24.3 C
Padang
Friday, November 27, 2020
Beritasumbar.com

Nasihat Keras dari Tangis Hakim Teguh untuk Politisi Muslim
N

Kategori -

[dropcap font=”0″]B[/dropcap]ergetar suara Ketua Majelis Hakim Teguh Satya Bhakti membacakan surat Ali Imron. Palu yang ada di hadapannya yang tergeletak di atas meja hijau menjadi saksi tertumpahnya air mata saat ayat yang menyerukan persatuan umat muslim dilantunkan dalam ruangan sidang itu.

“Umat Islam itu harus bersatu, bukan bercerai berai,” ujarnya dengan suara yang memenuhi ruang sidang PTUN. Kata-kata itu sejatinya begitu tajam menusuk hati para pengunjung dari kedua kubu yang bertikai, yaitu antara kubu Romahurmuziy (Romy)  dan Suryadharma Ali. Mereka tengah mendengarkan putusan pengadilan terkait pengesahan Kemenkumham terhadap kepengurusan PPP kubu Romahurmuziy.

Sungguh luar biasa kondisi emosional Hakim Teguh di hari itu, Rabu 25 Februari 2015. Melihat partai yang berlogo Kakbah, simbol persatuan umat Islam, didera pertikaian yang memperebutkan kekuasaan. Sementara Islam sendiri hadir dalam keindahan ukhuwah. Persaudaraan erat yang di atasnya terbangun perjuangan dakwah melawan kemunkaran.

Dalam surat Ali Imron yang dibacakan itu, pada ayat 103, Allah swt meminta hamba-Nya yang beriman agar tidak berpecah belah dan meresapi nikmat ikatan hati yang Allah swt hadirkan ke sanubari umat-Nya.

“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.”

Hakim Teguh tentu menghayati benar firman Allah itu. Dan di hadapannya, tengah berjajar dua kubu yang sama-sama Islam, dinaungi dalam partai Islam, berlogo persatuan umat Islam, sama-sama paham dengan ayat yang menyerukan persatuan umat Islam, tetapi ironisnya mereka malah dalam keadaan berpecah belah. Dan Hakim Teguh harus mengeluarkan keputusan atas pertikaian itu, yang ia tahu apa pun keputusannya tak akan membuat kedua pihak serta merta puas dan berlapang dada.

Tangis Hakim Teguh sejatinya adalah nasihat bagi seluruh umat Islam, khususnya para politisi muslim yang terserak pada lebih dari satu partai politik dan saling bertikai satu sama lain. Bagaimana mungkin mereka bersikeras kembali ke “tepi jurang neraka”. Apakah mereka sengaja mengabaikan firman Allah swt dalam Ali Imron ayat 105.

“Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat.”

Persatuan hati, nikmat yang telah Allah turunkan kepada umat Islam, adalah pondasi bagi tegaknya sebuah kelompok di tengah umat manusia yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar.

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS Ali Imran: 104).

Partai yang berazas Islam idealnya menjadi representasi atas kelompok ini. Mereka hadir di tengah negara untuk merebut kekuasaan dan menyerahkannya kepada orang-orang yang mendirikan sholat dan menegakkan kalimat Allah di tengah persada. Dan perebutan kekuasaan ini tidak akan terjadi tanpa kekuatan, dan kekuatan tak ada tanpa persatuan.

Tangis Hakim Teguh adalah amanah bagi para politisi muslim. Karena tangisnya adalah tangis umat Islam melihat para pemimpinnya berseteru. Getaran hatinya adalah getaran umat Islam yang menginginkan adanya persatuan. Getar suara Hakim Teguh yang meminta partai Islam bersatu adalah getar suara umat Islam nusantara yang menginginkan partai Islam dan politisi muslim tak terpecah.

Maka, mari kita sampaikan tetesan air mata Hakim Teguh kepada semua politisi muslim di Nusantara ini.

