24 C
Padang
Kamis, Juli 29, 2021
Beritasumbar.com

Mr.Ho bersama Indonesia Records Garap Lagu ‘Laki Laki Laku’ Sebagai Bentuk Kritik Sosial
M

Kategori -

Jakarta (BeritaSumbar.com) – Eksistensi Mr.Ho tengah jadi perhatian penikmat musik di Tanah Air. Lagu-lagu rock ballads karya penyanyi asal Purworejo, Jawa Tengah tersebut kerap menyuarakan kritik sosial dari permasalahan yang sedang dihadapi masyarakat, sebagai anti mainstream bagi trend musik Indonesia saat ini.

Mr.Ho aslinya bernama Bambang Sri Mulyono, lahir 6 Maret 1973 di Jakarta. Awalnya Mr.Ho adalah karyawan pada sebuah perusahaan. Karena dipecat, Mr.Ho mengisi hari-harinya dengan main gitar di rumah. Tetangga menyarankan Mr.Ho untuk mengamen saja, biar menghasilkan. Sejak saat itu Mr.Ho turun ke jalan, menyuarakan nasib rakyat kecil dan juga dari kenyataan hidup yang ia alami sendiri.

Melihat potensi yang dimiliki Mr.Ho, label musik Indonesia Records dengan Napak Boemi Indonesia sebagai publishing-nya resmi merekrut Mr.Ho pada Kamis, 4 Maret 2021. Sebagai gebrakkan perdana Mr.Ho di Indonesia Records, Mr.Ho akan merilis video lirik lagu ‘Laki Laki Laku’ pada Rabu, 17 Maret 2021 di kanal YouTube Napak Boemi Indonesia.

“Ya, saya bermusiknya jujur, bukan dibuat-buat ceritanya. Indonesia Records tidak sensor saya punya karya. Itu impian saya sebagai seniman musik,” kata Mr.Ho yang tinggal di Jakarta saat diwawancarai melalui akun WhatsApp-nya pada Kamis (4/3/2021).

Mr.Ho saat resmi direkrut oleh Indonesia Records. (Dok. Istimewa)

Mr.Ho merasa nyaman dengan Indonesia Records juga karena persamaan prinsip dan kedewasaan di industri musik, bukan mengikuti trend pasar, tapi mereka justru ingin pasar yang mengikuti.

“Di Indonesia Records saya berharap jadi musisi yang berbeda, karena saya tidak mau ngikutin yang lagi booming,” kata Mr.Ho.

Mr.Ho mengaku suka pada semua genre musik. Karena tampilan dreadlock alias rambut gimbal yang dimilikinya, orang-orang mengira Mr.Ho adalah musisi reggae. Tapi Mr.Ho merasa lebih kental di jalur rock ballads.

Anggapan orang bahwa Mr.Ho ter-inflame Bob Marley, Mr.Ho mengatakan, “Bob Marley kan revolusioner musik yang mengusung reggae murni dan sudah jadi ikon musik reggae, karyanya juga tentang kritik sosial. Sebenarnya tujuan saya dengan Bob Marley mungkin sama. Bedanya ya, vokal saya lebih sedikit ngerock. Soal rambut mungkin sama gimbal, tapi kami tetap berbeda lah.”

Mr.Ho saat resmi direkrut oleh Indonesia Records. (Dok. Istimewa)

Soal rambut gimbalnya, Mr.Ho mengatakan karena ia tidak senang nyisir, dan biar kelihatan ‘liar’. Mr.Ho berkecimpung di musik lebih ke jalanan. Dari situ, Mr.Ho jadi banyak belajar tentang kehidupan yang real, membuat karya lagunya lebih kepada realita. Awalnya iseng saja Mr.Ho bikin lagu, tapi karena ia bawakan untuk mengamen, lama-lama Mr.Ho jadi sering menulis lagu. Sayangnya, ada sebagian yang ia lupa, karena tidak ada yang merekamnya.

