23 C
Padang
Selasa, Januari 19, 2021
Beritasumbar.com

Kunjungi Banto Royo, Berwisata Sambil Beramal
K

Kabupaten Agam – BANTO ROYO Kamang Kabupaten Agam Sumatera Barat, merupakan objek wisata fenomenal dengan ciri khas yang berbeda dari objek wisata lainnya. Objek wisata yang resmi dibuka pada tanggal 28 Oktober 2018 ini bukanlah objek wisata yang bertujuan untuk menambah aset daerah setempat, tetapi untuk menyokong keberadaan pondok Tahfizh al-Qur’an dan fasilitas pendidikan anak panti asuhan. (Irwan. Minggu, 11 Oktober 2020).

Koordinator Marketing Banto Royo ini menjelaskan bahwa hasil dari tiket pengunjung 60% digunakan untuk mendanai kegiatan keagamaan dan pendidikan anak Nagari Tilatang Kamang. Yaitu untuk kebutuhan biaya operasional Tahfizh al-Qur’an anak-anak yang ikut bergabung dalam Pondok Tahfizh al-Ikhlas. Santrinya ialah anak-anak tingkat SD/MI, mulai dari kelas 1-6, ada beberapa orang yang sudah SMP/MTs. Mulai dari pakaian seragam dan fasilitas belajar santri didanai penuh oleh dana dari Banto Royo.

Lebih lanjut Irwan menjelaskan, selain untuk pondok tahfizh, hasil tiketing juga digunakan untuk menfasilitasi anak-anak panti asuhan untuk belajar atau les bahasa Inggris dan Komputer. Kegiatan ini diadakan di lantai dua Masjid Nurul Ittihad yang berada tepat sebelah kanan gerbang masuk ke kawasan objek wisata Banto Royo. Sebagian dana juga digunakan untuk kebutuhan biaya operasional Masjid tersebut. 40% nya baru digunakan untuk membiayai operasional objek wisata Banto Royo itu sendiri, jelasnya.

Lelaki yang terkenal ramah ini juga menceritakan bahwa Banto Royo ini awalnya hanyalah rawa-rawa saja, kemudian pada tahun 2017 masyarakat setempat bersama perantau sepakat untuk menggarapnya menjadi objek wisata air dengan desain yang unik, yaitu jembatan alami di atas air sepanjang 1 KM yang dibuat menggunakan bambu dan kayu. Objek wisata ini dibangun selama 1 tahun dengan pengerjaan yang didanai dari sumbangan masyarakat, kemudian dari para perantau yang berasal dari Kamang sebesar 3 Miliar rupiah.

“Di Sepanjang jembatan sengaja tidak diberi pagar kiri kanannya, dengan maksud ialah agar para orang tua benar-benar merasakan kebersamaan dengan anak mereka di sini. Karena selama di rantau banyak anak yang jarang mendapat sentuhan dan penjagaan penuh dari Ayah dan Ibunya, maka di sinilah mereka merasakan momentnya,” jelas Irwan kepada media.

Menuju 3 tahun keberadaan objek wisata alam ini, di Banto Royo telah tersedia sejumlah fasilitas menarik yang bisa dinikmati oleh para pengunjung. Ada perahu air, flying fox, camping ground, pondok-pondok lesehan di sepanjang jembatan, mushalla dan air yang begitu bersih, balai ruang pertemuan, tempat bermain anak, serta ratusan ikan juga menghiasi sepanjang genangan air Banto Royo ini. Pondok Tahfizh al-Ikhlas yang dikelola juga telah melaksanakan wisuda tahfizh 1 juz satu kali dengan hafalan juz 30.

Pengunjung hanya dikenakan biaya tiket masuk Rp. 20.000/orang di hari weekend, dan Rp. 15.000/orang pada hari biasa.

Annisa, salah satu pengunjung asal Jakarta mengatakan bahwa di dalam kawasan objek wisata tersebut tidak terlihat kotak infaq untuk Mushalla ataupun toilet, para karyawan di sini juga sangat ramah dalam melayani kebutuhan pengunjung yang datang. Seperti meminjamkan tikar, memandu perjalanan pengunjung di sepanjang jembatan, mengenalkan hal-hal unik yang terdapat di sini, dan tak kalah menarik, pengunjung yang merasa lapar di sini tidak perlu repot untuk keluar dari area untuk membeli nasi. Karyawan di sini bersedia menghubungi pihak rumah makan terdekat untuk mengantarkan nasi sesuai pesanan ke area objek wisata Banto Royo. Karyawan di sini juga bersedia diwawancarai atau divideokan untuk mendukung aktifitas pengunjung. Youtuber berdarah Minang ini menyimpulkan bahwa uang masuk di awal telah memberikan fasilitas terbaik dan lengkap untuk para pengunjung. Sehingga tidak rugi jauh-jauh datang ke sini,” ungkapnya.

Di akhir bincang-bincang media dengan koordinator marketing Banto Royo (Irwan) menegaskan bahwa di sini pengunjung yang datang bukan dianggap sebagai tamu berwisata, tetapi dianggap sebagai sanak saudara yang ingin melihat kampung halamannya. “Maka kami berikan pelayanan sebaik mungkin. Semua fasilitas dan bantuan para karyawan di sini silahkan digunakan, tidak perlu sungkan untuk meminta tolong kepada kami di sini. Satu hal yang tidak boleh dilakukan pengunjung ialah memberi uang tip kepada karyawan atau pekerja. Hal itu dilarang sekali di sini, karena di sini kita bukan semata-mata untuk berwisata, tetapi berwisata sambil beramal,” tegasnya.

Banto Royo, 11 Oktober 2020 (*).

