Padang Pariaman, beritasumbar.com. Budaya Gotong Royong ( GoRo), merupakan tradisi yangs angat bagus dan mulia yang terus digalakan dari dulu sampai sekarang dan selalu tertanam pada masyarakat Koto Padang.

Terlihat kompak serta semangat masyarakat bergotong royong setiap hari Minggu melakukan pengecoran jalan yang sudah lama terbengkalai dari sambungan aspal beberapa tahun lalu. Jalan penghubung Antar Nagari dan Kecamatan melintasi Korong Koto Padang.

Ruas jalan Bukit Bio-bio – Pulau Air Jalan lingkar Kabupaten. Tersisa 1,5 KM dengan titik titik terparah sehingga sudah tak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun empat.

Melihat semangat warga masyarakat tersebut Kompol Maymusfi yang sangat akrab di panggil Epi Karuik tersebut memberikan dukungan serta mengapresiasi kerja swadaya masyarakat Koto Padang tersebut.

Epi Karuik yang  peduli terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat sambangi kegiatan tersebut pada Minggu, 27/10 dan memberikan dukungan kepada masyarakat Koto Padang tersebut.

” Cukup memperihatinkan kondisi jalan ini kata Epi ” ternyata masih ada ruas jalan di Kecamatan V Koto Kp.Dalam yang rusak parah seperti ini, apalagi belum tersentuh oleh tetesan aspal” cetus beliau.

Epi menghimbau kepada masyarakat “agar tidak menyalahkan siapa siapa, tetapi sepanjang apa yang bisa kita lakukan mari kita berbuat meskipun dengan cara berswadaya.”

Walikorong Kp Dalam Syopinaldi mengamini penyampaian Epi Karuik tersebut. Hal ini kita laksanakan tidak lain demi lancarnya kendaraan keluar masuk korong ini, imbuh Syopinaldi di lokasi goro disela sela kegiatan.(Syamsul)

loading...