Salah satu lagu kritik sosial dari Mr.Ho berjudul Reformasi Masturbasi, diangkat Mr.Ho dari kejadian nyata, soal ketidakadilan yang terjadi pada saat itu, banyak musisi jalanan ditangkap, lalu dimasukkan ke sel. Lagu tersebut pernah dengan lantang dinyanyikan Mr.Ho di atas bus, di depan ramai penumpang. Selain itu, Mr.Ho ada menyimpan lagu Solusi Korupsi, nanti akan ia rilis pada saat yang tepat.

Mr.Ho saat diundang ke Istana Negara oleh Presiden Jokowi. (Dok. Istimewa)

“Inspirasi saya dalam menulis lagu datangnya tidak pasti. Kadang saya berjalan pun kalo dapat ide bagus, saya save di memori otak. Saat saya rileks, baru saya tulis cerita yang saya ingat. Bagi saya, lagu tidak bisa dipaksakan menulisnya, nanti hasilnya hambar,” kata Mr.Ho.

Sebelum pandemi Covid-19, Mr.Ho kerap diundang untuk performance lagu tentang lingkungan hidup, dan tak jarang panitia acara dengan sengaja memintanya membuat lagu tentang hal tersebut. Pandemi saat ini membuat Mr. Ho tidak bisa manggung. Dari pada bingung, Mr.Ho memutuskan untuk mengamen, hitung-hitung olahraga, katanya.

Sebagai musisi nasional, Mr.Ho telah merilis 3 lagu bersama Nagaswara. Lagu-lagu tersebut berjudul: Kamu Bohong (2015), Melody Rindu (2016), dan NKRI Bersatu (2018).

Rulli Aryanto, Owner Indonesia Records pada kesempatan yang sama mengatakan, ia mau ambil Mr.Ho gabung di Indonesia Records karena seperti nama labelnya. Indonesia adalah luas, kaya, berlimpah budaya, adat istiadat, termasuk berlimpah karya, jadi ia tidak akan membatasi karya selama itu Indonesia dan jujur, serta masih berjalan di norma-norma yang tidak menyudutkan orang lain, dan tidak menyinggung SARA.

“Indonesia Records berharap bisa menjadi wadah untuk para musisi di seluruh Indonesia dalam berkarya dan membawa nama musisi dan karya Indonesia di era musik digital ini untuk dikenal di seluruh dunia. Info tentang Indonesia Records ada di fanpage Facebook dan akun Instagram @indonesia records, atau di nomor Whatsapp +62819-1457-7088,” kata Rulli Aryanto.

Seperti dikatakan oleh Rulli Aryanto, single Mr.Ho yang akan dirilis oleh Indonesia Records sudah selesai dikerjakan, dari proses rekamannya sampai pembuatan video liriknya. Lagu tersebut adalah karya Mr.Ho, berjudul Laki Laki Laku. Proses produksi lagu tersebut dikerjakan oleh Luddy Roos (Music Producer), Eckel Roos (mixing), dan Axel Naray (mastering). Tracking dilakukan di MJ Studio – Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

Video lirik lagu Laki Laki Laku dari Mr. Ho ditangani oleh Zulpadli Damas (Director & editing), Eckel Roos (D.O.P), dan Billy Joe (Crew), di bawah naungan Indonesia Records (label), dan Napak Boemi Indonesia (publishing).

“Saya akan rilis karya lagu yang kontra tapi benar. Saya nggak mau karya yang sama dengan orang lain punya karya. Tetap saya pertahankan ideologi saya dalam berkarya,” kata Mr.Ho.(*)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Tiga ASN Kankemenag Padang Panjang Mengikuti Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pejabat Fungsional Penyuluh Agama Islam Melalui Jalur Penyesuaian/Inpassing

Padang Panjang, BeritaSumbar.com,_Tiga ASN Kankemenag Kota Padang Panjang mengikuti Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pejabat Fungsional Penyuluh Agama Islam melalui Jalur Penyesuaian/Inpassing, Selasa (27/07/2021).
- Advertisement -

Pemko Payakumbuh Apresiasi kegiatan Rehab Rumah Dari Alumni SMEA Negeri Payakumbuh Milenial

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, — Atas dasar solidaritas dan kemanusiaan, Ikatan Alumni SMEA Negeri Payakumbuh (Snepa) laksanakan kegiatan bedah/rehab rumah bagi salah seorang alumni mereka yang kurang mampu yang berdomisili di kelurahan Padang Data Tanah Mati, kecamatan Payakumbuh Barat.

