25.2 C
Padang
Kamis, September 23, 2021
Beritasumbar.com

Kunjungi Banto Royo, Berwisata Sambil Beramal
K

Kabupaten Agam – BANTO ROYO Kamang Kabupaten Agam Sumatera Barat, merupakan objek wisata fenomenal dengan ciri khas yang berbeda dari objek wisata lainnya. Objek wisata yang resmi dibuka pada tanggal 28 Oktober 2018 ini bukanlah objek wisata yang bertujuan untuk menambah aset daerah setempat, tetapi untuk menyokong keberadaan pondok Tahfizh al-Qur’an dan fasilitas pendidikan anak panti asuhan. (Irwan. Minggu, 11 Oktober 2020).

Koordinator Marketing Banto Royo ini menjelaskan bahwa hasil dari tiket pengunjung 60% digunakan untuk mendanai kegiatan keagamaan dan pendidikan anak Nagari Tilatang Kamang. Yaitu untuk kebutuhan biaya operasional Tahfizh al-Qur’an anak-anak yang ikut bergabung dalam Pondok Tahfizh al-Ikhlas. Santrinya ialah anak-anak tingkat SD/MI, mulai dari kelas 1-6, ada beberapa orang yang sudah SMP/MTs. Mulai dari pakaian seragam dan fasilitas belajar santri didanai penuh oleh dana dari Banto Royo.

Lebih lanjut Irwan menjelaskan, selain untuk pondok tahfizh, hasil tiketing juga digunakan untuk menfasilitasi anak-anak panti asuhan untuk belajar atau les bahasa Inggris dan Komputer. Kegiatan ini diadakan di lantai dua Masjid Nurul Ittihad yang berada tepat sebelah kanan gerbang masuk ke kawasan objek wisata Banto Royo. Sebagian dana juga digunakan untuk kebutuhan biaya operasional Masjid tersebut. 40% nya baru digunakan untuk membiayai operasional objek wisata Banto Royo itu sendiri, jelasnya.

Lelaki yang terkenal ramah ini juga menceritakan bahwa Banto Royo ini awalnya hanyalah rawa-rawa saja, kemudian pada tahun 2017 masyarakat setempat bersama perantau sepakat untuk menggarapnya menjadi objek wisata air dengan desain yang unik, yaitu jembatan alami di atas air sepanjang 1 KM yang dibuat menggunakan bambu dan kayu. Objek wisata ini dibangun selama 1 tahun dengan pengerjaan yang didanai dari sumbangan masyarakat, kemudian dari para perantau yang berasal dari Kamang sebesar 3 Miliar rupiah.

“Di Sepanjang jembatan sengaja tidak diberi pagar kiri kanannya, dengan maksud ialah agar para orang tua benar-benar merasakan kebersamaan dengan anak mereka di sini. Karena selama di rantau banyak anak yang jarang mendapat sentuhan dan penjagaan penuh dari Ayah dan Ibunya, maka di sinilah mereka merasakan momentnya,” jelas Irwan kepada media.

Menuju 3 tahun keberadaan objek wisata alam ini, di Banto Royo telah tersedia sejumlah fasilitas menarik yang bisa dinikmati oleh para pengunjung. Ada perahu air, flying fox, camping ground, pondok-pondok lesehan di sepanjang jembatan, mushalla dan air yang begitu bersih, balai ruang pertemuan, tempat bermain anak, serta ratusan ikan juga menghiasi sepanjang genangan air Banto Royo ini. Pondok Tahfizh al-Ikhlas yang dikelola juga telah melaksanakan wisuda tahfizh 1 juz satu kali dengan hafalan juz 30.

Pengunjung hanya dikenakan biaya tiket masuk Rp. 20.000/orang di hari weekend, dan Rp. 15.000/orang pada hari biasa.

