26.7 C
Padang
Minggu, Mei 16, 2021
Beritasumbar.com

Peluncuran Buku Antologi Puisi Enam Penyair Muda Sumatera Barat 1978 Akan Sangat Menarik
P

Kategori -

BeritaSumbar.com – PADANG – Buku antologi puisi yang berjudul Enam Penyair Muda Sumatera Barat 1978 akan kembali diluncurkan pada momen peringatan Hari Sumpah Pemuda. Acaranya akan digelar pada hari Jumat, tanggal 28 Oktober 2016 di Aula Lantai 3 Gedung Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat, Jalan Diponegoro No.4 Padang, mulai pukul 14.30 WIB hingga 17.00 WIB, dengan tagline acara Peluncuran dan Bincang Buku Antologi Puisi ‘Enam Penyair Muda Sumatera Barat 1978’.

Buku ini pertama kali diterbitkan pada tanggal 28 Oktober 1978 dalam bentuk stensil, dan dicetak dalam jumlah terbatas oleh Badan Koordinasi Kesenian Nasional Indonesia (BKKNI) Sumatera Barat. Adapun enam penyair yang menulis buku ini adalah Asri Rosdi, Alda Wimar Irawan Noer (alm), Indra Nara Persada, Syarifuddin Arifin, Sofia Trisni dan Yose Hermand.

“Buku ini dulu diterbitkan atas gagasan Chairul Harun (alm), ketua BKKNI Sumatera Barat, dengan tujuan untuk menyukseskan acara peringatan Hari Sumpah Pemuda 1978. Pada masa itu sudah ada ratusan penyair di Sumatera Barat, namun enam penyair pada buku ini ada kedekatan emosional dengan bapak Chairul Harun. Para penulis buku ini termasuk binaan bapak Wisran Hadi (alm) di Bumi Teater dan papa Rusli Marzuki Saria di Remaja Minggu Ini (RMI) Harian Haluan,” kata Rizal Tanjung, pegiat teater dan drama di Sumatera Barat, ketika kami wawancarai (26/10/2016).

Penerbitan ulang dan acara peluncuran buku ini sudah digagas oleh Dasril Ahmad lebih dari setahun yang lalu, seorang kritikus sastra dari Sumatera Barat, yang memercayakan implementasinya pada Padang Institut, di bawah tanggungjawab Muhammad Ibrahim Ilyas. Acara inipun menjadi salah satu program kerja tahun 2016 Padang Institut, dan realisasinya diserahkan pada Kasaiangan Organizer.

Acara ini akan menghadirkan Prof. Dr. Haris Effendi Thahar sebagai pembicaranya, adalah orang yang sama sebagai pembicara saat peluncuran pertama buku ini, dan akan didampingi oleh Dasril Ahmad. Sebagai moderatornya, akan menghadirkan Mahatma Muhammad, pendiri Komunitas Seni Nan Tumpah (KSNT).

“Selain sebagai moderator, kami juga dipercaya sebagai event organizer yang mengurus pelaksanaan acara ini. Kami akan berupaya menghadirkan peserta dari para penyair yang ada pada dekade buku itu pertama kali diluncurkan hingga para penyair saat ini, beserta para kritikus sastra dan masyarakat penikmat sastra tentunya. Tujuannya adalah untuk bersama-sama mendiskusikan bagaimana relevansi buku ini terhadap pertumbuhan kepenyairan di Sumatera Barat pada saat ini, agar buku ini layak ditetapkan sebagai salah satu tonggak perjalanan kepenyairan di Sumatera Barat. Mengingat makalah yang kami terima dari salah seorang pembicara untuk acara ini nanti, lebih menitikberatkan pada proses kreatifnya saja,” kata Mahatma Muhammad, yang juga adalah pendiri Kasaiangan Organizer.