Mahasiswa KKN Unand Padang Lakukan kegiatan bagi-bagi masker dan hand sanitizer buatan sendiri.

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, - Sebanyak 18 mahasiswa Universitas Andalas Padang angkatan 2018 yang dari berbagai jurusan melaksanakan bakti masyarakat di kelurahan Bulakan Balai Kandi kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh.
- Advertisement -

MTsN 5 Padang Pariaman Gelar Kegiatan Madrasah Berbagi di Momen Idul Adha.

Padang Pariaman, beritasumbar.com,- "Bahagia itu bersama, bukan sendiri. Senang itu bersama, bukan sendiri. Bahagia itu sesungguhnya sederhana, ketika digapai bersama". Itulah ungkapan yang terucap, oleh Dra. Lismaini Amir, M.Si. Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Padang Pariaman, ketika disambangi awak media di ruang kerjanya usai penyerahan bantuan paket sembako kepada beberapa murid-muridnya.

Mahasiswa KKN Unand Padang Lakukan kegiatan bagi-bagi masker dan hand sanitizer buatan sendiri.

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, - Sebanyak 18 mahasiswa Universitas Andalas Padang angkatan 2018 yang dari berbagai jurusan melaksanakan bakti masyarakat di kelurahan Bulakan Balai Kandi kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

CRID feat Anto Baret Rilis Lagu Honocoroko, Maknai Kesetiaan Hidup Bernegara Saat Hadapi Pandemi

Asal mula aksara Jawa yang dikenal dengan sebutan Honocoroko terdapat dalam legenda Ajisaka. Kisahnya yang mengharukan bisa menjadi bahan edukasi bagi mental bangsa dalam kesetiaan hidup bernegara, apalagi di situasi pandemi saat sekarang ini. Di momen penyambutan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76, grup band CRID feat Anto Baret mengangkat mitologi tersebut di lagu terbaru mereka yang berjudul Honocoroko, soft lauching-nya akan dilakukan di acara tumpengan kecil pada Minggu, 18 Juli 2021 di Jalan Kalipasir No. 16 Cikini, Jakarta Pusat.

Amir Roez feat Ocka Sampaikan Pesan Perdamaian untuk Dunia Lewat Rilis Lagu Seperti Waktu

Pandemi Covid-19 masih terjadi hingga saat ini, wabah tersebut juga menimbulkan prasangka dan rasa saling curiga yang berujung pada caci maki, baik antara individu maupun kelompok tertentu. Tak ingin kondisi tersebut memberi efek negatif pada psikologis masyarakat, Amir Roez featuring Ocka memberi pesan perdamaian melalui lagu terbaru berjudul Seperti Waktu, dirilis pada Rabu, 7 Juli 2021 di kanal YouTube Sembilan Production Official.

AM Kuncoro Rilis 3 Karya Lagu dari 3 Genre Musik di Bulan Juni 2021

Karya lagu biasanya terlahir dalam genre musik tertentu. Setiap genre musik memiliki pangsa pasarnya tersendiri. Seorang penikmat musik bisa saja menyukai lebih dari satu genre musik. Membaca peluang tersebut, AM. Kuncoro, Vokalis grup band Heniikun Bay akan merilis 3 lagu dari 3 genre di bulan Juni 2021 pada stasiun radio berbagai kota di Indonesia.