 

Dilaporkan oleh: Mutsaqofatul Fikry
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Wawako Sapa Anak-Anak Mengaji Di Masjid Makmur NDB

Payakumbuh --- Wakil Wali Kota Erwin Yunaz memang berbeda, hobinya blusukan kemana saja di Kota Payakumbuh membuatnya dekat dengan siapa saja. Kalau...

Mahyeldi Audy Punya Kedekatan Dengan Pemerintah Pusat

Oleh Reido Deskumar Mahyeldi Audy tidak hanya memiliki visi misi dan program unggulan yang handal, akan tetapi juga memiliki...

Heboh Video Gantung Diri Di Lintau, Ini Klarifikasi Kapolsek Lintau Buo Utara

Tanah Datar, Beritasumbar.com - Masyarakat di Lintau IX Koto di hebohkan dengan beredarnya Video gantung diri berdurasi 30 detik,Rabu 25/11/2020.

DPP Surosowan Indonesia Bersatu, Bertekad Kuatkan Kearifan Lokal dan Khasanah Budaya

BOGOR - Bangsa Indonesia ini lahir terdiri dari berbagai Suku, adat- istiadat, budaya, agama, dan memiliki kearifan lokal dimasing-masing daerah. Bangsa Indonesia...

Budidaya Sri Rejeki, Pilihan Bisnis Santai Namun Menjanjikan Saat Pandemi

Oleh: Iga Permata Hany & Jelita Putri Adisti Mari mengenal salah satu jenis tumbuhan yang sedang marak dibudidayakan dikalangan...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Dicokok KPK, Ini Sepak Terjang Edhy Prabowo di KKP

Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan hal tersebut. "Iya...

KPK Menyerahkan Aset BMN Untuk Mendukung Operasional Kantor KASN

Bertempat di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (24/11/20) diselenggarakan acara serah terima penetapan status penggunaan barang milik negara yang berasal dari...

Tak Kunjung Penuhi Panggilan Polisi, HY Dijemput Paksa

Riau,- Akhirnya Oknum ustad kondang HY Resmi ditahan oleh unit Reskrim Polsek kota Pekanbaru pada 22 November 2020 dimapolsek kota Pekanbaru...

Tak berhenti di Laporan, Riset Harus Tersambung Dengan Industri

Jakarta, - Pemerintah terus mendorong hilirisasi riset yang dilakukan oleh semua lembaga litbang. Salah satu upayanya yaitu dengan pemberian anugerah Hak Kekayaan...

IMO-Indonesia Siap Gaungkan Wisata Nusantara

JAKARTA | Pandemi COVID-19 sangat berdampak pada industri wisata tanah air, terpuruknya sektor pariwisata sembilan bulan terakhir sejak pandemi membuat banyak pihak...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

DPP Surosowan Indonesia Bersatu, Bertekad Kuatkan Kearifan Lokal dan Khasanah Budaya

BOGOR - Bangsa Indonesia ini lahir terdiri dari berbagai Suku, adat- istiadat, budaya, agama, dan memiliki kearifan lokal dimasing-masing daerah. Bangsa Indonesia...

Sistem Pembelajaran Tatap Muka Bergantung Perkembangan Penanganan Covid-19 di Daerah

JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait kemungkinan diadakannya kembali Pembelajaran Tatap Muka pada...

Pengembangan Sektor Pangan Butuh Cara-Cara Baru yang Inovatif

Jakarta,- Kebutuhan yang sangat besar masyarakat dunia terhadap pangan membuka peluang yang amat besar dan akan terus bertumbuh bagi sektor tersebut. Pengembangan...

Smart Garden dan Water Recycle Sukses Dikembangkan Dosen Saintek UIN STS Jambi

JAMBI, BeritaSumbar.com - Dosen yang tergabung dalam Green Sutha UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi berhasil mengembangkan sistem Smart Garden yang terintegrasi dengan Water...
- Advertisement -