Annisa, salah satu pengunjung asal Jakarta mengatakan bahwa di dalam kawasan objek wisata tersebut tidak terlihat kotak infaq untuk Mushalla ataupun toilet, para karyawan di sini juga sangat ramah dalam melayani kebutuhan pengunjung yang datang. Seperti meminjamkan tikar, memandu perjalanan pengunjung di sepanjang jembatan, mengenalkan hal-hal unik yang terdapat di sini, dan tak kalah menarik, pengunjung yang merasa lapar di sini tidak perlu repot untuk keluar dari area untuk membeli nasi. Karyawan di sini bersedia menghubungi pihak rumah makan terdekat untuk mengantarkan nasi sesuai pesanan ke area objek wisata Banto Royo. Karyawan di sini juga bersedia diwawancarai atau divideokan untuk mendukung aktifitas pengunjung. Youtuber berdarah Minang ini menyimpulkan bahwa uang masuk di awal telah memberikan fasilitas terbaik dan lengkap untuk para pengunjung. Sehingga tidak rugi jauh-jauh datang ke sini,” ungkapnya.

Di akhir bincang-bincang media dengan koordinator marketing Banto Royo (Irwan) menegaskan bahwa di sini pengunjung yang datang bukan dianggap sebagai tamu berwisata, tetapi dianggap sebagai sanak saudara yang ingin melihat kampung halamannya. “Maka kami berikan pelayanan sebaik mungkin. Semua fasilitas dan bantuan para karyawan di sini silahkan digunakan, tidak perlu sungkan untuk meminta tolong kepada kami di sini. Satu hal yang tidak boleh dilakukan pengunjung ialah memberi uang tip kepada karyawan atau pekerja. Hal itu dilarang sekali di sini, karena di sini kita bukan semata-mata untuk berwisata, tetapi berwisata sambil beramal,” tegasnya.

Banto Royo, 11 Oktober 2020 (*).

Kontributor: Fitria Sartika (Mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Warga Pasaman Diminta Kritis Hadapi Konten Daring

Pasaman,BeritaSumbar.com, — Dosen Komunikasi UPNVJ, Rut Rismanta Silalahi mengajak warga Kabupaten Pasaman, Sumbar untuk berpikir kritis ketika berinteraksi dengan konten daring.
- Advertisement -

Berikut Hal Yang Tidak Boleh Disebar di Internet

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com, — Warga Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar, diminta untuk waspada mengumbar data pribadi di internet. Berikut sederet hal yang tidak boleh disebar di internet menurut pakar yang dihadirkan Kemenkominfo via webinar.

Benarkah Masa Pandemi Covid-19 itu Ibarat Pisau Bermata Dua dan Berkah Bagi Sektor Pertanian” Kita ?

Berbicara tentang pandemi Covid-19, hampir pasti di semua kita langsung tersirat makna negatif setelah mendengar kata “Covid” tersebut. Padahal kenyataannya tidak. Masa pandemi Covid-19 ibaratkan seperti pisau bermata dua. Bagaimana tidak? Ingin tahu kenapa..padahal artikel ini akan kita kupas mengenai itu.
- Advertisement -

Masuk 100 Pelaksana, Puluhan Peserta Ikuti Sekolah Kader Pengawasan Di Limapuluh Kota

Limapuluh Kota, beritasumbar.com - Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat menjadi salah satu daerah dari 100 titik yang ditunjuk oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI sebagai...

Diduga Lakukan Penganiayaan Berat, 4 Pria Ini Dibekuk Tim Gagak Hitam

Padang Pariaman ,BeritaSumbar.com,- Tim Gagak Hitam Sat Reskrim Polres Padang Pariaman gabungan dengan anggota Polsek Batang Anai dan Polsek Lubuk Alung berhasil menangkap pelaku yang diduga melakukan penganiayaan berat yang dilakukan oleh empat orang bersama-sama, pelaku tersebut inisial AJH (30), RAA (23), YA (18), dan RYP (18). Keempat pelaku itu ditangkap di Durian Tarung, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, pada Jumat 17/9/2021 sekira pukul 18:00 WIB.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Benarkah Masa Pandemi Covid-19 itu Ibarat Pisau Bermata Dua dan Berkah Bagi Sektor Pertanian” Kita ?

