Tanah Datar,Beritasumbar.com – Kwh prabayar error,masyarakat diminta membayar minus pemakaian listrik yang telah digunakan sebelum penggantian mesin meteran baru.
Sebelumnya,Dini (34) tahun salah satu pelanggan PLN Rayon Lintau Kamis 17/03/2022, terkejut atas pemberitahuan bahwa Kwh prabayar di rumahnya, mengalami Error dan diganti yang baru oleh petugas PLN serta terdapat minus pemakaian 75 kwh dengan biaya sebanyak Rp. 112.000.
“Padahal,meteran listrik itu tiba – tiba rusak dengan sendirinya,serta diharuskan membayar biaya pemakain yang tidak kami duga kekantor PLN di Nagari Tigo Jangko.”katanya.
Manager UP3 Payakumbuh, Edy Saputra ketika diminta klarifikasinya mengungkapkan,”memang benar ada ditemukan beberapa mesin Kwh prabayar yang Error,jadi kalau tidak di isi token walaupun sudah di posisi nominal nol,meterannya masih tetap berjalan,akan tetapi menghitung minus disebabkan ada pemakaian yang terukur.
“Di mesin meteran yang normal,saat posisi hampir mendekati angka niminal nol, ada peringatan seperti berbunyinya alarm dan isi token benar benar berada di angka nol secara otomatis aliran listrik terputus.
“Kepada konsumen,sebaiknya apabila terjadi error atau rusak Kwh prabayarnya untuk segera memberi tau petugas di wilayah PLN Rayon setempat,agar kejadian pemakaian minus seminimal mungkin dapat dihindari dan Kwh meternya akan diganti petugas dengan yang normal.
“Untuk penggantian mesin Kwh yang rusak tidak dikenakan biaya,hanya saja apabila terdapat pemakaian yang minus itu tetap harus dibayarkan guna pengganti token yang sudah terpakai.”sampainya.(haries)