24 C
Padang
Rabu, Januari 27, 2021
Beritasumbar.com

Kronologi Bentrok Polisi dan Mahasiswa Riau di RRI
K

Kategori -

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Riau Menuntut (GERRAM) bentrok dengan pihak kepolisian Selasa sore (25/11/14) kemarin. Sebelumnya, Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Riau, Zulfa Hendri bersama rekan-rekannya sempat melakukan siaran langsung di Radio Republik Indonesia (RRI) Pekanbaru setelah dipersilahkan petugas RRI.

Sesaat Zulfa menyampaikan orasi live-nya yang mengajak rakyat Riau untuk menolak rencana kedatangan Presiden Joko Widodo hari Rabu (26/11/14). Petugas kepolisian merebut mic yang dipegangnya dan membubarkan ratusan mahasiswa yang sebelumnya duduk rapi memenuhi lobi RRI menyaksikan Zulfa siaran.

Pada bentrok pertama ini, mahasiswa keluar dari lobi RRI dengan damai dan menuju mushalla yang terletak dibelakang gedung RRI untuk melaksanakan shalat fardhu Ashar. Sementara mahasiswa shalat, ratusan polisi terus berjaga diluar gedung RRI yang terletak persis disamping Kepolisian Sektor (Polsek) Kota Pekanbaru itu.

Tidak lama berselang datang pula bergabung puluhan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Riau. Rombongan HMI yang mengendarai sepeda motor itu langsung memarkirkan kendaran mereka dan bertolak menuju mushalla ingin bergabung bersama rombongan sebelumnya yang telah selesai menunaikan shalat.

Rombongan mahasiswa yang semakin ramai itu tak lama terlihat melakukan diskusi dengan salah satu pimpinan kepolisian yang bertugas pada pengamanan aksi tersebut. Namun ternyata diskusi itu tampak semakin alot dan memanas. Petugas kepolisian yang berjaga di luar tampak langsung menutup pagar keluar RRI.

Bentrok

Diskusi yang semakin memanas antara mahasiswa dan kepolisian akhirnya ricuh. Ratusan polisi yang semula berjaga di halaman depan gedung RRI mengejar membabi buta mahasiswa yang berada di halaman belakang. Tongkat rotan yang dipegang polisi pun memukul mahasiswa sehingga para mahasiswa yang terdiri dari lelaki dan perempuan itu kocar-kacir menyelamatkan diri.

Jeritan mahasiswi tampak histeris melihat banyak rekannya yang dipukul polisi hingga berdarah-darah. Menurut pantauan riaukepri.com bahkan ada yang mulutnya berdarah serta kakinya pincang sehingga terpaksa harus digendong rekannya untuk dapat keluar dari gedung RRI.

Speaker yang semula dipergunakan mahasiswa berorasi di sepanjang jalur demonstrasi yang dilalui mereka, nampak dibuang pihak kepolisian dari mobil pick up merk carry tempat berada speaker tersebut.

Tak puas sampai di sana, salah seorang polisi bahkan memukul kaca bus yang mengangkut mahasiswa sehingga pecah. Bahkan wartawan saat itu juga dilarang mengambil gambar kejadian itu oleh kepolisian.

Salah seorang wartawan RRI, yang ketahuan meliput tragedi itu tampak dikejar polisi sehingga kameranya pun dirampas. Polisi beralasan bahwa mereka hanya melakukan tugas dan ingin mengamankan gedung RRI yang merupakan milik pemerintah.

“Kami ini mengamankan bapak, kenapa bapak liput?” ujarnya kepada wartawan RRI itu.

Akhirnya ratusan mahasiswa membubarkan diri dengan terpisah-pisah tanpa dikoordinasi lagi. Pihak kepolisian pun terus menyisir lokasi gedung RRI berada, mencari apakah masih ada mahasiswa yang tertinggal. Mahasiswa yang kedapatan masih di sana, diusir oleh polisi agar segera pergi dari lokasi.

Bentrok yang terjadi antara mahasiswa dan kepolisian ini dibantah oleh Kapolresta Pekanbaru Kombes Robert Harianto. Dia mengaku terpaksa membubarkan mahasiswa karena aksi yang dilakukan mahasiswa di RRI tersebut tidak disertai izin.

“Mereka tidak ada izin berdemo di RRI. Jadi terpaksa dibubarkan. Tapi tidak ada pemukulan ke mahasiswa,” bantah Kapolresta.

Sementara itu, koordinator aksi mahasiswa, Suyeni mengakui dalam wawancaranya dengan wartawan menyampaikan telah jatuh korban sedikitnya 20 orang dari kalangan mereka. Bahkan dia menyatakan sangat menyayangkan aksi yang dilakukan kepolisian tersebut.

“Sedikitnya ada 20 mahasiswa yang dipukuli polisi pakai kayu sampai berdarah-darah. Padahal aksi kami damai. Tapi mengapa malah polisi bertindak brutal?” ujar koordinator aksi, Andres Fransiska, kepada wartawan.

