Padang – Dinas Pertanian Peternakan Perkebunan dan Kehutanan (Dipernakbunhut) Kota Padang melaksanakan panen perdana padi sawah melalui Kelompok Tani Taratak Saiyo sekaligus menyerahkan Becak Motor serta menebarkan benih ikan di Kelurahan Koto Lua Kecamatan Pauh (9/6)
Wakil Walikota Padang Emzalmi, dalam sambutannya saat pelaksanaan panen perdana padi sawah ini mengatakan “ merupakan upaya peningkatan produksi pangan di Kota Padang dimasa mendatang, serta memberikan motifasi terhadap petani beserta penyuluh agar tercapai swasembada pangan di tahun 2017 di Kota Padang” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut Emzalmi, didampingi Gubernur Sumatera Barat diwakili Badan Koordinasi Penyuluh Yelfin Luandri dan anggota DPRI Komisi empat Hermanto, Heryanto Rustam melalui Dinas Pertanian Peternakan Perkebunan dan Kehutanan (Dipernakbunhut) juga menyerahkan secara simbolis dana Bantuan Sosial (Bansos) untuk Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier( RJIT) dan Pengembangan Optimasi Lahan serta tanaman sayur mayur bibit cabe serta bibit sukun, sirsak sebanyak seribu batang kepada kelompok tani Taratak Saiyo Koto Lua.
Berdasarkan laporan Hermanto anggota DPRI Komisi empat dimana,” peningkatan infrastruktur pertanian pemerintah menganggarkan 31 triliyun yang telah disediakan di Kementrian Pertanian pusat” ulasnya, diharapkan Pemerintah Kabupaten/Kota bisa bisa mengambil dana tersebut dengan proposal yang akurat, disamping itu juga dana tersebut bisa dipergunakan untuk kesejahteraan penyuluh dalam pelaksanaan tugas di tingkat Kelurahan serta bekerjasama dengan Badan Bimbingan Masyarakat (Babinsa)dari TNI (Tentara Nasional Indonesia) Angkatan Darat.
Ditambahkan Yelfin Luandri”Pemerintah Propinsi Sumatera Barat selalu memberikan suntikan dana bagi Kabipaten/Kota demi tercapainya swasembada pangan dan ketahanan pangan serta kesejahteraan petani di Ranah Minang ini” disamping itu Kepala Dinas Pertanian Peternakan Perkebunan dan Kehutanan Heryanto Rustam “ Kota Padang tahun 2015 mendapatkan Rehabilitasi Jaringan Irigasi (RJI) seluas 1.000 Ha nilai sebesar Rp.1,1 Milyar untuk 40 kelompok tani dan Optimasi lahan seluas 500 Ha melalui anggaran APBN dari Kementrian Pertanian Rp.600 juta, dialokasikan untuk 22 kelompok tani, becak motor diberikan kepada kelompok tani tanaman hias Rumpuik Ameh dan pembuatan pabrik mini kakao Gapoktan Bungus Agro
.
Hadir dalam kesempatan tersebut Camat, Muspika, Ninik Mamak dan tokoh masyarakat se Kecamatan Pauh. (Zayadi / Faisal)
[Humas Kota Padang]