarakat dewasa ini.
“Kita sangat menyadari, untuk mencapai keberhasilan dan kemajuan Kabupaten Limapuluh Kota, kita butuh sumber daya manusia yang mumpuninya. Untuk ini, kita perlu menyiapkan sumberdaya ASN yang berkualitas dan siap menghadapi persaingan global,” jelas Irfendi sembari menyebut aspek pendidikan dan pelatihan merupakan proses investasi dalam peningkatan  kinerja aparatur dalam menghadapi persaingan global.
Lebih jauh Irfendi menyebut, dengan sumberdaya yang bagus, ia berharap ASN di daerah ini mampu memberikan kontribusi yang lebih optimal bagi organisasi Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota dalam mewujudkan pembangunan dan pelayanan  masyarakat secara optimal. Ditegaskan, peningkatan sumberdaya ASN itu pada intinya untuk terwujudnya pembangunan masyarakat dan daerah serta pelayanan publik yang prima dan profesional.
“Dengan peningkatan pendidikan tersebut kita juga berharap adanya peningkatan profesionalisme, kinerja pegawai dan organisasi Pemkab Limapuluh Kota,” ucap Irfendi.
Menyoal peluang para ASN buat mendapatkan kesempatan sekolah ke luar negeri, Irfendi menegaskan, setiap PNS itu memiliki hak dan kesempatan yang sama. Untuk itu ASN tersebut harus senantiasa menyiapkan diri untuk mengikuti tes.
“Agar lolos mendapatkan beasiswa ke luar negeri, tentunya ASN itu perlu menyiapkan diri buat bersaing dengan peminat lainnya. Untuk itu, mereka harus menyiapkan diri dengan belajar,” tambah Irfendi.
Terpisah, sejumlah pihak mengapresiasi Bupati Irfendi dalam upaya peningkatan pendidikan ASN di daerah ini. Mereka mengaku optimis daerah ini akan semakin maju ke depannya.
“Tidak saja bertabur prestasi, Bupati Irfendi juga senantiasa berusaha melakukan peningkatan SDM aparaturnya dengan mencari peluang beasiswa ke berbagai pihak yang tidak mengikat. Hal itu jelas patut kita apresiasi,” ucap sejumlah tokoh masyarakat.(rel)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img