23 C
Padang
Kamis, Maret 4, 2021
Beritasumbar.com

Nasihat Keras dari Tangis Hakim Teguh untuk Politisi Muslim
N

Kategori -

[dropcap font=”0″]B[/dropcap]ergetar suara Ketua Majelis Hakim Teguh Satya Bhakti membacakan surat Ali Imron. Palu yang ada di hadapannya yang tergeletak di atas meja hijau menjadi saksi tertumpahnya air mata saat ayat yang menyerukan persatuan umat muslim dilantunkan dalam ruangan sidang itu.

“Umat Islam itu harus bersatu, bukan bercerai berai,” ujarnya dengan suara yang memenuhi ruang sidang PTUN. Kata-kata itu sejatinya begitu tajam menusuk hati para pengunjung dari kedua kubu yang bertikai, yaitu antara kubu Romahurmuziy (Romy)  dan Suryadharma Ali. Mereka tengah mendengarkan putusan pengadilan terkait pengesahan Kemenkumham terhadap kepengurusan PPP kubu Romahurmuziy.

Sungguh luar biasa kondisi emosional Hakim Teguh di hari itu, Rabu 25 Februari 2015. Melihat partai yang berlogo Kakbah, simbol persatuan umat Islam, didera pertikaian yang memperebutkan kekuasaan. Sementara Islam sendiri hadir dalam keindahan ukhuwah. Persaudaraan erat yang di atasnya terbangun perjuangan dakwah melawan kemunkaran.

Dalam surat Ali Imron yang dibacakan itu, pada ayat 103, Allah swt meminta hamba-Nya yang beriman agar tidak berpecah belah dan meresapi nikmat ikatan hati yang Allah swt hadirkan ke sanubari umat-Nya.

“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.”

Hakim Teguh tentu menghayati benar firman Allah itu. Dan di hadapannya, tengah berjajar dua kubu yang sama-sama Islam, dinaungi dalam partai Islam, berlogo persatuan umat Islam, sama-sama paham dengan ayat yang menyerukan persatuan umat Islam, tetapi ironisnya mereka malah dalam keadaan berpecah belah. Dan Hakim Teguh harus mengeluarkan keputusan atas pertikaian itu, yang ia tahu apa pun keputusannya tak akan membuat kedua pihak serta merta puas dan berlapang dada.

Tangis Hakim Teguh sejatinya adalah nasihat bagi seluruh umat Islam, khususnya para politisi muslim yang terserak pada lebih dari satu partai politik dan saling bertikai satu sama lain. Bagaimana mungkin mereka bersikeras kembali ke “tepi jurang neraka”. Apakah mereka sengaja mengabaikan firman Allah swt dalam Ali Imron ayat 105.

“Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat.”

Persatuan hati, nikmat yang telah Allah turunkan kepada umat Islam, adalah pondasi bagi tegaknya sebuah kelompok di tengah umat manusia yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar.

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS Ali Imran: 104).

Partai yang berazas Islam idealnya menjadi representasi atas kelompok ini. Mereka hadir di tengah negara untuk merebut kekuasaan dan menyerahkannya kepada orang-orang yang mendirikan sholat dan menegakkan kalimat Allah di tengah persada. Dan perebutan kekuasaan ini tidak akan terjadi tanpa kekuatan, dan kekuatan tak ada tanpa persatuan.

Tangis Hakim Teguh adalah amanah bagi para politisi muslim. Karena tangisnya adalah tangis umat Islam melihat para pemimpinnya berseteru. Getaran hatinya adalah getaran umat Islam yang menginginkan adanya persatuan. Getar suara Hakim Teguh yang meminta partai Islam bersatu adalah getar suara umat Islam nusantara yang menginginkan partai Islam dan politisi muslim tak terpecah.

Maka, mari kita sampaikan tetesan air mata Hakim Teguh kepada semua politisi muslim di Nusantara ini.

 

Dilaporkan oleh: Mutsaqofatul Fikry
- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Rakor Kepala Daerah se-Sumbar, Gubernur Apresiasi Daerah Dengan Capaian Vaksinasi 100 Persen

Dalam rangka percepatan pembangunan Sumatera Barat (Sumbar), hari pertama setelah serah terima jabatan, Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi dan Audy Joinaldi langsung menggelar rapat koordinasi dengan bupati dan walikota se-Sumbar, di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Jumat (26/2/2021).
- Advertisement -

Penilaian Kemenpan RB, Polres Payakumbuh Sangat Baik Memberikan Pelayanan Publik

Payakumbuh, beritasumbar.com - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) memberikan penghargaan kepada Polres Payakumbuh sebagai Pelayanan Publik Sangat Baik dalam evaluasi pelayanan...