Acara peluncuran buku yang diterbitkan oleh Arifha ini terbuka untuk umum, tanpa dipungut biaya. Acara ini akan sangat menarik karena sebagai moderator, Mahatma Muhammad tidak menginginkan acara ini hanya akan menjadi ajang reunian dan apresiasi saja.

“Penerbitan ulang dan peluncuran buku ini sebagai pengukuhan salah satu tonggak perjalanan kepenyairan di Sumatera Barat pada dekade 70-an. Buku ini menjadi bukti, bahwa pada masa itu para penyair senior di Sumatera Barat sangat mendukung proses kreatif para penyair mudanya,” kata Asri Rosdi, salah seorang penyair di buku Enam Penyair Muda Sumatera Barat 1978.

Asri Rosdi juga mengatakan, adapun sastra itu sendiri adalah kesenian yang sulit menemukan hal-hal baru, sehingga relevansi pertumbuhan kepenyairan di Sumatera Barat lebih tepat dikaitkan dengan kondisi pertumbuhan kritikus sastranya. Langkanya kritikus sastra saat ini, serta minimnya forum-forum diskusi karya sastra yang benar-benar menghadirkan seorang kritikus sastra, bisa jadi, inilah katalisator yang membuat stagnasinya kesusastraan di Sumatera Barat.

Berdasarkan hasil konfirmasi, empat dari enam penyair yang menulis buku ini akan hadir dan membacakan puisinya pada acara ini, dan juga akan ada penampilan dari KSNT membawakan musikalisasi puisi dari puisi salah seorang penyair pada buku ini, Syarifuddin Arifin. (Muhammad Fadhli)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

“Kesatuan Mahasiswa Ulakan Tapakis Melakukan Program Berbagi Berkah Ramadhan”

Padang Pariaman,BeritaSumbar.com,- Kesatuan mahasiswa Ulakan Tapakis melakukan program berbagi berkah ramadhan. Program ini terbagi 3 bentuk bakti sosial yaitu membagikan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan se Kecamatan Ulakan Tapakis, berbagi takjil, berbuka puasa bersama dan memberi santunan anak yatim piatu se kecamatan Ulakan Tapakis.
- Advertisement -

163 Narapidana Lapas Sijunjung Dapat Remisi Idul Fitri 1442 Hijriyah

Sijunjung, beritasumbar.com - Sebanyak 163 narapidana di Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas ll B Muaro Sijunjung mendapat remisi Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah. Kepala...

Kapolres Pessel Sampaikan Pesan anggotanya Jaga Kesehatan

Pesisir Selatan,BeritaSumbar.com,- Dalam kunjungan itu, Kapolres Pessel melihat situasi pos pelayanan tersebut. Dan, juga kesiapan anggota, termasuk sarana juga prasrana di pos pelayanan.
- Advertisement -

Azwar Siri Ketum LPPKI Mengecam Tindakan Oknum Debt Colektor yang Melakukan Upaya Paksa

Padang,BeritaSumbar.com,- Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Lembaga Perlindungan dan Pemberdayaan Konsumen Indonesia (LPPKI) melalui Ketua Umumnya Azwar Siri.SH mengecam tindakan oknum puluhan Debt Colektor yang mengepung anggota TNI AD Serda Nurhadi anggota Babinsa Semper Timur Kodim 0502 Jakut yang sedang membantu warga nyetir mobil di Tol Koja Barat Jakut pada hari kamis 6 Mei 2021 sebagaimana video yang viral dan beredar luas dikalangan medsos. Hal tersebut disampaikannya saat berbincang-bincang dengan awak media di Kantor Advokatnya di Padang Sumatera Barat pada Minggu 9/5/2021.

