24 C
Padang
Selasa, November 30, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Masyarakat Padang Masih Sedikit yang Paham Tentang MEA
M

Kategori -
- Advertisement -

Padang – Sejumlah masyarakat di Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mengaku masih sedikit pengetahuannya tentang adanya masa Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada akhir tahun mendatang.

“Saya hanya mendengar saja kalau nanti ada pasar bebas se Asean tanpa tahu apa maksudnya,” kata salah seorang warga kelurahan Bandar Buat Padang Endi Marlina, di Padang, Minggu.

Dia mengakui mengetahui istilah adanya MEA dan pasar bebas tersebut berasal dari soal pada mata pelajaran anaknya.

Itupun katanya, tidak dijelaskan pengertian serta maknanya, hanya waktu dan tempatnya saja.

Sejauh ini kata dia, belum ada sosialisasi atau pemberitahuan dari kelurahan tentang adanya MEA tersebut.

Bahkan katanya, para pegawai kelurahan pun baru segelintir yang mengetahui adanya MEA tersebut.

Itupun hanya sekedar mengetahui sepintas saat membaca di koran atau internet, imbuhnya.

Senada dengan itu seorang mahasiswi Universitas Andalas (Unand) Padang Ayu Lestari mengaku juga masih meragukan hadir atau tidaknya MEA di Indonesia.

Menurutnya sosialisasi MEA masih sangat terbatas, bahkan masyarakat awam banyak yang tidak mengetahui tentang pasar bebas Asean tersebut.

Meskipun saat ini katanya, hampir seluruh perguruan tinggi dan instansi melakukan sosialisasi tentang MEA tersebut.

Namun hal ini tidak akan memiliki manfaat jika masyarakat awam tidak dilibatkan.

Sejauh ini menurut dia, upaya menjadikan mahasiswa sebagai agen yang mengenalkan MEA di tengah masyarakat masih belum tepat sasaran.

Perlu adanya upaya keras dari pihak terkait agar MEA ini diketahui masyarakat, ucapnya.

Menanggapi hal tersebut pengamat Sosial Ekonomi dari Unand, Mahdi mengatakan bahwa saat ini butuh upaya keras untuk mengenalkan MEA ini kepada masyarakat.

Salah satunya dengan melakukan pemberdayaan terhadap pemuda mulai dari tingkat atas hingga lapisan masyarakat bawah, katanya.

Para pemuda ini kata Mahdi akan menjadi sumber pemberi informasi bagi warga sekitarnya.

Dalam hal ini katanya, pemuda tersebut perlu mendapat pelatihan serta pembelajaran tentang MEA tersebut lebih mendalam.

 

Sumber: Antara/Oleh M R Denya Utama
- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img