(rfk/fimadani.com)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Antisipasi Penyebaran Covid-19 Pemko Payakumbuh Sidak Sekolah

Tingginya kasus positif covid-19 dilingkungan pendidikan beberapa hari terakhir ini, membuat Pemerintah Kota Payakumbuh mengambil langkah cepat dengan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) untuk melihat keadaan sekolah dalam penerapan protokol kesehatan.
- Advertisement -

Polres Payakumbuh Aman Pria Pembuat-Pengedar Uang Palsu, Diedarkan 10 Lokasi

Payakumbuh, beritasumbar.com- Polres Payakumbuh, Sumatera Barat mengamankan seorang pria atas nama GUNTUR TRIMERLANDA (26) karena membuat dan mengedarkan uang palsu. Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira...

Polres Sijunjung Akan Operasikan Mobil SIM Keliling

Setelah siapkan mobil samsat keliling, Sijunjung juga akan operasikan mobil SIM Keliling. Hal ini untuk mempermudah warga untuk memperpanjang masa berlakunya izin mengemudi mereka.
- Advertisement -

Pemuda Lingkungan Tarok Serahkan Bantuan Bagi Yayasan Cahaya Islam

Belasan pemuda Lingkungan Tarok mendatangi pengurus pondok pesantren Cahaya Islam yang bangunan asrama putri yayasan itu mengalami musibah kebakaran pada Sabtu (16/1) dini hari lalu. Kedatangan anak-anak muda itu didampingi langsung oleh Gusmulyadi, Ketua Karang Taruna Puti Elok, Kelurahan Tigo Koto Diate, Kecamatan Payakumbuh Utara.

Edward DF Ketua Pelaksana Pelantikan Pengurus DPD LPM Kota Payakumbuh

Surat Keputusan (SK) Kepengurusan DPD LPM 2020-2025 yang terbentuk pada Musda beberapa waktu lalu sudah diterbitkan DPD LPM Provinsi Sumbar. Dalam waktu dekat kepengurusan tersebut akan dilantik.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Maharnis Zul, Jadikan Payakumbuh Kota Tujuan

Untuk meningkatkan Pariwisata di Kota Payakumbuh, Ketua Komisi B DPRD Kota Payakumbuh, Maharnis Zul, memboyong anggotanya di Komisi B ke Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh, Selasa 26 Januari 2020. Dalam Kunjungan itu, ia meminta kepada jajaran dinas setempat untuk meningkatkan pengawasan dan keamanan terhadap objek wisata Ngalau Indah.

Ingatkan Kemendikbud Soal Siswi Nonmuslim Diwajibkan Berjilbab, PKB Sumbar: Aturan Sekolah Merusak Persatuan Nasional Harus Ditindak

Viralnya sebuah video tentang dipanggilnya orang tua siswa bernama Elianu Hia karena menolak mengenakan jilbab menggegerkan publik sejak Kamis (21/1) kemaren.

Terkait Tambak Udang Dan Tarok City, mahasiswa Lingkar Piaman Datangi Kantor DPRD Padang Pariaman

Pariaman,BeritaSumbar.com,-Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam LIMAPIA bersama Himpunan Mahasiswa Islam komisariat Universitas Eka sakti, pemuda xtc kota Pariaman dan pemuda amal beramal berunjuk rasa...

Polri Ambil Langkah Cepat Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) segera mengambil langkah cepat sebagai antisipasi melonjaknya jumlah kasus terkonfirmasi dan kematian akibat COVID-19 periode 1-14 Januari 2021.

Seleksi LTMPT Terbuka untuk Jalur Vokasi

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) siap mendukung seleksi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi vokasi se-Indonesia. Selain Politeknik, perguruan tinggi yang memiliki jalur vokasi dapat bergabung pada seleksi yang khusus dibuka untuk jenjang Diploma IV atau Sarjana Terapan.

Ketua MPR RI Apresiasi, Ormas Surosowan Indonesia Bersatu, yang Peduli Adat dan Budaya Nusantara

Organisasi Masyarakat (Ormas) Surosowan Indonesia Bersatu menjalin silaturahmi dengan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menerima silaturahmi DPP Surosowan Indonesia Bersatu di Black Stone, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat pada Kamis (14-01-2021)

Ini Pesan Dewan Kehormatan PWI Sumbar Didepan Peserta KLW

Sebanyak 35 orang wartawan muda Tanah datar mengikuti kegiatan karya latihan wartawan ( KLW) yang diselenggarakan oleh PWI Tanah datar di pendopo Indojalito Kamis (14/01) kemarin.

13 Paket Kecil Sabu Ditemukan Polres Pessel, 3 Tersangka Diamankan

Pesisir Selatan, beritasumbar.com- Tim Ospnal Satnarkoba Polres Pesisir Selatan kembali membekuk tiga orang tersangka penyalagunaan narkoba, berinisial RE (46) warga Pasar 60, Kecamatan Batang...

AMPERA, Komjen. Pol. Dr. Drs. Boy Rafli Amar, M.H Sosok yang tepat menjadi Kapolri

akarta,Minggu (3/1/21). Ditengah akan habisnya jabatan KAPOLRI Idham Aziz Bapak presiden Ir. Joko widodo meminta wakil komisi 3 DPR RI diminta memanggil Komjen. Pol. Dr.Drs. Boy Rafli Amar untuk menjalani ujian kelayakan sebagai KAPOLRI.

Di Hari Jadi Ke 46, Perumda Air Minum Kota Padang Luncurkan Air Minum Dalam Kemasan

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang meluncurkan produk Air Minum Dalam Kemasan ( AMDK) pada momen hari jadinya yang ke-46 tahun, Rabu (30/12) kemaren.
- Advertisement -