Target Vaksinasi Melebihi Penduduk, Dinkes Padang Panjang Pertanyakan Data Pemprov Sumbar

Padang Panjang, beritasumbar.com - Pelaksanaan vaksinasi tahap II yang menyasar petugas publik, Pemrov Sumbar  memberikan target kepada Pemko Padang Panjang  dengan sasaran sebanyak 59.516...
- Advertisement -

Liko SC Kurang Puas dengan Hasil Buruannya

Menindaklanjuti keluhan petani RW III Talawi Kelurahan Ompang Tanah Sirah (OTS) Kecamatan Payakumbuh Utara, akan mewabahnya hama tupai yang merusak tanaman petani, Lurah OTS, Majri sengaja mengundang Lima Puluh Kota Shooting Club (Liko SC) untuk ikut mengendalikan hama tersebut.

USTADZ GURU; SANG KOMANDAN

“Pandai mengeluh sudah bawaan manusiaTak dipelajari sepertinya dia datang sendiriTapi jiwa optimis harus dilatih dan ditumbuhkanSebab alam mengajarkan semua makluk bisa bertahanBahkan manusia bisa...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Selama Menjabat Bupati dan Wakil Bupati Lima Puluh, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo-Rizki Kurniawan Nakasri Janji tak Akan Terpecah

Sarilamak, beritasumbar.com - Selama menjabat Bupati dan Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Sumatera Barat Safaruddin Dt. Bandaro Rajo dan Rizki Kurniawan Nakasri berjanji tidak akan...

Pemko Bukittinggi Programkan Subuh Berjamaah Setiap Jumat

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Pemerintah Kota Bukittinggi, memprogramkan setiap hari Jumat hingga tahun 2024 nanti, waji menyelenggarakan subuh berjemaah. Hal itu disampaikan Wali Kota Bukittinggi, Erman...

PD PII Padang Dilantik; SKB 3 Menteri Kembali Menuai Tantangan

Polemik SKB tiga Menteri kembali menuai tantangan berat dari berbagai elemen di Sumatera Barat, selain tokoh ulama dan tokoh adat; saat ini juga di...

Wako Bukittinggi Erman Safar Buktikan Janji dan Komitmennya

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Sering memang, seseorang setelah duduk di tahta yang telah didapat, bakal banyak lupa apa yang telah dijanjikan. Penyakit lupa, terkadang harus...

Dilantik Jadi Wako dan Wawako Bukittinggi, Erman Safar – Marfendi Minta Doa Masyarakat

Padang, beritasumbar.com -- Hari ini, Bukittinggi telah resmi memiliki wali kota dan wakil wali kota baru. Dilantik langsung Gubernur Sumbar, Erman Safar - Marfendi...

Presiden Jokowi Lantik Mahyeldi-Audi bersama Dua Gubernur dan Wagub lainnya, Masa Bakti Hingga 2024

Jakarta, beritasumbar.com - Presiden Joko Widodo melantik tiga pasang gubernur dan wakil gubernur terpilih pada Kamis, (25/2), dimana pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara,...

Dirujuk ke RS M Djamil, Pasien Lutut Besar Dibezuk Danlantamal Padang

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Bintang Herlambang (18), pasien lutut membesar sebesar bola kaki karena kanker stadium 4, akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit M. Djamil Padang...

BNPT Angkat Novel ‘Si Doel Anak Jakarta’ Versi Original Jadi Webseries untuk Media Pendidikan Toleransi

Novel Si Doel Anak Jakarta versi original yang ditulis oleh Aman Datuk Madjoindo yang diterbitkan oleh Balai Pustaka pada tahun 1932 akan dijadikan webseries oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Pesan webseries tersebut lebih menitikberatkan pada kesalehan, jiwa sosial, dan toleransi anak-anak Betawi.

Lutut Membesar Sebesar Bola Kaki, Ini Penyebabnya

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Miris, rupanya lutut membesar sebesar bola kaki dialami Bintang Herlambang (18), yang kini tengah dirawat di Rumah Sakit Yarsi Bukittinggi, karena...

Kecelakaan di Pendakian Kodok Palupuh, 20 Penumpang Nyaris Tewas

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Sebanyak 20 penumpang bus PO Family BA 7983 DU nyaris tewas, setelah bus hilang kendali di Simpang Pendakian Kodok, Jorong Batang...
- Advertisement -