31 C
Padang
Kamis, Mei 23, 2024
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Mempertahankan Kualitas Maggot BSF Pasca Panen dengan Berbagai Metoda Pengeringan
<

- Advertisement -

Oleh: Robby Jannatan, M.Si.,
Dosen Biologi FMIPA UNAND

Lalat BSF (Black Soldier Fly) atau biasa dikenal oleh masyarakat sebagai lalat tentara hitam mempunyai segudang manfaat dan tidak bersifat sebagai pembawa penyakit seperti lalat rumahan yang biasa hinggap di makanan. Lalat BSF biasanya memakan sampah organik yang berasal dari hasil konsumsi manusia, seperti sampah-sampah organik dapur rumah tangga. Kemampuan lalat BSF dalam mengonversi sampah organik sering dimanfaatkan oleh praktisi dalam mengolah dan mengonversi sampah organik masyarakat sehingga hasil konversi sampah tersebut bisa digunakan lagi untuk hal yang bermanfaat seperti pupuk tanaman.

Selama siklus hidupnya, lalat BSF akan menghasilkan telur. Telur tersebut dapat bertransformasi menjadi maggot yang dapat dijadikan sebagai sumber pakan ikan dan unggas. Maggot BSF dapat diberikan secara langsung selagi masih hidup (basah) dan juga dapat diberikan dalam bentuk olahan (kering dan pelet). Maggot BSF dapat menjadi salah satu sumber protein pakan dalam bentuk pelet sehingga mampu mengurangi akan kebutuhan protein pakan yang mahal bagi para peternak ikan dan unggas.

Para pembudidaya maggot selama ini mengalami kesulitan dalam mempertahankan kualitas maggot yang mereka panen karena teknik pasca panen maggot belum maksimal. Untuk mempertahankan kualitas maggot pasca panen biasanya dengan dikeringkan. Pengeringan maggot mempunyai metoda-metoda yang berbeda dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Oleh sebab itu, tim dosen dari FMIPA UNAND melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengadakan kegiatan praktik teknik pengeringan maggot untuk menjaga kualitas maggot pasca panen. Kegiatan dilakukan pada hari Sabtu, tanggal 14 Mei 2022 di Rumah Penelitian dan Pengembangan Maggot BSF- MinaGot Sumbar, Komp. BBI Blok A5 No 3. Kuranji Padang dengan peserta adalah perwakilan masyarakat sadar lingkungan Jorong Balai Barueh, Nagari Batu Bajanjang Kabupaten Solok Sumatera Barat.

Teknik pengeringan maggot langsung dipraktekkan oleh Peneliti Maggot Dr. Resti Rahayu beserta tim, kegiatan juga dibantu oleh mahasiswa yang fokus dalam penelitian dan pengembangan produk maggot. Maggot yang telah siap dipanen dimatikan dengan cara dimasukkan ke dalam air panas.

Maggot yang telah mati biasanya masih basah dan memiliki kandungan air yang tinggi, sehingga tidak tahan lama untuk disimpan. Oleh sebab itu, untuk mempertahankan produk menjadi tahan lama dan kualitasnya terjaga, maka kadar air di dalam maggot dihilangkan dengan cara pengeringan. Maggot dapat dikeringkan dengan cara dijemur langsung di bawah sinar matahari.

Cara ini adalah cara termudah karena hanya memanfaatkan sinar matahari namun butuh waktu yang lama agar airnya hilang dengan maksimal. Cara kedua bisa dengan cara disangrai dengan api dan lama waktu sangrai yang telah ditentukan agar maggot tidak gosong dan protein di dalam maggot tidak hilang. Cara ketiga adalah dengan cara dikeringkan di dalam oven. Pengeringan dengan oven adalah pengeringan yang paling efektif karena panasnya terkontrol dan konstan serta kadar air maggot bisa ditentukan sesuai dengan keinginan.

Penerapan metoda pengeringan ini bagi masyarakat dan pembudidaya maggot dapat menjadi nilai tambah produk maggot. Maggot menjadi lebih tahan lama dengan kualitas protein tetap terjaga. Produk maggot ini juga diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat dan para pembudidaya lalat BSF.

Tim Dosen FMIPA UNAND yang bekerjasama dengan  Rumah Minagot Sumbar ini akan terus melakukan pendampingan kepada para peternak maggot hingga para peternak dapat menghasilkan produk sendiri dan mandiri. Bagi masyarakat yang ingin belajar langsung tentang budidaya dan pengolahan produk maggot juga dapat berkunjung ke Rumah Minagot Sumbar di Komplek BBI Blok A5 No 3. Kelurahan Kuranji Kota Padang.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img