Kontributor: Fitria Sartika (Mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Bupati Limapuluh Kota Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran Di Simalanggang

Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi memberikan bantuan korban kebakaran rumah semi permanen, Selasa(12/1) di Nagari Koto Baru Simalanggang Kecamatan Payakumbuh.
- Advertisement -

BPC. HIPMI Pessel Periode 2021 – 2024 dilantik

Para pengusaha muda di Kabupaten Pesisir Selatan diajak untuk lebih bersatu lagi dalam suatu wadah atau organisasi. Ini diperlukan untuk lebih memproteksi para pengusaha muda hingga meningkatkan kompetensinya.

Asrama Putri Pesantren Cahaya Islam Payakumbuh Terbakar

Kebakaran hebat terjadi di Lingkungan Padang Kaduduak, Kelurahan Tigo Koto Diate, Kecamatan Payakumbuh Utara, Sabtu (16/1) dini hari. Gedung Asrama Putri Pondok Pesantren Cahaya Islam terbakar sekitar pukul 01.10 WIB.
- Advertisement -

Dengan Dana CSR, PT HKI Bantu Perbaikan Jalan Di Lareh Sago Halaban

Upaya keras dan perjuangan masyarakat Lasahan untuk perbaikan infrastruktur jalan utama di Kecamatan Lareh Sago Halaban yang menghubungkan Payakumbuh-Tanah Datar ini akhirnya berbuah manis dan segera terwujud, setelah sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda mengadakan perbahasan final yang bertempat di ruangan Kantor Camat Lareh Sago Halaban pada Rabu (13/01) siang.

Hadapi Pemberian Vaksin, Payakumbuh Siapkan 49 Vaksinator

Payakumbuh, beritasumbar.com - Menghadap pemberian vaksin, Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat meyiapkan 49 tenaga vaksin. Petugas tersebut yang akan memberikan vaksin...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Darurat Gempa Majene! Segera Bantu Saudara Terdampak!

Dilansir laman resmi BNPB, Data per Jumat (15/1), pukul 06.00 WIB, BPBD Mamuju melaporkan korban meninggal dunia 3 orang dan luka-luka 24. Sebanyak 2.000 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sedangkan kerugian material berupa kerusakan, antara lain Hotel Maleo dan Kantor Gubernur Sulbar mengalami rusak berat (RB). Jaringan listrik masih padam pascagempa.

Melahirkan Kepercayaan Masyarakat Untuk di Vaksinasi

Untuk lahirkan Kepercayaan Masyarakat Pada Vaksin Covid-19 pemerintah perlu lebih transparan soal vaksin Covid-19, terutama pada aspek keamanan dan biaya.

Waspadai ! Perbudakan Intelektual dibalik Akreditasi Perguruan Tiggi

Perguruan Tinggi / Kampus adalah salah satu wadah pendidikan yang sangat berperan penting untuk kemajuan peradaban bangsa dengan mencetak para intelektual yang berkualitas. Melalui keilmuan yang dimilikinya mereka akan terjun kemasyarakat untuk menyelesaikan berbagai problem yang dihadapi.

Menkes: Bantu para Tenaga Medis dengan Patuhi Protokol Kesehatan

Upaya keras pemerintah dalam menghadapi dan menangani pandemi Covid-19 di sisi hilir tidak akan lengkap bila tanpa dibarengi dengan upaya di sisi hulu atau pencegahan. Maka itu, kesadaran seluruh pihak untuk melakukan upaya proaktif mencegah penyebaran Covid-19 amat diharapkan.

Keuntungan Berbisnis Kotoran

Mungkin agak tekesan jorok istilah keuntungan berbisnis kotoran ini kita dengar. Tapi hal ini sangat membantu meningkatkan ekonomi para petani. Kotoran disini yang dimaksud adalah kotoran binatang ternak seperti sapi, kambing, kerbau atau lainnya yang banyak di pelihara masyarakat.

Universitas Bung Hatta Padang Tekan MoU dengan Yayasan Madani

Kamis 17 Desember 2020, bertempat di ruang Rektorat Universitas Bung Hatta Padang telah ditanda tangani kesepakatan atau MOU antara universitas Bung Hatta Padang dengan Yayasan Madani yang mempelopori gerakan Kembalikan Marwah Minangkabau.

Politik Dinasti dan Gerbang Meritokrasi

Bagi banyak individual, tata aturan kekerabatan tidaklah secara teoritis mengesampingkan aturan politik. Menurut definisi morgan terdahulu, kekerabatan megatur keadaan socitas dan yang kedua mengatur civitas. Atau menggunakan terminologi yang sering digunakan sekarang ini yang pertama merujuk pada struktur-struktur respositas dan kedua merujuk pada dikotomi yang jelas.

Simalakama Pandemi: Liburan atau Stay at Home?

Oleh : Niken Februani dan Siska Yuningsih - Mahasiswa Biologi FMIPA Universitas Andalas Corona sudah menjadi beban dunia sejak pertama kalinya China melaporkan adanya penyakit...

Budidaya Sri Rejeki, Pilihan Bisnis Santai Namun Menjanjikan Saat Pandemi

Oleh: Iga Permata Hany & Jelita Putri Adisti Mari mengenal salah satu jenis tumbuhan yang sedang marak dibudidayakan dikalangan ibu-ibu saat ini, siapa lagi kalau...

Indikasi Bunuh Diri Relawan Covid-19 China di Brasil, Ada apa dengan Pengujian Klinis Vaksin Covid-19?

Oleh : Ramadhila Sari - Penulis adalah Mahasiswa Biologi Universitas Andalas Kasus infeksi Covid-19 meningkat di 80 negara sebagian orang di belahan bumi utara menghabiskan...
- Advertisement -