Prima Founder Records Gelar Jumpa Pers OST Web Series Mimi Mintuno – The Story of Tresno

Kepiting Tapal Kuda dikenal masyarakat Jawa dengan nama Mimi Mintuno. Mereka memfilosofikan Mimi Mintuno sebagai sepasang hewan sejoli yang saling setia sehidup semati. Filosofi tersebut jadi budaya tersendiri bagi masyarakat Jawa, termaktub dalam doa pada saat prosesi pernikahan, "Dadio pasangan koyo mimi lan mintuno", artinya "Jadilah pasangan yang awet dan setia seperti mimi dan mintuno”.

AM Kuncoro bersama Steven & Tege Coconut Treez Siap Lestarikan Bahasa Daerah Lewat Lagu Mimi Mintuno Tresno

Sebuah lagu juga dapat menjadi media dalam pelestarian bahasa daerah untuk diwariskan kepada generasi selanjutnya. Seperti Mimi Mintuno Tresno, lagu yang ditulis dan dinyanyikan oleh AM. Kuncoro berkolaborasi dengan Steven & Tege, dua personal Coconut Treez, grup musik reggae legendaris Indonesia yang popular dengan lagu Welcome to My Paradise.

The Bungsu Optimis Rilis Single Perdana Setelah 16 Tahun Berkiprah

The Bungsu bukanlah nama baru di peta musik Tanah Air. Grup band tersebut sudah 16 tahun menjajal berbagai panggung hiburan di Bandung, kota asalnya. Berbekal kematangan dari menjalani proses bermusik, The Bungsu optimis merilis single perdananya yang berjudul 'Cinta Sebelah Mata' pada Kamis, 27 Mei 2021 di kanal YouTube Ruangkreasi TV.

Prima Founder Records Buka Casting Web Series Mimi Mintuno – The Story of Tresno

Songbanyu, sebuah desa terpencil yang terletak di ujung timur Provinsi Yogyakarta memiliki keindahan alam yang begitu mempesona. Melihat potensi yang dimiliki oleh desa tersebut, Prima Founder Records mengangkat kearifan lokal yang dimilikinya ke dalam web series yang berjudul Mimi Mintuno – The Story of Tresno, casting-nya resmi dibuka dari tanggal 12 - 23 Mei 2021 untuk para pegiat seni peran di seluruh Indonesia.

Alex Yunggun Produseri Sendiri Single Solo Perdananya ‘Painting of Beauty’

Alex Yunggun, remaja berusia 16 tahun asal Kota Yogyakarta punya selera dan imajinasi unik dalam menulis lagu, seperti pada lagu Painting of Beauty yang akan menjadi single solo perdananya. Alex Yunggun akan take vokal lagu tersebut pada pada Senin, 31 Mei 2021 di Yogyakarta.

Andre Gustian Vokalis Lochness Rilis Single Solo Perdana Gadisku, Karya Yoni Dores Penulis Lagu Nike Ardila

Andre Gustian, Vokalis grup band Lochness dipercaya Yoni Dores, adik kandung Deddy Dores untuk menyanyikan karya lagunya yang berjudul Gadisku. Lagu tersebut jadi single perdana Andre Gustian, dirilis pada Kamis, 20 Mei 2021 di channel YouTube Bintang Delapan Production.

AM Kuncoro Vokalis Heniikun Bay feat Steven & Tege Coconut Treez Bakal Rilis Ulang ‘Mimi Mintuno Tresno’

AM. Kuncoro, Musisi asal Kota Yogyakarta makin mendapat pengakuan di industri musik Tanah Air. Karya lagunya yang berjudul Mimi Mintuno Tresno dipercaya jadi soundtrack film serial Mimi Mintuno. Untuk versi soundtrack film tersebut, lagu Mimi Mintuno Tresno digarap ulang oleh AM. Kuncoro bersama dua musisi reggae legendaris Indonesia, Steven dan Tege Coconut Treez, proses recording dan syuting videoklipnya akan dilakukan pada 28 - 30 Mei 2021 di Yogyakarta.
- Advertisement -