Padang pariaman, beritasumbar.com. Pasca hujan lebat tadi malam Rabu, 20/11/19 meyebabkan beberapa daerah terjadi Bencana banjir dan lonsor.

Seperti halnya di Nagari Sikucua Barat Kecamatam V Koto Kp.Dalam terdapat 8 titik lonsor disepanjang Ruas Jalan Padang Alai – Sungai Geringging akibat hujan lebat.

Kedelapan titik lonsor tersebut terdapat di dinding tebing jalan mengakibatkan terhambatnya arus lalulintas pengendara jalan.

Titik terparah dan terbanyak terdapat di Korong Marunggai dan Toboh.

Meskipun tidak terdapat korban jiwa namun Bencana lonsor tersebut menghatam dua buah rumah warga dibelakang dapur salah satunya rumah Sdr. Hendri di Korong Toboh.

Sepertinya sudah menjadi Bencana rutin setiap musin hujan, hal ini disampaikan Walinagari Sikucua Barat Rapi,i

Sikucua Barat memang sangat rawam Bencana disamping wilayahnya perbukitan juga curah hujan terbanyak setiap musim

Lebih lanjut Rafii juga “mengimbau kepada masuarakat agar hati hati dan waspada ketika hujan turun apalagi yang rumahnya tempat tinggalnya di leren lereng bukit” tutupnya.

Bpbd Padang Pariaman serta Anggota Koramil dan Babinkantibmas sertaasyarakat setempat saling bergoro membersihkan material lonsor secara manual.

Dinagari Campago Barat pada Rabu 20/11/19 tak hanya Bencana banjir dan lonsor, Juga terjadi seorang warga yang bernama Zainuddin alias Zai Abik hanyut terbawa arus air bah.

Korban laki laki usia 75 thn tersebut menyeberang hendak menuju rumahnya ke Bukit pinang disaat itulah beliau hanyut dan dibawa arus dan akhirnya di ketemukan di Sei sirah Pasir Baru Kecamatan Sungai Limau

Korban diketemukan sudah meningal dunia jam 17.00wib dan dikebumikan di tanh.kelahiranya di Nagari Sikucua Barat hal ini disampaikan sekna Sikucua Barat Evereadi.(syamsul)

loading...