27 C
Padang
Kamis, Januari 20, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Momentum Hari Bela Negara, MSI-BNPB Sumbar Gelar Seminar Tentang PDRI Di Limapuluh Kota
M

- Advertisement -

Limapuluh Kota, beritasumbar.com – Masyarakat Sejawaran Indonesia (MSI) dan Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Sumatera Barat (Sumbar) menyelenggarakan seminar hybrid (secara offline dan online) Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI).

Ketua MSI Cabang Sumbar, Dr Wannofri Samry , saat dihubungi, Rabu (15/12) mengatakan tema Seminar Pemerintah Darurat Republik Indonesia; Dalam Menentukan Masa Depan Republik. Agenda offline bertempat di Hotel Bungsu 2 Lubuk Batingkok, Kabupaten Limapuluh Kota, Sabtu (18/12) pukul 09.00 hingga selesai.

Penyelenggaraan seminar kali ini, didukung sepenuhnya oleh BPNB Sumbar dan segenap pihak terkait lainnya.

Panitia menghadirkan beberapa nara sumber, diantaranya Akademisi/Keluarga Moh Hatta Prof Dr Meutia Hatta serta Keynote Speaker, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah.

Selanjutnya, Sejarawan Universitas Padjadjaran (Unpad), Prof Dr Nina Herlina Lubis, MS, Kepala BPNB Sumbar, Undri, S.S, MSi, Ketua MSI Provinsi Aceh,  Mawardi Umar, M.Hum, MA dan Hasril Chaniago, selaku Jurnalis senior. Selain itu juga menghadirkan sosok guru bernama Harnieti. M.Pd, seorang guru Sejarah dari Limapuluh Kota, Provinsi Sumbar.

Acara seminar yang digelar secara hybrid, baik secara virtual atau daring maupun langsung tatap muka itu akan dimoderatori, Dr Wannofri Samry, M.Hum dan Dr Sudarman, MA, masing-masing, Ketua dan Sekretaris MSI Sumbar. 

Wannofri yang juga Fakultas Ilmu Budaya Dosen Universitas Andalas itu mengemukakan tujuan dari kegiatan seminar kali ini meliputi beberapa hal penting. 

“Kita juga menghadirkan guru mata pelajaran sejarah dari Kabupaten Limapuluh Kota sebagai nara sumber yaitu Harnieti, M.Pd. Kehadiran guru ini diharapkan bisa menstimuli guru yang lain untuk menggali nilai sejarah PDRI,” ujarnya.

Utamanya, jelasnya menggali nilai-nilai perjuangan dan kebangsaan dari suatu periode sejarah, yang sangat krusial bagi bangsa Indonesia.

“MSI Sumbar sebagai organisasi profesi selalu bertanggungjawab dalam menghidupkan nilai-nilai kebangsaan secara substansial, melainkan bukan sekadar seremonial,” katanya.

Pihaknya berharap dari kegiatan tersebut, dapat dipetik manfaat bagi nilai-nilai juang dan bela negara serta cinta tanah air.

“Seminar ini nantinya mendorong bagi seluruh anak bangsa, mulai dari masyarakat badarai hingga pemimpin bangsa, para pendidik agar menghayati nilai juang demi kemajuan ke depan,” harap Wannofri.

Sementara itu, Kepala BPNB Sumbar, Undri, S.S, MSi mengatakan kegiatan seminar ini merupakan program kegiatan Fasilitasi Pelestarian Nilai Budaya dari Kantor BPNB Sumbar.

“Kegiatan ini, dalam rangka pelestarian nilai sejarah khususnya PDRI. Kita berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi momentum dalam rangka Hari Bela Negara.(Rel/Di)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img