Tim KRYD Polres Dan Tim 7 Pemko Payakumbuh Lebih Intensif Dalam Razia Yustisi Prokes Dan Pelanggaran Perda Lainnya

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Pada minggu terakhir bulan ramadhan 1442 H tahun ini, Tim Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) merupakan Tim khusus yang dibentuk polres yang personilnya gabungan dari beberapa satuan kerja di Polres Payakumbuh. Dalam pelaksanaan operasi yustisi penegakan hukum protokol kesehatan, tim ini bekerja sama dengan Satpol PP payakumbuh.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Banjir Bandang Tapan-Pessel; TRC BPBD Ingatkan 1078 KK Masih Tetap Waspada & Mengungsi di Rumah-Rumah Saudara Terdekat

Tapan-Pessel (12/5/2021). Sehari pasca banjir bandang yang berasal dari meluapnya sungai Batang Tapan Pesisir Selatan, Tim TCR BPBD masih mengingatkan dan menyarankan warga tetap...

Tapan-Pessel di Rundung Banjir; ‘Sedih, Idul Fitri Di Dahului Banjir’

Tapan-Pessel (11/5/21) Banjir menghantam dan menenggelamkan beberapa nagari di kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan. Dari informasi di lapangan diketahui empat nagari terparah, yaitu; Binjai...

Jelang Idul Fitri, Gema Sehat Juken BKKBN Sumbar Bagi-Bagi Sembako untuk Kaum Dhuafa di Padang

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Persatuan Juang Kencana Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sumatera Barat (Juken BKKBN Sumbar) melalui Gerakan Amal Sedekah Harian Anggota (Gema Sehat) mendistribusikan paket sembako kepada warga dhuafa di Kota Padang, pada Kamis (6/5/2021).

Serahkan 100 Paket Sembako Untuk Petugas Kebersihan, Wabup Sijunjung: Terima Kasih Emersia Grup

Sijunjung, beritasumbar.com - Wakil Bupati Sijunjung Iradatillah menyerahkan 100 paket sembako bantuan Emersia Grup untuk petugas kebersihan yang ada di Lingkungan Pemkab Sijunjung. Penyerahan paket...

Tujuh OPD Kota Padang Panjang Peroleh Hak Akses Data Perseorangan Penduduk

Padang Panjang, beritasumbar.com - Sebanyak tujuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang telah memperoleh hak akses terhadap data perseorangan penduduk. "Ini...

Bupati Sijunjung Imbau ASN Hingga Masyarakat Salurkan Zakat Lewat Baznas

Sijunjung, beritasumbar.com - Bupati Sijunjung Beny Dwifa Yuswir mengimbau para Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMN, BUMD di daerah itu supaya menyerahkan zakat kepada  Baznas...

Anggota DPR RI Rezka Oktoberia Tampung Aspirasi, Warga Minta Akses Penghubung Bukik Limbuku-Payobasuang

Lima Puluh Kota, beritasumbar.com - Sejumlah tokoh masyarakat Nagari Bukik Limbuku, Kecamatan Harau, Lima Puluh Kota menyampaikan aspirasi kepada anggota DPR RI, Rezka Oktoberia...

Peduli Petani, Pemkab Sijunjung Beri Bantuan 173 Alsintan

Sijunjung, beritasumbar.com - Sebanyak 173 unit alat mesin pertanian (alsintan) diserahkan kepada kelompok tani di Kabupaten Sijunjung guna meningkatkan produktivitas pertanian di daerah tersebut. Alsintan itu...

Padang Pariaman Bantu Alsintan Untuk 22 Kelompok Tani

Pariaman, beritasumbar.com - Dalam rangka meningkatkan produktifitas para petani, Pemkab Kabupaten Padang Pariaman memberikan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan). Penyerahan bantuan alat pertanian kepada 20...

Shelia Band, Anak Petani Bawang di Alahan Panjang Rilis Lagu Satu Cinta

Anak-anak petani bawang di Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat mendirikan grup musik bernama Shelia Band. Meskipun berada di daerah minim fasilitas bermusik, tak jadi kendala bagi mereka untuk berkarya. Terbukti dengan peluncuran single perdana mereka yang berjudul Satu Cinta, dirilis pada Selasa, 27 April 2021 di channel Youtube Trinswara Record.
- Advertisement -