Berbicara tentang pandemi Covid-19, hampir pasti di semua kita langsung tersirat makna negatif setelah mendengar kata “Covid” tersebut. Padahal kenyataannya tidak. Masa pandemi Covid-19 ibaratkan seperti pisau bermata dua. Bagaimana tidak? Ingin tahu kenapa..padahal artikel ini akan kita kupas mengenai itu.

Literasi Digital di Agam, Ini Kata Kepsek SMAN 1 Palembayan

Agam,BeritaSumbar.com, — Kepala SMAN 1 Palembayan, Kabupaten Agam, Harpizon Astani menyebut kebebasan berekspresi yang termaktub dalam pasal 28 UUD 45 dan merupakan hak azasi manusia.

Cara Bijak Memaksimalkan Marketplace Online Dibahas di Agam

Agam,BeritaSumbar.com, — Pandemi membuat masyarakat membeli seluruh kebutuhannya melalui online di marketplace. Barang yang paling banyak dicari di e-commerce ialah, pakaian dan produk kecantikan, elektronik, serta travel dan akomodasi.

Jabatan Itu Amanah, Jangan Kau Minta Apalagi Beli

Rasulullah Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadis melarang umatnya untuk meminta jabatan. Rasulullah juga enggan memberikan jabatan kepada orang yang meminta jabatan dan rakus.

Warga Agam Diminta Pahami Rekam Jejak Era Digital

Agam,BeritaSumbar.com, — Psikolog dan Dosen Universitas Presiden, Grace Amin membeberkan bahwa rekam jejak digital di internet berpotensi menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Dosen Unand Beri Pelatihan Teknik Relaksasi benson Untuk Mengatasi Gangguan Tidur Pada Lansia

Dosen Universitas Andalas dari Fakultas Keperawatan, memberikan pelatihan tentang “Teknik Relaksasi Benson Untuk Mengatasi Gangguan Tidur Pada Lansia” Kegiatan ini dilaksanakan di Panti jompo Wisma Cinta Kasih kota Padang. Dosen-dosen tersebut ialah Gusti Sumarsih Agoes, S.Kp, M.Biomed, Ns. Arif Rohman Mansur, M.Kep dan Ns. Windy Freska, M.Kep

Jangan Asal Klik di Internet, Ini Penjelasan Pakar Informatika Agam

Agam,BeritaSumbar.com, — Guru Informatika SMAN 1 Lubuk Basung, Wery Milasari, meminta masyarakat untuk tidak asal-asalan dalam membuka situs internet.

Pemeriksaan Kesehatan dan Edukasi Pada Kelompok Lansia MELATI di Nagari Sungai Buluh Selatan

Tingkat kematian kelompok lansia yang terinfeksi COVID-19 memang merupakan yang tertinggi dibandingkan kelompok usia lainnya. Populasi lanjut usia, terutama yang berusia di atas 70 tahun, merupakan kelompok yang paling rentan terhadap penyakit COVID-19. Daya tahan tubuh yang melemah dan adanya penyakit kronis bisa meningkatkan risiko lansia terkena COVID-19 serta mengalami gejala yang lebih parah dan bisa berakibat fatal.

Dikukuhkan Sebagai Nagari Konstitusi, Zul Arfin: Jalan Lobi ke Pusat Terbuka Luas

Agam, beritasumbar.com -- Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, dikukuhkan sebagai nagari konsitusi, Sabtu (28/8/2021). Penetapan nagari Pasia Laweh sebagai nagari konstitusi, melalui surat...

Manajemen Kesehatan Diri Di Masa Pandemi Covid-19

Pandemik merupakan penyebaran luas (mendunia) penyakit baru yang disebabkan agen biologis. Pandemik memiliki beberapa karakteristik yaitu merupakan penyakit baru (paling sering: zoonosis, penyakit akibat virus), penyebaran tingkat global dan sebagian besar mayarakat tidak memiliki kekebalan tubuh.
- Advertisement -