25.2 C
Padang
Selasa, Januari 18, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Lahan Pembangunan Rusunawa Di Sijunjung Dipermasalahkan Oleh Kelompok Adat, Ini Penyebabnya
L

Kategori -
- Advertisement -

Sijunjung, beritasumbar.com – Masyarakat Suku Chaniago Bukik Nagari Muaro Kecamatan Sijunjung, mengugat Pemerintah Kabupaten Sijunjung lewat pemasangan spanduk di sepanjang Jalan Agus Salim Muaro.

Dalam spanduk tersebut bertuliskan “Kami Kaum Suku Chaniago Bukik menyerahkan tanah untuk pembangunan Sekolah Pertanian Menengah Atas(SPMA) bukan untuk pembangunan Perumnas Pondok Labu Permai dan Rusunawa. Ota jie la kami pemda”.

Spanduk ini di pasang sekitar sebulan yang lalu, dan beberapa minggu kemudian muncul lagi spanduk yang berbunyi “Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung Jan lolok jie lai, Kami Masyarakat Nagari Muaro membenci, tampek maksiat yang berlokasi di Rusunawa”

Pada hari kemarin, Rabu (22/12) muncul lagi satu spanduk yang bertuliskan “Kok nak malanjuikan pembangunan rusunawa jo, apak-apak nan lah konyang???, tolong salosaian piti cucu ponakan kami dulu!!! (Caniago Bukik)”

Setelah ditelusuri, siapa yang memasang spanduk tersebut tidak tahu karena masyarakat melihat spanduk ini sudah ada di Sepanjang Jalan Agus Salim.

Pihak Pemkab Sijunjung juga tidak ada yang menanggapi, karena proses penyerahan tanah Warga Muaro ke Pemkab Sijunjung sudah berlangsung beberapa tahun yang lalu oleh para Ninik Mamak Muaro.

Sementara itu Kepala Bagian Tata Pemerintaan Setdakab Sijunjung, dikonfirmasi masalah ini tidak bisa dihubungi. Ketika dihubungi lewat whatsappnya, juga tidak ada jawaban.

Sementara itu, Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Sijunjung Sarwo Edi mengatakan tanah tersebut sudah dihibahkan oleh Ninik Mamak Muaro ke Pemkab Sijunjung.

Setelah disediakan lahan oleh pemerintah daerah, maka pembangunan rusunawa memakai dana APBN. (Alim)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img