26 C
Padang
Kamis, Februari 2, 2023
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Mahasiswa Profesi Ners Unand Berikan Edukasi Mitigasi Bencana Di Kelurahan Parupuak Tabiang
M

Kategori -
- Advertisement -

Penulis: Fitri Mailani

Sesuai dengan visi dan misi Program studi sarjana keperawatan yaitu  ” Menjadi Pusat Pendidikan Sarjana Keperawatan/Ners yang bermartabat dengan keunggulan dalam bidang keperawatan bencana Berbasis Kemitraan Masyarakat untuk mewujudkan masyarakat yang Tangguh ditingkat Nasional dan Regional tahun 2030”, maka salah satu MK wajib dalam program profesi ners yang harus diambil oleh mahasiswa adalah keperawatan bencana. Mahasiswa akan menjalani 5 minggu untuk aplikasi mengenai keperawatan bencana di masyarakat. Wilayah yang menjadi prioritas untuk praktek keperawatan bencana adalah wilayah yang berpotensi besar untuk terkena dampak bencana salah satu nya daerah pesisir pantai. Dikota Padang salah satu kelurahan yang dekat dengan pantai adalah kelurahan Parupuak Tabing, dan RW 11 merupakan daerah terdekat dengan pesisir pantai.

Salah satu project yang dilaksanakan oleh mahasiswa adalah penyuluhan mitigasi bencana di RW 11 Kelurahan Parupuak Tabing. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi mengenai mitigasi bencana kepada masyarakat yang berada dekat dengan pesisir pantai di kelurahan Parupuak Tabing. Adapun materi yang disampakan adalah terkait dengan mitigasi bencana dimasyarakat. Selain itu mahasiswa juga melatih kader bencana di daerah tersebut, dengan memberikan pelatihan tentang tentang triase, bantuan hidup dasar, P3K, pencegahan infeksi, dan evakuasi korban bencana.

Kegiatan edukasi  di RW 11 kelurahan Parupuak Tabing terkait dengan mitigasi bencana dilaksanakan di Mesjid Mukhlisin pada hari Sabtu  tanggal 26 November 2022 pada pukul  16.00 WIB. Adapun mahasiswa yang terlibat pada kegiatan ini adalah Arsil Rasyid Amanda S.Kep, Dina Annisa Utami, S.Kep, Tesa Sedana, S.Kep, Miftah Hujannah, S.Kep, Natasha Irmayuni, S.Kep, Hesti Novita, S.Kep, Sri Dewi Fatimah, S.Kep, Syafrida Wulandari, S.Kep, Ulfha Putri Rahmi, S.Kep, Devi Risky Oktafima Putri, S.Kep, Fiza Isolpia, S.Kep, Isra Rizantiva, S.Kep dan didampingi oleh dosen MK keperawatan bencana Ns. Fitri Mailani, M.Kep.

Sebagai wilayah yang retan terhadap bencana gempa bumi dan tsunami edukasi terkait dengan mitigasi bencana sangat penting dilakukan kepada masyarakat. Mahasiswa menegaskan kembali pentingnya mengetahui tindakan yang harus dilakukan ketika terjadinya gempa baik saat dirumah maupun di sekolah, digedung bertingkat maupun di dalam kendaraan.

Selain itu, mahasiswa juga menjelaskan tentang upaya mitigasi bencana tsunami seperti penting nyapembangunan sistem peringatan dini tsunami, pembangunan tempat evakuasi (shelter) di sekitar daerah pemukiman, pembangunan tembok penahan tsunami pada garis pantai yang berisiko, penanaman mangrove serta tanaman lainnya di sepanjang garis pantai untuk meredam gaya air tsunami dan penting nya meningkatkan pengetahuan masyarakat lokal khususnya yang tinggal di pinggir pantai tentang tsunami dan cara-cara penyelamatan diri terhadap bahaya tsunami. Mahasiswa juga menjelaskan tentang penting nya menyiapkan tas siaga bencana sebagai upaya mitigasi dari masyarakat untuk kemungkinan terjadinya bencana alam.  

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img